Ganjil Genap Puncak Pertama di Bulan Ramadan 2026
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Kementerian Perhubungan siapkan 3 solusi atasi kemacetan di Puncak Bogor yang selama ini menjadi tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kemacetan di Puncak Bogor telah menjadi masalah yang terus berulang setiap akhir pekan atau libur panjang. Sayangnya sampai sekarang solusi untuk mengatasinya secara permanen masih belum didapatkan.
Padahal kawasan tersebut sangat bergantung pada sektor pariwisata sehingga kelancaran lalu lintas menjadi sangat penting. Oleh sebab itu Kementerian Perhubungan pun menawarkan beberapa langkah agar masalah bisa berkurang.
“Kami menawarkan tiga opsi untuk mengatasinya yaitu solusi jangka pendek, menengah dan panjang,” ungkap Suntana, Wakil Menteri Perhubungan usai menggelar rapat dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor di Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (20/11).
Untuk program jangka pendek, beberapa langkah yang sudah dilakukan seperti sekarang tetap harus dilanjutkan. Mulai dari sistem satu arah hingga ganjil genap Puncak dinilai masih menjadi andalan karena tidak memerlukan banyak dana.
“Ada masukan bahwa One Way masih menjadi solusi karena tidak mengganggu kepentingan pengusaha yang tergabung di PHRI,” ujar Suntana.
Kemudian dirinya bakal akan mengoperasikan bus gratis bagi para wisatawan di sepanjang jalur Puncak sebagai penanganan jangka menengah. Dengan demikian diharapkan jumlah kendaraan melintas juga berkurang.
"Kami akan menyediakan bus gratis buat masyarakat. Targetnya saat Natal dan tahun baru sudah bisa digunakan atau paling lambat ketika Lebaran 2025,” tambahnya.
Kementerian Perhubungan saat ini masih melakukan kajian mengenai kebutuhan jumlah bus guna melayani pengunjung di kawasan wisata Puncak.
"Kita sedang hitung apakah termasuk pakai bus listrik atau apa. Tetapi prinsipnya pemerintah pusat dan daerah memberikan serta mendukung gerak masyarakat yang akan melaksanakan wisata," kata Suntana.
Sementara solusi jangka panjang, Kementerian Perhubungan bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membangun infrastruktur jalan seperti Tol Caringin – Cisarua - Cianjur hingga melanjutkan pembangunan jalur Puncak II.
"Karena 37 persen orang yang berangkat melewati jalur Puncak itu menuju Cipanas dan Cianjur. Sehingga harus dipecah arusnya agar tidak terpusat lagi di wilayah Puncak," tuturnya.
Bila seluruh cara dilakukan maka diharapkan kemacetan di jalur Puncak bisa berkurang. Hal ini tentunya akan berdampak positif terhadap ekonomi di daerah tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 14:00 WIB
30 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 14:00 WIB
16 Januari 2026, 14:00 WIB
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan