Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan anjurkan perusahaan transportasi untuk pakai kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah anjurkan perusahaan transportasi menjadikan kendaraan listrik sebagai armadanya. Pasalnya langkah tersebut dinilai mendukung program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan bersih di masa depan.
Mobil listrik sendiri dinilai telah memiliki beragam keunggulan sehingga cocok dipakai sebagai armada taksi. Mulai dari biaya operasional lebih rendah hingga daya tempuh sudah semakin jauh.
“Untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai pilihan utama masyarakat memang tidak mudah. Oleh sebab itu kami menganjurkan angkutan umum perkotaan menggunakan Battery Electric Vehicle,” ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Dengan semakin banyaknya perusahaan transpotasi menggunakan kendaraan listrik maka ekosistem EV di Indonesia bisa lebih cepat terbentuk.
“Diharapkan Economy of Scale dari pelaku industri jadi lebih murah. Kemudian bengkel dan lokasi pengisian daya juga dapat tersebar di mana-mana,” tambahnya.
Salah satu yang menggunakannya adalah Blue Bird. Perusahaan berlogo burung tersebut menjadikan Hyundai Kona Electric sebagai armada di Ibu Kota Nusantara.
“Untuk taksi di IKN mulai tahun ini. Sementara yang pasti di sana dulu,” ucap Coody Johasman Madjid, Chief Comercial Officer PT Blue Bird Tbk beberapa waktu lalu.
Blue Bird sebagai perusahaan taksi mengungkapkan kesadaran sebagai bagian dari sektor otomotif yang ikut menyumbang polusi. Penggunaan kendaraan listrik menjadi bentuk komitmen menciptakan transportasi bersih.
“Kami bersyukur sudah memiliki banyak nilai positif, mengurangi ribuan ton emisi karbon dan kemajuan transaksi energi bersih,” lanjut Coody.
Tak hanya itu, Grab Indonesia juga berkomitmen menyediakan 1.000 unit kendaraan listrik hingga akhir tahun ini. Sayangnya mereka tidak menyampaikan unit apa saja yang digunakan dalam program tersebut.
Namun dalam peluncuran program, bisa dipastikan bahwa BYD M6 akan menjadi bagian dari armadanya. Kehadirannya tentu sangat menarik karena model tersebut masuk ke segmen MPV.
Mobil ini hadir dalam dua varian yaitu Standard dan Superior serta dapat dibedakan dari jumlah kapasitas baterainya.
Tipe terendah dibekali baterai 55,1 kWh yang bisa menempuh perjalanan sejauh 420 km. Sedangkan Superior menggunakan daya lebih besar yaitu 71,8 sehingga bisa bergerak hingga 530 km dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia