Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan anjurkan perusahaan transportasi untuk pakai kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah anjurkan perusahaan transportasi menjadikan kendaraan listrik sebagai armadanya. Pasalnya langkah tersebut dinilai mendukung program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan bersih di masa depan.
Mobil listrik sendiri dinilai telah memiliki beragam keunggulan sehingga cocok dipakai sebagai armada taksi. Mulai dari biaya operasional lebih rendah hingga daya tempuh sudah semakin jauh.
“Untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai pilihan utama masyarakat memang tidak mudah. Oleh sebab itu kami menganjurkan angkutan umum perkotaan menggunakan Battery Electric Vehicle,” ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Dengan semakin banyaknya perusahaan transpotasi menggunakan kendaraan listrik maka ekosistem EV di Indonesia bisa lebih cepat terbentuk.
“Diharapkan Economy of Scale dari pelaku industri jadi lebih murah. Kemudian bengkel dan lokasi pengisian daya juga dapat tersebar di mana-mana,” tambahnya.
Salah satu yang menggunakannya adalah Blue Bird. Perusahaan berlogo burung tersebut menjadikan Hyundai Kona Electric sebagai armada di Ibu Kota Nusantara.
“Untuk taksi di IKN mulai tahun ini. Sementara yang pasti di sana dulu,” ucap Coody Johasman Madjid, Chief Comercial Officer PT Blue Bird Tbk beberapa waktu lalu.
Blue Bird sebagai perusahaan taksi mengungkapkan kesadaran sebagai bagian dari sektor otomotif yang ikut menyumbang polusi. Penggunaan kendaraan listrik menjadi bentuk komitmen menciptakan transportasi bersih.
“Kami bersyukur sudah memiliki banyak nilai positif, mengurangi ribuan ton emisi karbon dan kemajuan transaksi energi bersih,” lanjut Coody.
Tak hanya itu, Grab Indonesia juga berkomitmen menyediakan 1.000 unit kendaraan listrik hingga akhir tahun ini. Sayangnya mereka tidak menyampaikan unit apa saja yang digunakan dalam program tersebut.
Namun dalam peluncuran program, bisa dipastikan bahwa BYD M6 akan menjadi bagian dari armadanya. Kehadirannya tentu sangat menarik karena model tersebut masuk ke segmen MPV.
Mobil ini hadir dalam dua varian yaitu Standard dan Superior serta dapat dibedakan dari jumlah kapasitas baterainya.
Tipe terendah dibekali baterai 55,1 kWh yang bisa menempuh perjalanan sejauh 420 km. Sedangkan Superior menggunakan daya lebih besar yaitu 71,8 sehingga bisa bergerak hingga 530 km dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan