Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan
02 April 2025, 08:20 WIB
Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan anjurkan perusahaan transportasi untuk pakai kendaraan listrik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah anjurkan perusahaan transportasi menjadikan kendaraan listrik sebagai armadanya. Pasalnya langkah tersebut dinilai mendukung program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan bersih di masa depan.
Mobil listrik sendiri dinilai telah memiliki beragam keunggulan sehingga cocok dipakai sebagai armada taksi. Mulai dari biaya operasional lebih rendah hingga daya tempuh sudah semakin jauh.
“Untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai pilihan utama masyarakat memang tidak mudah. Oleh sebab itu kami menganjurkan angkutan umum perkotaan menggunakan Battery Electric Vehicle,” ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Dengan semakin banyaknya perusahaan transpotasi menggunakan kendaraan listrik maka ekosistem EV di Indonesia bisa lebih cepat terbentuk.
“Diharapkan Economy of Scale dari pelaku industri jadi lebih murah. Kemudian bengkel dan lokasi pengisian daya juga dapat tersebar di mana-mana,” tambahnya.
Salah satu yang menggunakannya adalah Blue Bird. Perusahaan berlogo burung tersebut menjadikan Hyundai Kona Electric sebagai armada di Ibu Kota Nusantara.
“Untuk taksi di IKN mulai tahun ini. Sementara yang pasti di sana dulu,” ucap Coody Johasman Madjid, Chief Comercial Officer PT Blue Bird Tbk beberapa waktu lalu.
Blue Bird sebagai perusahaan taksi mengungkapkan kesadaran sebagai bagian dari sektor otomotif yang ikut menyumbang polusi. Penggunaan kendaraan listrik menjadi bentuk komitmen menciptakan transportasi bersih.
“Kami bersyukur sudah memiliki banyak nilai positif, mengurangi ribuan ton emisi karbon dan kemajuan transaksi energi bersih,” lanjut Coody.
Tak hanya itu, Grab Indonesia juga berkomitmen menyediakan 1.000 unit kendaraan listrik hingga akhir tahun ini. Sayangnya mereka tidak menyampaikan unit apa saja yang digunakan dalam program tersebut.
Namun dalam peluncuran program, bisa dipastikan bahwa BYD M6 akan menjadi bagian dari armadanya. Kehadirannya tentu sangat menarik karena model tersebut masuk ke segmen MPV.
Mobil ini hadir dalam dua varian yaitu Standard dan Superior serta dapat dibedakan dari jumlah kapasitas baterainya.
Tipe terendah dibekali baterai 55,1 kWh yang bisa menempuh perjalanan sejauh 420 km. Sedangkan Superior menggunakan daya lebih besar yaitu 71,8 sehingga bisa bergerak hingga 530 km dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 08:20 WIB
01 April 2025, 06:43 WIB
30 Maret 2025, 06:00 WIB
29 Maret 2025, 17:00 WIB
26 Maret 2025, 22:30 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada