Jumlah Kecelakaan Kendaraan Pada 2022 Meningkat Pesat

Jumlah kecelakaan kendaraan pada 2022 meningkat pesat dan menjadi yang tertinggi dalam 4 tahun terakhir

Jumlah Kecelakaan Kendaraan Pada 2022 Meningkat Pesat

TRENOTO – Jumlah kecelakaan kendaraan pada 2022 mencapai 137.000 kasus. Dari catatan tersebut sedikitnya ada 27.000 orang meninggal dunia dengan waktu kejadian paling banyak terjadi pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Ironisnya, mayoritas kecelakaan terjadi pada usia 15-19 tahun atau masih usia pelajar. Hal ini disampaikan Kombes Pol Arman Achdiat, Kasudbdit Diknas Korlantas Polri beberapa waktu lalu.

“Dari hasil analisa tahun 2022 usia yang terlibat kecelakaan terbanyak 15-19 tahun pada pukul 06.00 WIB hingga jam 09.00 WIB saat anak berangkat sekolah. Dilanjutkan jam 09.00 WIB - 11.00 WIB mengalami sedikit penurunan dan terakhir jam 12.00 WIB sampai jam 15.00 WIB paling rendah,” terang Arman Achdiat (03/04).

Photo : Trenoto

Sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat dan biasanya terjadi saat kondisi jalan bagus serta cuaca cerah. Sehingga bisa disimpulkan bahwa penyebab insiden adalah karena kesalahan pengemudi.

"Penyebab pertama kecelakaan adalah ceroboh saat mendahului kendaraan dan yang kedua tidak jaga jarak. Itukah hasil analisa kami di 2022," ungkapnya.

Baca juga : Belajar Dari Kecelakaan Innova Zenix, Cermat Dalam Mengemudi

Tingginya angka kecelakaan ketika 2022 tentu sangat disayangkan karena jauh melebihi tahun-tahun sebelumnya. 2019 misalnya jumlah kejadian mencapai 116.411 kasus dengan 25.671 orang meninggal dunia.

Jumlahnya kemudian mengalami penurunan menjadi hanya 100.028 di 2020 dengan korban meninggal 23.529 orang. Sementara di 2021 total insiden mencapai 103.645 kasus dan 25.266 jiwa tidak terselamatkan.

Tingginya angka tersebut pun menjadi perhatian kepolisian terlebih banyaknya anak usia sekolah yang terlibat. Oleh karena itu mereka pun semakin gencar untuk memberi edikasi keselamatan berkendara ke sekolah.

Photo : NTMC Polri

Langkah tersebut diharapkan bisa memberi pengetahuan kepada para siswa tentang berkendara aman. Dengan pengetahuan yang diberikan maka siswa akan lebih tertib serta berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan di jalan.

“Kami coba agar masyarakat pengguna jalan jangan sampai terjadi kecelakaan lalu lintas, apalagi korban meninggal. Di sisi lain bagaimana meningkatkan kualitas disiplin masyarakat dan menurunkan tingkat fatalitas korban,” pungkasnya.


Terkini

mobil
Suzuki Fronx

Diskon Suzuki Fronx di Januari 2026, Setara Honda Beat

Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai

motor
Yamaha Xmax

Yamaha Xmax Tampil Menawan di Awal Tahun, Ada Opsi Warna Baru

Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan

mobil
Mazda CX-6e

Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia

Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini

mobil
Mobil Cina

Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina

Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023

mobil
Mobil Listrik

Wholesales 20 Mobil Listrik Terlaris di RI 2025: BYD Mendominasi

Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini

mobil
Mobil Listrik

Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV

Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi

mobil
Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Penjualan Truk 2025 Turun Ribuan Unit, Terpukul Produk Cina

Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian

mobil
Penjualan mobil pikap

Penjualan Mobil Pikap 2025 Naik, Capai 110 Ribu Unit

Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan