Korlantas Ungkap Rekayasa Lalu Lintas Jalur Mudik Lebaran 2026
28 Januari 2026, 13:00 WIB
Jumlah kecelakaan selama Operasi Lilin 2021 mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan operasi serupa tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jumlah kecelakaan selama Operasi Lilin 2021 ternyata mengalami kenaikan besar bila dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun lalu. Tingginya angka kecelakaan tersebut dinilai karena jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pun lebih banyak ketimbang tahun lalu.
Banyaknya masyarakat melakukan perjalanan pada libur Nataru 2021 memang sudah bisa diprediksi. Hal ini karena Pemerintah memang tidak melarang secara ketat perjalanan meski Covid-19 varian Omicron mulai mengancam.
Berdasarkan data dari Korlantas Polri, selama Operasi Lilin yang dilangsungkan sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2020 terjadi 772 kecelakaan. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan dengan pada Operasi lilin 2020 yang hanya 529 kejadian.
“Tren jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat dibandingkan Operasi Lilin 2020,” ungkap Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri.
Kendati angka kecelakaan lalu lintas meningkat 31 persen, namun angka kematian selama Operasi Lilin 2021 mengalami penurunan sebesar 19 persen. Pada Operasi Lilin 2020, angka meninggal dunia tercatat sebanyak 88 orang. Sementara, Operasi Lilin 2021 terdapat 74 orang meninggal dunia.
“Sementara untuk angka luka berat pada Operasi Lilin 2021 dan Operasi Lilin 2020 sama yaitu 74 orang,” jelasnya.
Selain itu, angka kecelakaan luka ringan pada Operasi Lilin 2021 juga mengalami penurunan sebesar 10 persen dibandingkan operasi Lilin 2020. Pada Operasi lilin 2021 tercatat 990 orang luka ringan dan Operasi Lilin 2020 ada 1.091 orang.
Tak hanya itu, jumlah pelanggaran lalu lintas pada Operasi Lilin 2021 juga mengalami peningkatan pesat. Tercatat, ada 8.930 kendaraan ditilang selama operasi berlangsung, meningkat 58 persen bila dibanding tahun lalu yang hanya 3.768 kendaraan.
Jumlah kendaraan ditegur pun mengalami kenaikan besar bila dibandingkan tahun lalu. Pihak Kepolisian mencatat bahwa tahun lalu hanya ada 20.395 kendaraan mendapat teguran namun tahun ini meningkat menjadi 68.572 kendaraan.
Tentunya tingginya angka kecelakaan dan jumlah pelanggaran aturan lalu lintas harus menjadi perhatian khusus. Hal ini untuk menciptakan keselamatan lalu lintas yang lebih baik bila dibandingkan sebelumnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Desember 2025, 15:00 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
05 Desember 2025, 12:00 WIB
11 November 2025, 16:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia