Belajar Dari Kecelakaan Innova Zenix, Cermat Dalam Mengemudi

Insiden kecelakaan Innova Zenix menabrak bagian belakang truk hingga menyebabkan bagian atas nyaris hilang

Belajar Dari Kecelakaan Innova Zenix, Cermat Dalam Mengemudi
Adi Hidayat

TRENOTO – Jelang musim mudik 2023 sejumlah kasus kecelakaan menjadi perhatian masyarakat. Salah satu yang mendapat perhatian khalayak adalah insiden Toyota Kijang Innova Zenix beberapa hari lalu.

Kecelaaan Innova Zenix di jalan tol Cipali ini dikarenakan mobil menabrak belakang truk. Akibatnya bagian atas kendaraan mengalami kerusakan parah.

Hingga berita ini dibuat, belum ada informasi berapa korban jiwa atau luka pada kejadian tersebut. Meski demikian Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) melihat kejadian itu sebagai tugas bersama untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Photo : TrenOto

“Yang jadi tugas dan harus segera diatasi adalah kendaraan besar namun minim lampu belakang, reflektor, ODOL sampai underspeed. Oleh karena itu pengemudi perlu cermat dalam menjaga kecepatan serta jarak.

Ia pun menambahkan bahwa kebiasaan masyarakat dalam memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah juga merupakan tantangan. Padahal risiko kecelakaan meningkat drastis dibanding ketiga pengemudi masih segar.

Baca juga : Cek Spesifikasi Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

“Biasanya badan sudah memberikan tanda agar istirahat hanya saja sering diabaikan karena terburu-buru atau merasa baik-baik saja. Padahal obat dari mengantuk adalah istirahat baik tidur atau hanya merenggangkan tubuh,” tambahnya.

Sony mengingatkan kepada pengemudi untuk berkendara maksimal tiga jam kemudian istirahat selama 20 menit. Atau bila perlu tidur sejenak selama 60 menit juga bisa menjadi langkah bijak dalam berkendara aman.

“Bila mengantuk, jangan coba-coba menyiasatinya dengan tancap gas karena dapat menaikkan adrenalin. Karena itu sifatnya hanya sementara dan kantuk akan kembali menyerang,” pungkasnya.

Photo : TAF

Toyota Kijang Innova Zenix sejatinya sudah mendapatkan teknologi keselamatan TSS 3.0 yang di dalamnya sudah terdapat beberapa fitur terkini untuk memberi kemudahan pada pengendara. Mulai dari Pre-Collision System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), Lane Departure Alert (LDA), Lane Tracing Alert (LTA) serta Automatic High Beam (AHB).

Selain itu terdapat juga SRS Airbag untuk pengemudi maupun penumpang, parking sensor, parking camera hingga ISOFIX. Dengan ini diharapkan masyarakat bisa berkendara lebih aman dan nyaman khususnya saat perjalanan jarak jauh.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika