Jumlah Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran 2023 Menurun

Korlantas Polri mencatat penurunan 19 persen jumlah kecelakaan pada arus mudik lebaran 2023 dibandingkan tahun lalu.

Jumlah Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran 2023 Menurun
Satrio Adhy

TRENOTOKorlantas Polri mencatat 1.457 kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2023. Dari jumlah tersebut merenggut 189 korban jiwa.

Kemudian ada 186 orang mengalami luka berat karena terlibat kecelakaan. Sedangkan yang luka ringan sejumlah 2.013 orang tahun ini.

Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri menilai jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 19 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara jumlah korban tewas dan luka-luka akibat kecelakaan di musim mudik Lebaran 2023 menyusut 39 persen.

Photo : Istimewa

“Kecelakaan yang banyak terjadi pada pukul 15.00 hingga 18.00 dengan jumlah 240 peristiwa. Rem tidak berfungsi merupakan penyebab tertinggi sebanyak 185 kejadian,” ujar Aan di laman resmi NTMC.

Patut diketahui arus mudik Lebaran 2023 tercatat yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19.

Di sisi lain Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan satu suara sama Korlantas Polri. Dia mengungkapkan jumlah kecelakaan lalu lintas menurun cukup signifikan sebesar 33 persen dibandingkan mudik 2022.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah melakukan perjalanan mudik dengan hati-hati. Semoga angka ini tidak meningkat di arus balik nanti,” ucap Budi.

Baca Juga: SIM dan STNK Mati Tak Ditilang Saat Libur Lebaran 2023

Selain itu Budi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan dari kampung halaman pada 24-25 April 2023. Sebab diprediksi menjadi puncak kepadatan kendaraan arus balik Lebaran 2023.

Dia menyarankan kepada pemudik agar kembali ke Ibu Kota dan sekitarnya mulai 26-29 April. Sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pemudik di sejumlah lokasi.

Hal tersebut sesuai imbauan Presiden Joko Widodo agar pegawai negara maupun swasta menghindari kembali ke kota asal setelah tanggal 24-26 April 2023 untuk mengantisipasi kemacetan seiring dengan puncak arus balik Lebaran 2023.

Menhub juga meminta masyarakat memantau update informasi dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) serta mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah perairan beberapa hari belakangan.

Photo : Istimewa

Ia menuturkan menurut data BMKG di pantai barat Sumatera juga selatan Jawa mengalami gelombang tinggi di atas 2.5 meter yang harus diwaspadai.

"Tetapi alhamdulillah di Merak - Bakauheni dan Ketapang - Gilimanuk gelombang masih relatif aman untuk dilakukan perjalanan,” Budi menutup perkataanya.


Terkini

mobil
Geely Coolray

Impor CBU Geely Coolray ke Indonesia Tidak Banyak, Karena Ini

SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen

news
Ganjil Genap Jakarta

Lokasi Ganjil Genap Jakarta 21 Juli 2026, Dendanya Rp 500 Ribu

Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Juli 2026, Ada di Rest Area 78

SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli 2026

SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya

otosport
Mario Aji

Tekad Mario Aji Bangkit di Moto2 Inggris 2026 Usai Cedera

Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris

motor
Motul

Motul Rangkul Bengkel Lokal Untuk Memperluas Pasar

Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal

mobil
10 Mobil Terlaris Juni 2026

10 Mobil Terlaris Juni 2026, Avanza Kembali ke Tiga Besar

Toyota masih terus mendominasi daftar 10 mobil terlaris di Juni 2026 secara wholesales, berikut daftarnya

news
Isuzu

Isuzu Catat Sejarah, Produksi 300 Ribu Kendaraan di Pabrik Karawang

Isuzu produksi 300 ribu unit kendaraan komersial di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat dan mencatat sejarah