Jumlah Kecelakaan di Jakarta Saat Operasi Zebra 2025 Turun
09 Desember 2025, 08:00 WIB
Korlantas Polri mencatat penurunan 19 persen jumlah kecelakaan pada arus mudik lebaran 2023 dibandingkan tahun lalu.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Korlantas Polri mencatat 1.457 kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2023. Dari jumlah tersebut merenggut 189 korban jiwa.
Kemudian ada 186 orang mengalami luka berat karena terlibat kecelakaan. Sedangkan yang luka ringan sejumlah 2.013 orang tahun ini.
Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri menilai jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 19 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara jumlah korban tewas dan luka-luka akibat kecelakaan di musim mudik Lebaran 2023 menyusut 39 persen.
“Kecelakaan yang banyak terjadi pada pukul 15.00 hingga 18.00 dengan jumlah 240 peristiwa. Rem tidak berfungsi merupakan penyebab tertinggi sebanyak 185 kejadian,” ujar Aan di laman resmi NTMC.
Patut diketahui arus mudik Lebaran 2023 tercatat yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19.
Di sisi lain Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan satu suara sama Korlantas Polri. Dia mengungkapkan jumlah kecelakaan lalu lintas menurun cukup signifikan sebesar 33 persen dibandingkan mudik 2022.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah melakukan perjalanan mudik dengan hati-hati. Semoga angka ini tidak meningkat di arus balik nanti,” ucap Budi.
Selain itu Budi mengimbau agar masyarakat tidak melakukan perjalanan dari kampung halaman pada 24-25 April 2023. Sebab diprediksi menjadi puncak kepadatan kendaraan arus balik Lebaran 2023.
Dia menyarankan kepada pemudik agar kembali ke Ibu Kota dan sekitarnya mulai 26-29 April. Sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pemudik di sejumlah lokasi.
Hal tersebut sesuai imbauan Presiden Joko Widodo agar pegawai negara maupun swasta menghindari kembali ke kota asal setelah tanggal 24-26 April 2023 untuk mengantisipasi kemacetan seiring dengan puncak arus balik Lebaran 2023.
Menhub juga meminta masyarakat memantau update informasi dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) serta mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah perairan beberapa hari belakangan.
Ia menuturkan menurut data BMKG di pantai barat Sumatera juga selatan Jawa mengalami gelombang tinggi di atas 2.5 meter yang harus diwaspadai.
"Tetapi alhamdulillah di Merak - Bakauheni dan Ketapang - Gilimanuk gelombang masih relatif aman untuk dilakukan perjalanan,” Budi menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
28 November 2025, 20:00 WIB
26 November 2025, 16:00 WIB
14 November 2025, 12:00 WIB
Terkini
09 Oktober 2026, 14:54 WIB
Teknologi keselamatan berkendara dan GPS dari Geotab membantu keamanan operasional armada transportasi
09 Oktober 2026, 12:21 WIB
Pameran modifikasi IMX 2026 jadi wadah kreativitas dan hiburan, digelar lebih luas di tiga hall ICE BSD
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu
08 Oktober 2026, 19:00 WIB
Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta