5 Ruas Tol Trans Sumatera Beroperasi Tanpa Tarif Saat Arus Balik
03 April 2025, 12:00 WIB
Jalan Tol Bali Mandara akan menjadi lokasi uji coba pertama sistem transaksi tol Multi Lane Free Flow (MLFF)
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jalan Tol Bali Mandara disiapkan untuk menjadi tol pertama yang melakukan uji coba implementasi sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Program rencananya digelar pada Maret 2023.
Kepastikan disampaikan langsung oleh Hedy Rahadian, Direktur Jenderal Bina Marga di Gedung DPR RI. Dipilihnya Tol Bali – Mandara karena di lokasi tersebut memiliki banyak keunggulan sehingga memudahkan penerapannya.
“Implementasi MLFF ini akan diuji coba dulu di Tol Bali - Mandara karena memiliki jarak yang pendek. Selain itu kondisi geografisnya juga memiliki keuntungan tersendiri sehingga arus lalu lintas kendaraannya lebih mudah dikendalikan,” ungkapnya.
Dalam uji coba Kementerian PUPR akan melakukan evaluasi untuk mengetahui tantangan yang ada. Jika telah rampung maka penerapannya diperluas ke beberapa lokasi lain.
"Nanti kita evaluasi uji coba di Tol Bali tersebut apa saja masalah-masalahnya, setelah itu nanti baru kita perluas," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa uji coba MLFF diterapkan secara bertahap. Selama masa transisi pengendara bisa langsung bertransaksi melalui sistem MLFF menggunakan aplikasi tanpa melewati palang.
Dalam prosesnya Kementerian PUPR akan menghilangkan satu portal terlebih dulu di gerbang tol untuk MLFF. Sementara portal gerbang lainnya tetap bisa digunakan bagi transaksi nontunai dengan kartu elektronik.
Berkat MLFF maka sistem transaksi tol lebih cepat karena tidak perlu lagi berhenti untuk menempelkan kartu elektronik. Dengan demikian antrean di gerbang tol dapat berkurang serta mempercepat arus kendaraan.
Untuk memanfaatkan layanan pengguna cukup mengunduh aplikasi Cantas, registrasi serta memastikan saldo tersedia. Hal ini dikarenakan ada yang mengawasi kendaraan di beberapa titik di ruas tol agar tidak terjadi pelanggaran.
MLFF merupakan hasil dari kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Hungaria yang bertujuan meningkatkan sistem pembayaran tol di Indonesia. Proyek diinisiasi saat kunjungan Victor Orban, Perdana Menteri Hungaria pada 2016.
Sistem ini menggunakan teknologi Global Bavigation Satellite System (GNSS) serta melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone pengendara. Selanjutnya GPS menentukan lokasi yang ditentukan oleh satelit dan proses map matching beroperasi di central system.
Dengan demikian saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir maka sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Teknologi GNSS telah berhasil diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hungaria dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
12 Maret 2025, 19:00 WIB
25 Februari 2025, 22:08 WIB
12 Februari 2025, 13:00 WIB
26 Januari 2025, 09:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan