Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juni 2026, Cek Lagi Pelat Nomor
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Jalan Tol Bali Mandara akan menjadi lokasi uji coba pertama sistem transaksi tol Multi Lane Free Flow (MLFF)
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jalan Tol Bali Mandara disiapkan untuk menjadi tol pertama yang melakukan uji coba implementasi sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Program rencananya digelar pada Maret 2023.
Kepastikan disampaikan langsung oleh Hedy Rahadian, Direktur Jenderal Bina Marga di Gedung DPR RI. Dipilihnya Tol Bali – Mandara karena di lokasi tersebut memiliki banyak keunggulan sehingga memudahkan penerapannya.
“Implementasi MLFF ini akan diuji coba dulu di Tol Bali - Mandara karena memiliki jarak yang pendek. Selain itu kondisi geografisnya juga memiliki keuntungan tersendiri sehingga arus lalu lintas kendaraannya lebih mudah dikendalikan,” ungkapnya.
Dalam uji coba Kementerian PUPR akan melakukan evaluasi untuk mengetahui tantangan yang ada. Jika telah rampung maka penerapannya diperluas ke beberapa lokasi lain.
"Nanti kita evaluasi uji coba di Tol Bali tersebut apa saja masalah-masalahnya, setelah itu nanti baru kita perluas," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa uji coba MLFF diterapkan secara bertahap. Selama masa transisi pengendara bisa langsung bertransaksi melalui sistem MLFF menggunakan aplikasi tanpa melewati palang.
Dalam prosesnya Kementerian PUPR akan menghilangkan satu portal terlebih dulu di gerbang tol untuk MLFF. Sementara portal gerbang lainnya tetap bisa digunakan bagi transaksi nontunai dengan kartu elektronik.
Berkat MLFF maka sistem transaksi tol lebih cepat karena tidak perlu lagi berhenti untuk menempelkan kartu elektronik. Dengan demikian antrean di gerbang tol dapat berkurang serta mempercepat arus kendaraan.
Untuk memanfaatkan layanan pengguna cukup mengunduh aplikasi Cantas, registrasi serta memastikan saldo tersedia. Hal ini dikarenakan ada yang mengawasi kendaraan di beberapa titik di ruas tol agar tidak terjadi pelanggaran.
MLFF merupakan hasil dari kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Hungaria yang bertujuan meningkatkan sistem pembayaran tol di Indonesia. Proyek diinisiasi saat kunjungan Victor Orban, Perdana Menteri Hungaria pada 2016.
Sistem ini menggunakan teknologi Global Bavigation Satellite System (GNSS) serta melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone pengendara. Selanjutnya GPS menentukan lokasi yang ditentukan oleh satelit dan proses map matching beroperasi di central system.
Dengan demikian saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir maka sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Teknologi GNSS telah berhasil diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hungaria dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 06:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
Terkini
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan kepolisian, agar bisa lebih memudahkan masyarakat
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku dapat dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
Penjualan Hyundai positif di periode Agustus 2026, produk-produk di segmen premium ikut berkontribusi
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia