Mengenal Pretensioner dan Force Limiter pada Sabuk Pengaman Mobil
13 Maret 2024, 18:28 WIB
Gaya mengemudi Nayunda Nabila, pedangdut yang disawer SYL cukup berbahaya karena tak pakai seat belt
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Nayunda Nabila, pedangdut yang disawer Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Pertanian kini menjadi sorotan. Pasalnya dirinya telah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan.
Selain menjadi penyanyi, dirinya juga ternyata merupakan seorang advokat yang terlihat dari akun instagram pribadinya yaitu @nayundanabila. Selain itu ia pun terlihat cukup menggemari dunia otomotif.
Hal ini terlihat dari beberapa postingannya yang memamerkan BMW miliknya. Bahkan dirinya juga cukup sering mengemudi sendiri.
Sayangnya dari postingan-postingan tersebut, ia cukup jarang menggunakan seat belt atau sabuk pengaman.
Padahal berdasarkan Pasal 106 ayat 6 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan disampaikan bahwa setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.
Adapun sanksinya jika tidak menggunakan sabuk keselamatan mengacu ke pasal 289 UU LLAJ yaitu setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor atau penumpang yang duduk di samping pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 6 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.
“Fungsi sabuk pengaman adalah memastikan penggunanya tetap berada di posisi saat terjadi kecelakaan. Sebaliknya, bila tidak memakainya maka mereka akan terlempar ketika mengalami kecelakaan,” ungkap ungkap Sony Susmana, Senior Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) pada KatadataOTO (13/05).
Namun ia menegaskan bahwa sabuk pengaman hanya berfungsi untuk mengurangi risiko. Sehingga bukan tidak mungkin penggunanya tetap mengalami cedera saat mengalami kecelakaan.
Tak hanya itu, gaya mengemudi Nayunda Nabila juga sebenarnya cukup berbahaya karena sering tidak fokus ke jalan. Dalam beberapa postingannya terlihat dirinya lebih memperhatikan kamera dan gaya ketimbang situasi di sekitar kendaraan.
“Tidak fokus atau mengemudi di luar kesadaran menyebabkan pengendara kehilangan perhatian terhadap kondisi jalan. Ia tak dapat memproses sebuah informasi yang didapat di sekitarnya sehingga potensi bahaya terabaikan sehingga risiko bahaya meningkat,” tegasnya.
Oleh sebab itu gaya mengemudi Nayunda Nabila sebaiknya tidak ditiru oleh masyarakat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Maret 2024, 18:28 WIB
01 Desember 2023, 21:14 WIB
24 November 2023, 16:08 WIB
29 September 2023, 17:48 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah