Aimoga Kenalkan Robot Pintar, Bantu Jaga Ketertiban Lalu Lintas
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
Simak pengertian dan cara kerja Pretensioner dan Force Limiter yang ada pada sabuk pengaman mobil Anda
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banyak yang belum tahu tentang istilah Pretensioner dan Force Limiter pada sabuk pengaman mobil. Padahal kedua perangkat tersebut memiliki peran penting dalam melindungi Anda.
Apalagi Pretensioner dan Force Limiter biasanya disematkan sebagai fitur keamanan dari kendaraan keluaran terbaru yang ada di pasaran.
Secara keseluruhan keduanya memiliki peran penting guna mengurangi cidera pada area dada ketika terjadi benturan maupun kecelakaan di jalan raya.
Akan tetapi tidak semua mobil memiliki kedua teknologi tersebut, ada yang hanya disematkan Force Limiter atau Pretensioner saja.
Oleh sebab itu KatadataOTO merangkum pengertian juga cara kerja Pretensioner dan Force Limiter yang diambil dari berbagai sumber, berikut ulasannya.
Pretensioner adalah sebuah sistem yang bekerja menahan gaya dorong pengemudi atau penumpang ketika terjadi kecelakaan fatal.
Biasanya Pretensioner berkaitan dengan sensor mekanisme Airbag. Sehingga saat ada benturan dalam sepersekian detik maka sistem bakal menarik Seatbelt serta menjaga Anda tetap berada di jok.
Sementara Force Limiter berfungsi setelah Pretensioner bekerja. Peranannya sebagai pembatas kekuatan sabuk pengaman dalam mengendalikan beban tubuh pengemudi maupun penumpang.
Dengan begitu efek kerja dari Pretensioner bisa diminimalisir, karena setelah Seatbelt mengikat kencang maka Force Limiter langsung aktif mengendurkan secara perlahan-lahan.
Nah setelah tau istilah dari kedua sistem di atas, ada baiknya memahami cara kerja Pretensioner dan Force Limiter pada sabuk pengaman mobil.
Seperti dijelaskan di atas, Pretensioner memiliki sensor yang sama dengan airbag. Saat bagian itu mengembang, maka dalam waktu bersamaan Seatbelt akan langsung mengencang atau menarik sekitar 15 cm.
Jadi posisi tubuh tetap berada di bangku serta tidak terlempar kemana-mana ketika terjadi insiden frontal. Kemudian baru Force Limiter berfungsi guna memajukan sabuk pengaman sekitar 20 cm
Force limiter bakal mengulur kekencangan Seatbelt sehingga dada tidak terlalu sesak. Ini diterapkan untuk meminimalisir benturan yang krusial pada tubuh manusia.
Patut diketahui sistem Pretensioner beroperasi seperti kantung udara. Jika sudah bekerja maka harus diatur ulang supaya bisa dimanfaatkan kembali.
Jadi kesimpulannya Pretensioner dan Force Limiter dikombinasikan agar kerja sabuk pengaman lebih efektif memberi perlindungan bagi penumpang juga pengemudi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan