iCar V27 Mulai Diproduksi, Kandidat Mobil Baru Chery di RI
13 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil EREV iCar V27 diproduksi di negara asalnya yakni Cina sebelum kemudian ditawarkan ke pasar global
Simak pengertian dan cara kerja Pretensioner dan Force Limiter yang ada pada sabuk pengaman mobil Anda
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banyak yang belum tahu tentang istilah Pretensioner dan Force Limiter pada sabuk pengaman mobil. Padahal kedua perangkat tersebut memiliki peran penting dalam melindungi Anda.
Apalagi Pretensioner dan Force Limiter biasanya disematkan sebagai fitur keamanan dari kendaraan keluaran terbaru yang ada di pasaran.
Secara keseluruhan keduanya memiliki peran penting guna mengurangi cidera pada area dada ketika terjadi benturan maupun kecelakaan di jalan raya.
Akan tetapi tidak semua mobil memiliki kedua teknologi tersebut, ada yang hanya disematkan Force Limiter atau Pretensioner saja.
Oleh sebab itu KatadataOTO merangkum pengertian juga cara kerja Pretensioner dan Force Limiter yang diambil dari berbagai sumber, berikut ulasannya.
Pretensioner adalah sebuah sistem yang bekerja menahan gaya dorong pengemudi atau penumpang ketika terjadi kecelakaan fatal.
Biasanya Pretensioner berkaitan dengan sensor mekanisme Airbag. Sehingga saat ada benturan dalam sepersekian detik maka sistem bakal menarik Seatbelt serta menjaga Anda tetap berada di jok.
Sementara Force Limiter berfungsi setelah Pretensioner bekerja. Peranannya sebagai pembatas kekuatan sabuk pengaman dalam mengendalikan beban tubuh pengemudi maupun penumpang.
Dengan begitu efek kerja dari Pretensioner bisa diminimalisir, karena setelah Seatbelt mengikat kencang maka Force Limiter langsung aktif mengendurkan secara perlahan-lahan.
Nah setelah tau istilah dari kedua sistem di atas, ada baiknya memahami cara kerja Pretensioner dan Force Limiter pada sabuk pengaman mobil.
Seperti dijelaskan di atas, Pretensioner memiliki sensor yang sama dengan airbag. Saat bagian itu mengembang, maka dalam waktu bersamaan Seatbelt akan langsung mengencang atau menarik sekitar 15 cm.
Jadi posisi tubuh tetap berada di bangku serta tidak terlempar kemana-mana ketika terjadi insiden frontal. Kemudian baru Force Limiter berfungsi guna memajukan sabuk pengaman sekitar 20 cm
Force limiter bakal mengulur kekencangan Seatbelt sehingga dada tidak terlalu sesak. Ini diterapkan untuk meminimalisir benturan yang krusial pada tubuh manusia.
Patut diketahui sistem Pretensioner beroperasi seperti kantung udara. Jika sudah bekerja maka harus diatur ulang supaya bisa dimanfaatkan kembali.
Jadi kesimpulannya Pretensioner dan Force Limiter dikombinasikan agar kerja sabuk pengaman lebih efektif memberi perlindungan bagi penumpang juga pengemudi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
13 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil EREV iCar V27 diproduksi di negara asalnya yakni Cina sebelum kemudian ditawarkan ke pasar global
13 Januari 2026, 16:00 WIB
Pemutihan pajak kendaraan kembali digelar untuk memudahkan dan meringankan beban pemilik motor dan mobil
13 Januari 2026, 15:37 WIB
Saat ini Ducati masih fokus untuk mempersiapkan peluncuran tim MotoGP 2026 serta motor Marquez dan Bagnaia
13 Januari 2026, 14:04 WIB
Penjualan VinFast mengalami kenaikan pesat di akhir tahun, secara retail berhasil tembus di atas 7.000 unit
13 Januari 2026, 13:00 WIB
Sebuah Chery J6 mendapat modifikasi yang sederhana namun tetap fungsional, jadi bisa digunakan kemana saja
13 Januari 2026, 12:00 WIB
Bahlil optimis bisa mengurangi impor BBM khususnya solar setelah beroperasinya kilang baru di Balikpapan
13 Januari 2026, 11:00 WIB
Hyundai Staria Electric resmi meluncur dengan beragam keunggulan untuk pelanggan yang ingin kenyamanan lebih
13 Januari 2026, 10:00 WIB
Patut diketahui, harga mobil LCGC di awal tahun ini terpantau masih stabil dan tidak mengalami kenaikan