Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Terus mengembangkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia Erick Thohir bertemu Mendag Korsel terkait baterai EV
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Terus mengembangkan kendaraan ramah lingkungan untuk masyarakat Indonesia, Erick Thohir selaku Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) bertemu dengan Moon Sung-wook, Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan.
Dalam pertemuan ini Indonesia dengan Korea Selatan sepakat untuk mengembangkan ekosistem electric vehicle (EV) battery dan industri konten digital.
Berlangsung di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, pertemuan ini juga dihadiri Park Tae-sung selaku Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia.
Melalui Instagram resminya @erickthohir, pria berusia 51 tahun ini mengungkapkan bila potensi kerjasama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan terus dikembangkan kedua belah pihak.
"Melanjutkan hubungan bilateral yang telah terjalin dengan baik selama ini. Siang ini saya bertemu Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Korea selatan, Mr. Moon Sung-wook, dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Mr. Park Tae-sung. Kami membicarakan potensi kerjasama strategis antara Indonesia-Korea," tulisnya.
Selain itu, Erick juga berharap kerjasama yang terjalin antara kedua negara mampu menciptkan lebih banyak konten kreatif bermanfaat.
"Kami membahas kerjasama ekonomi berkelanjutan terutama di industri electrical vehicle (EV) battery dan industri konten digital. Indonesia dan Korea siap membangun ekosistem bersama untuk kemajuan kedua negara. Semoga kedepannya semakin banyak kolaborasi konten kreatif Indonesia-Korea," ujarnya.
Salah satu perusahaan Korea Selatan yang menggelontorkan investasi jumbo di Indonesia ialah Hyundai. Tak tanggung-tanggung, pabrikan menginvestasikan USD 1,55 miliar untuk membangun pabrik perakitan pertamanya di Asia Tenggara.
Pabrik ini akan membuat kendaraan bertenaga bensin dan EV mulai tahun ini. Tak hanya itu, Hyundai dan LG Energy Solution juga berinvestasi dalam bentuk perusahaan patungan senilai USD 1,1 miliar.
Seperti diketahui, Hyundai memiliki dua kendaraan listrik yang telah dijual di Indonesia. Hal ini menjadi bukti nyata keseriuan perusahaan untuk menciptakan kendaraan ramah lingkungan bagi pasar Asia tenggara, khususnya Indonesia.
Memiliki populasi 270 juta jiwa, Indonesia menjadi pasar terbesar di sektor otomotif. Tercatata sebelum pandemi atau 2019 sebanyak 1,03 juta mobil berhasil terjual.
Data Federasi Otomotif Asean juga menyebut, pangsa regional di Indonesia menjadi yang teratas karena berada di angka 30 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)