Voltron Siap Layani Pemudik yang Pakai Mobil Listrik
25 Februari 2025, 23:00 WIB
Terus mengembangkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia Erick Thohir bertemu Mendag Korsel terkait baterai EV
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Terus mengembangkan kendaraan ramah lingkungan untuk masyarakat Indonesia, Erick Thohir selaku Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) bertemu dengan Moon Sung-wook, Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan.
Dalam pertemuan ini Indonesia dengan Korea Selatan sepakat untuk mengembangkan ekosistem electric vehicle (EV) battery dan industri konten digital.
Berlangsung di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, pertemuan ini juga dihadiri Park Tae-sung selaku Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia.
Melalui Instagram resminya @erickthohir, pria berusia 51 tahun ini mengungkapkan bila potensi kerjasama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan terus dikembangkan kedua belah pihak.
"Melanjutkan hubungan bilateral yang telah terjalin dengan baik selama ini. Siang ini saya bertemu Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Korea selatan, Mr. Moon Sung-wook, dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Mr. Park Tae-sung. Kami membicarakan potensi kerjasama strategis antara Indonesia-Korea," tulisnya.
Selain itu, Erick juga berharap kerjasama yang terjalin antara kedua negara mampu menciptkan lebih banyak konten kreatif bermanfaat.
"Kami membahas kerjasama ekonomi berkelanjutan terutama di industri electrical vehicle (EV) battery dan industri konten digital. Indonesia dan Korea siap membangun ekosistem bersama untuk kemajuan kedua negara. Semoga kedepannya semakin banyak kolaborasi konten kreatif Indonesia-Korea," ujarnya.
Salah satu perusahaan Korea Selatan yang menggelontorkan investasi jumbo di Indonesia ialah Hyundai. Tak tanggung-tanggung, pabrikan menginvestasikan USD 1,55 miliar untuk membangun pabrik perakitan pertamanya di Asia Tenggara.
Pabrik ini akan membuat kendaraan bertenaga bensin dan EV mulai tahun ini. Tak hanya itu, Hyundai dan LG Energy Solution juga berinvestasi dalam bentuk perusahaan patungan senilai USD 1,1 miliar.
Seperti diketahui, Hyundai memiliki dua kendaraan listrik yang telah dijual di Indonesia. Hal ini menjadi bukti nyata keseriuan perusahaan untuk menciptakan kendaraan ramah lingkungan bagi pasar Asia tenggara, khususnya Indonesia.
Memiliki populasi 270 juta jiwa, Indonesia menjadi pasar terbesar di sektor otomotif. Tercatata sebelum pandemi atau 2019 sebanyak 1,03 juta mobil berhasil terjual.
Data Federasi Otomotif Asean juga menyebut, pangsa regional di Indonesia menjadi yang teratas karena berada di angka 30 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Februari 2025, 23:00 WIB
22 Februari 2025, 17:00 WIB
20 Februari 2025, 18:06 WIB
18 Februari 2025, 22:30 WIB
14 Februari 2025, 18:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik