Pertamina Lubricants Bantu Korban Banjir Sumatera, Ada Oli Gratis
04 Desember 2025, 20:00 WIB
Pada kemasan oli motor terdapat beberapa kode-kode yang kerap membingungkan konsumen, begini cara memahaminya
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Melakukan perawatan rutin sepeda motor tentu tidak lepas dari urusan mengganti oli. Karena pelumas memiliki peranan penting bagi mesin kendaraan.
Saat ini di pasaran banyak beredar merek-merek oli dengan ragam keunggulan. Terkadang membuat calon konsumen menjadi bingung.
Dirangkum dari berbagai sumber, KatadataOTO merangkum cara membaca kode pada kemasan oli. Dengan harapan memberikan pencerahan bagi para pemilik motor.
Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya Anda melihat spesikasi mesin masing-masing. Karena setiap pabrikan secara umum telah menginformasikan pelumas yang cocok pada setiap produk.
Setelah melihat data spesifikasi kendaraan, baru bisa menentukan pilihan oli nan tepat. Berikut ini cara membaca kode kemasan oli motor.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat nilai kekentalan oli atau biasa disebut viskositas. Kode tersebut bisa dipantau dari SAE (Society Automotive Engineering).
Manufaktur pelumas kerap menulis 10W30, 10W40, 20W40. Kombinasi angka bisa berbeda-beda pada setiap model maupun merek kendaraan.
Kode W merupakan indikasi kekentalan oli pada suhu rendah. Sedangkan angka di depan huruf akan berpengaruh pada kekentalan pelumas.
Semakin tinggi angka di depan W, maka produk yang ditawarkan akan lebih kental. Sementara di belakang huruf merupakan kekentalan pada suhu tinggi.
Besar kecilnya angka akan mempengaruhi kenyamanan saat berkendara.
Lalu yang kedua adalah standar kualitas pelumas. Karena secara umum mengacu pada API (American Petroleum Institute).
Standarisasi API juga dibagi menjadi 2 kode. S merupakan kode untuk mesin bensin dan huruf J, L serta N di bagian belakang merupakan standar kualitasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 20:00 WIB
04 Desember 2025, 12:00 WIB
20 November 2025, 11:00 WIB
18 November 2025, 13:00 WIB
13 November 2025, 20:00 WIB
Terkini
04 Desember 2025, 22:10 WIB
Mengulangkesuksesan program Kijang pada 30 tahun lalu, Toyota Veloz Hybrid Lintas Nusa kembali digelar
04 Desember 2025, 21:00 WIB
Jaecoo Indonesia akan memasarkan sejumlah model dari seri Omoda yang sebelumnya ditawarkan oleh Chery
04 Desember 2025, 20:00 WIB
Pertamina Lubricants berharap beban para korban bencana alam di Sumatera Utara serta Barat bisa lebih ringan
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Kendaraan listrik dinilai potensial di segmen niaga, Kalista sorot perlu ada insentif dari pemerintah
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
04 Desember 2025, 17:00 WIB
Nama BYD King dan King L terdaftar di Indonesia, sedan berteknologi PHEV yang dijual dengan harga kompetitif
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Keberadaan pabrik BYD dinilai bakal membawa dampak positif, sebab dapat menyerap banyak tenaga kerja di Subang
04 Desember 2025, 15:01 WIB
Pemerintah akhirnya resmi keluarkan aturan pembatasan angkutan barang saat libur Natal dan tahun baru 2026