Motul Luncurkan Pelumas Baru di IIMS 2026, Standard Lebih Tinggi
07 Februari 2026, 11:06 WIB
Masih marak beredar, Federal Oil bagikan cara mengidentifikasi kemasan oli palsu untuk para konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Peredaran oli palsu masih terjadi hingga saat ini terkhusus di marketplace. Konsumen harus waspada dant eliti dalam membeli pelumas agar tida tertipu.
Secara umum ada beberapa ciri oli palsu bisa terlihat apabila konsumen paham. Salah satunya adalah harga terpaut terlalu murah dibandingkan versi aslinya.
Hanya saja ada sejumlah konsumen tidak memahami hal tersebut sehingga memilih untuk beli oli karena banderol jauh lebih rendah.
Oli palsu juga banyak beredar di luar pulau Jawa. Pemberantasannya juga diklaim lebih sulit dibandingkan di pulau Jawa atau wilayah Jabodetabek.
Oleh karena itu produsen pelumas juga turut ambil bagian, bantu memerangi peredaran oli palsu di kalangan konsumen yakni lewat fitur disematkan pada kemasan.
Seperti dilakukan oleh Federal Oil. Merek yang berada di bawah naungan PT EMLI (ExxonMobil Lubricants Indonsia) ungkap ada tiga indikator oli asli pada kemasan Federal Oil.
“Tiga fitur terbaru kami untuk pastikan oli tidak palsu, ada QR Code di belakang. Lalu di dalam harus ada satu lapis tertutup (segel), terakhir QR Code di dalam tutup botol,” kata Hasril Arsyad, Federal Oil Brand General Manager di Ashtana Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (22/9).
Sehingga bisa dipastikan bahwa kemasan pelumas Federal Oil tanpa dilengkapi indikator-indikator tersebut adalah oli palsu.
“Total ada tiga kita siapkan untuk memastikan apakah produk yang dibeli itu asli atau tidak,” tegas Hasril.
Lebih lanjut pihak Federal Oil mengimbau konsumen untuk semakin berhati-hati dalam membeli pelumas, terutama di Marketplace. Jangan tergiur harga murah dan oli harus dibeli dari toko resmi.
“Pastikan beli di sumber yang benar seperti bengkel rekanan, Official Store, jangan terpancing harga. Dari internal, kita lihat memang semakin canggih (pemalsuan oli),” kata Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT EMLI dalam kesempatan sama.
Rommy mengungkapkan di 2024 pihaknya semakin agresif memberantas peredaran oli palsu. Laporan terkait indikasi pemalsuan oli bakal langsung ditindaklanjuti.
Hal itu perlu didukung oleh konsumen dengan cara waspada dalam melakukan pembelian oli dan segera melaporkan apabila menemukan kasus oli palsu.
“Beli Federal Oil bisa scan Barcode untuk lihat apakah oli ini asli atau palsu. Atau jika scan-nya sudah pernah digunakan,” kata Rommy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Februari 2026, 11:06 WIB
30 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 16:27 WIB
21 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 21:00 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya
11 Februari 2026, 16:43 WIB
Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia