Motul Sodorkan Program Menarik di Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Masih marak beredar, Federal Oil bagikan cara mengidentifikasi kemasan oli palsu untuk para konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Peredaran oli palsu masih terjadi hingga saat ini terkhusus di marketplace. Konsumen harus waspada dant eliti dalam membeli pelumas agar tida tertipu.
Secara umum ada beberapa ciri oli palsu bisa terlihat apabila konsumen paham. Salah satunya adalah harga terpaut terlalu murah dibandingkan versi aslinya.
Hanya saja ada sejumlah konsumen tidak memahami hal tersebut sehingga memilih untuk beli oli karena banderol jauh lebih rendah.
Oli palsu juga banyak beredar di luar pulau Jawa. Pemberantasannya juga diklaim lebih sulit dibandingkan di pulau Jawa atau wilayah Jabodetabek.
Oleh karena itu produsen pelumas juga turut ambil bagian, bantu memerangi peredaran oli palsu di kalangan konsumen yakni lewat fitur disematkan pada kemasan.
Seperti dilakukan oleh Federal Oil. Merek yang berada di bawah naungan PT EMLI (ExxonMobil Lubricants Indonsia) ungkap ada tiga indikator oli asli pada kemasan Federal Oil.
“Tiga fitur terbaru kami untuk pastikan oli tidak palsu, ada QR Code di belakang. Lalu di dalam harus ada satu lapis tertutup (segel), terakhir QR Code di dalam tutup botol,” kata Hasril Arsyad, Federal Oil Brand General Manager di Ashtana Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (22/9).
Sehingga bisa dipastikan bahwa kemasan pelumas Federal Oil tanpa dilengkapi indikator-indikator tersebut adalah oli palsu.
“Total ada tiga kita siapkan untuk memastikan apakah produk yang dibeli itu asli atau tidak,” tegas Hasril.
Lebih lanjut pihak Federal Oil mengimbau konsumen untuk semakin berhati-hati dalam membeli pelumas, terutama di Marketplace. Jangan tergiur harga murah dan oli harus dibeli dari toko resmi.
“Pastikan beli di sumber yang benar seperti bengkel rekanan, Official Store, jangan terpancing harga. Dari internal, kita lihat memang semakin canggih (pemalsuan oli),” kata Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT EMLI dalam kesempatan sama.
Rommy mengungkapkan di 2024 pihaknya semakin agresif memberantas peredaran oli palsu. Laporan terkait indikasi pemalsuan oli bakal langsung ditindaklanjuti.
Hal itu perlu didukung oleh konsumen dengan cara waspada dalam melakukan pembelian oli dan segera melaporkan apabila menemukan kasus oli palsu.
“Beli Federal Oil bisa scan Barcode untuk lihat apakah oli ini asli atau palsu. Atau jika scan-nya sudah pernah digunakan,” kata Rommy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
20 Juli 2026, 21:05 WIB
20 Juli 2026, 17:50 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana