Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Kecelakaan lalu lintas saat mudik Lebaran 2022 mengalami penurunan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Posko Operasi Ketupat 2022 melaporkan 51 kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol saat mudik Lebaran 2022. Angka itu merupakan rekapitulasi kejadian 23 April hingga 2 Mei 2022.
“Sementara kecelakaan di jalan non tol terjadi sebanyak 2.894 kejadian,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Selasa (3/5/2022).
Secara keseluruhan angka kecelakaan yang terjadi di tol maupun arteri mencapai 2.945 kejadian. Angka tersebut mengalami penurunan 1 persen jika dibandingkan musim Lebaran 2021 meski terdapat larangan pulang ke kampung halaman dari pemerintah.
“Jumlah korban meninggal dunia, luka ringan mengalami penurunan. Untuk luka berat ada peningkatan,” ujar Dedi.
Dalam kesempatan yang sama Dedi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik dengan mengambil cuti lebih lama dan memanfaatkan moment berkumpul bersama keluarga.
“Karena itu, bisa dipertimbangkan oleh warga setelah silaturahmi dengan keluarga. Kalau memang waktunya cukup bagi yang cuti bisa pulang setelah tanggal 9,” ucap Dedi.
Dalam menghadapi puncak arus balik polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi potensi kepadatan, seperti sistem satu arah atau one way dan contraflow.
Adapun pelaksanaan skema saat arus balik yakni:
Mulai pukul 14.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung Km 414 sampai KM 47 Tol Cikampek, diteruskan contraflow sampai dengan KM 28.500.
Mulai pukul 07.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai KM 3.500 Gerbang Tol Halim.
Mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan hari Senin 9 Mei 2022 pukul 03.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai KM 3.500 Gerbang Tol Halim.
Berdasarkan data Jasa Marga sebanyak 563.593 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada H2 Lebaran hingga H+2 (Selasa-Kamis, 3-5 Mei 2022).
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalin dari empat Gerbang Tol (GT) Utama yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek naik 41,1persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 399.333 kendaraan.
Untuk distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah mayoritas datang dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) yakni 308.641 kendaraan atau 54,76 persen, 129.577 kendaraan atau 22,99 persen dari arah Barat (Merak), serta 125.375 kendaraan atau 22,25 persen dari arah Selatan (Puncak).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
08 Januari 2026, 14:00 WIB
29 November 2025, 09:00 WIB
28 September 2025, 09:00 WIB
15 Agustus 2025, 17:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa