Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas, KNKT bakal buka sekolah pengemudi angkutan barang dan penumpang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berencana untuk menginisiasi pendirian pendirian sekolah formal bagi pengemudi angkutan barang dan penumpang. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang selama ini terus terjadi.
Banyaknya insiden dinilai karena kurangnya kompetensi sumber daya manusia yang selama ini ada di Indonesia. Pengemudi kebanyakan belajar secara informal dan tidak melalui lembaga pendidikan sehingga kemampuannya tidak termonitor.
"Saat ini memang tidak ada sekolahnya. Banyak pengemudi kita belajar dari teman-temannya di terminal sehingga tak pernah mendapat pengetahuan dasar yang benar," ungkap Ahmad Wildan, Ketua Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT dilansir Antara (28/09).
Kondisi tersebut menurutnya berdampak langsung pada kurangnya pemahaman teknis dasar kendaraan. Padahal pengetahuan itu sangat krusial untuk keselamatan di jalanan.
"Pengetahuan simpel seperti membedakan penyebab adanya air atau oli di dalam tabung angin rem banyak yang tidak tahu. Padahal jika ada air artinya filter air dryer bermasalah dan bila terlihat oli berarti kompresornya rusak serta fatal jika diabaikan," jelasnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa beberapa materi-materi teknis seperti penanganan jenis rem yang berbeda (full hydraulic, air-over-hydraulic, full air brake) juga tidak tercakup dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun materi ujian SIM. Padahal pengetahuan tersebut sangat penting buat pengemudi melakukan penyesuaian.
Oleh karena itu, KNKT mendorong realisasi sekolah pengemudi yang akan menyasar dua kelompok. Mulai dari pengemudi pemula dan pengendara berpengalaman namun ingin meningkatkan keahliannya dalam mengemudi.
"Kami ingin membangun sekolah ini. Rencananya sudah ada, instrukturnya pun sudah kami latih dari para pengemudi senior berpengalaman. Namun kami masih membutuhkan dukungan pendanaan agar proyek utama ini bisa berjalan," ungkapnya kemudian
Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan generasi baru pengemudi profesional dan kompeten. Sehingga dapat secara signifikan mengurangi faktor kesalahan manusia sebagai penyebab utama kecelakaan di jalan raya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
11 Juni 2026, 09:30 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
07 April 2026, 11:06 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
Terkini
02 September 2026, 09:00 WIB
Mobil konsep Hyundai Boulder kian dekat diproduksi massal, begini tampilan konsep dan paten desainnya
02 September 2026, 07:00 WIB
Toyota Celica Sport berpeluang menawarkan lebih banyak keunggulan dari rival terdekatnya, Honda Prelude
02 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini sudah beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
02 September 2026, 06:00 WIB
Agar perjalanan menuju Ibu Kota lancar hari ini (02/09), simak jadwal dan titik lokasi Ganjil Genap Jakarta
02 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta. simak lokasi dan biayanya
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam