Waspada! Kenali 5 Tanda Mobil Bekas Pernah Mengalami Kecelakaan
12 Desember 2025, 14:40 WIB
Untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas, KNKT bakal buka sekolah pengemudi angkutan barang dan penumpang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berencana untuk menginisiasi pendirian pendirian sekolah formal bagi pengemudi angkutan barang dan penumpang. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang selama ini terus terjadi.
Banyaknya insiden dinilai karena kurangnya kompetensi sumber daya manusia yang selama ini ada di Indonesia. Pengemudi kebanyakan belajar secara informal dan tidak melalui lembaga pendidikan sehingga kemampuannya tidak termonitor.
"Saat ini memang tidak ada sekolahnya. Banyak pengemudi kita belajar dari teman-temannya di terminal sehingga tak pernah mendapat pengetahuan dasar yang benar," ungkap Ahmad Wildan, Ketua Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT dilansir Antara (28/09).
Kondisi tersebut menurutnya berdampak langsung pada kurangnya pemahaman teknis dasar kendaraan. Padahal pengetahuan itu sangat krusial untuk keselamatan di jalanan.
"Pengetahuan simpel seperti membedakan penyebab adanya air atau oli di dalam tabung angin rem banyak yang tidak tahu. Padahal jika ada air artinya filter air dryer bermasalah dan bila terlihat oli berarti kompresornya rusak serta fatal jika diabaikan," jelasnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa beberapa materi-materi teknis seperti penanganan jenis rem yang berbeda (full hydraulic, air-over-hydraulic, full air brake) juga tidak tercakup dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun materi ujian SIM. Padahal pengetahuan tersebut sangat penting buat pengemudi melakukan penyesuaian.
Oleh karena itu, KNKT mendorong realisasi sekolah pengemudi yang akan menyasar dua kelompok. Mulai dari pengemudi pemula dan pengendara berpengalaman namun ingin meningkatkan keahliannya dalam mengemudi.
"Kami ingin membangun sekolah ini. Rencananya sudah ada, instrukturnya pun sudah kami latih dari para pengemudi senior berpengalaman. Namun kami masih membutuhkan dukungan pendanaan agar proyek utama ini bisa berjalan," ungkapnya kemudian
Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan generasi baru pengemudi profesional dan kompeten. Sehingga dapat secara signifikan mengurangi faktor kesalahan manusia sebagai penyebab utama kecelakaan di jalan raya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Desember 2025, 14:40 WIB
05 Desember 2025, 20:05 WIB
29 November 2025, 11:00 WIB
29 November 2025, 09:00 WIB
26 November 2025, 17:00 WIB
Terkini
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat
13 Desember 2025, 17:41 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung digelar di Sulawesi Utara, berbagai komunitas otomotif ikut meramaikan
13 Desember 2025, 13:00 WIB
Ducati Indonesia menyiapkan program potongan harga di penghujung 2025, nominalnya tembus Rp 200 juta
13 Desember 2025, 11:00 WIB
Cicido hadir menawarkan aksesoris untuk meningkatkan kenyamanan berkendara saat libur Natal dan tahun baru 2025