Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Truk bermuatan kardus yang menjadi penyebab kecelakaan di Tol Cipularang KM 92 diduga mengalami rem blong
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tabrakan beruntun melibatkan truk dan kendaraan roda empat kembali terjadi. Kali ini di Tol Cipularang KM 92 pada Senin (11/11) sore.
Dalam video yang diterima KatadataOTO, memperlihatkan sebuah truk melaju di lajur paling kanan. Kemudian jalan terlihat basah serta masih diguyur hujan.
Tak berselang lama terdapat antrean kendaraan yang berhenti karena jalan macet. Namun seketika truk bermuatan kardus tersebut menabrak semua mobil berada di depannya.
Alhasil belasan kendaraan mengalami ringsek akibat tertabrak. Sementara itu puluhan orang luka-luka.
Dengan rincian 23 orang luka ringan serta empat luka berat. Terakhir satu meninggal dunia akibat insiden kemarin sore.
Diduga kecelakaan di Tol Cipularang KM 92 tersebut disebabkan karena ada masalah pada bagian pengereman truk.
“Berdasarkan video (yang beredar) ada kemungkinan rem bermasalah. Bisa blong atau Paver Lock,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO.
Menurut Sony kondisi tersebut cukup bahaya. Sebab sopir hanya punya waktu kurang dari lima detik buat menghentikan kendaraan.
Apalagi truk itu membawa muatan cukup berat. Sehingga akan sangat sulit mengendalikan lajunya.
“Terlihat dari kecepatannya yang tidak melambat,” lanjut Sony.
Kemudian dia menjelaskan bahwa kondisi medan di Tol Cipularang KM 92 juga menjadi salah satu faktor membuat kecelakaan.
Hal itu karena kontur jalan yang menurun di sana. Jadi kendaraan-kendaraan berat sulit untuk berhenti.
“Kondisi turunan, agak susah (berhenti) karena momentumnya besar,” pungkas dia.
Memang dugaan kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 masih didalami. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan.
Akan tetapi Jasa Marga menduga truk mengalami rem blong. Sehingga menabrak belasan mobil di depannya.
“Jadi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan serta menabrak mobil,” tulis Jasa Marga dalam keterangan resmi.
Sebagai informasi, sebelumnya sejumlah mobil tampak ringsek dan saling bertumpuk. Bahkan ada satu kendaraan roda empat berkelir hitam terbalik di arah berlawanan.
Lalu beberapa orang sedang dievakuasi keluar dari kendaraan. Kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan tim medis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
21 Februari 2026, 19:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna