Rem Blong Diduga Biang Kerok Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92

Truk bermuatan kardus yang menjadi penyebab kecelakaan di Tol Cipularang KM 92 diduga mengalami rem blong

Rem Blong Diduga Biang Kerok Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 12 November 2024 | 08:00 WIB

KatadataOTO – Tabrakan beruntun melibatkan truk dan kendaraan roda empat kembali terjadi. Kali ini di Tol Cipularang KM 92 pada Senin (11/11) sore.

Dalam video yang diterima KatadataOTO, memperlihatkan sebuah truk melaju di lajur paling kanan. Kemudian jalan terlihat basah serta masih diguyur hujan.

Tak berselang lama terdapat antrean kendaraan yang berhenti karena jalan macet. Namun seketika truk bermuatan kardus tersebut menabrak semua mobil berada di depannya.

Alhasil belasan kendaraan mengalami ringsek akibat tertabrak. Sementara itu puluhan orang luka-luka.

Kecelakaan Tol Purbaleunyi
Photo : X/mazzini_gsp

Dengan rincian 23 orang luka ringan serta empat luka berat. Terakhir satu meninggal dunia akibat insiden kemarin sore.

Diduga kecelakaan di Tol Cipularang KM 92 tersebut disebabkan karena ada masalah pada bagian pengereman truk.

“Berdasarkan video (yang beredar) ada kemungkinan rem bermasalah. Bisa blong atau Paver Lock,” ungkap Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO.

Menurut Sony kondisi tersebut cukup bahaya. Sebab sopir hanya punya waktu kurang dari lima detik buat menghentikan kendaraan.

Apalagi truk itu membawa muatan cukup berat. Sehingga akan sangat sulit mengendalikan lajunya.

“Terlihat dari kecepatannya yang tidak melambat,” lanjut Sony.

Kemudian dia menjelaskan bahwa kondisi medan di Tol Cipularang KM 92 juga menjadi salah satu faktor membuat kecelakaan.

Hal itu karena kontur jalan yang menurun di sana. Jadi kendaraan-kendaraan berat sulit untuk berhenti.

“Kondisi turunan, agak susah (berhenti) karena momentumnya besar,” pungkas dia.

Memang dugaan kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 masih didalami. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan.

Akan tetapi Jasa Marga menduga truk mengalami rem blong. Sehingga menabrak belasan mobil di depannya.

“Jadi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan serta menabrak mobil,” tulis Jasa Marga dalam keterangan resmi.

Ada Kecelakaan di Tol Purbaleunyi, Lalu Lintas Dialihkan
Photo : Tangkapan Layar

Sebagai informasi, sebelumnya sejumlah mobil tampak ringsek dan saling bertumpuk. Bahkan ada satu kendaraan roda empat berkelir hitam terbalik di arah berlawanan.

Lalu beberapa orang sedang dievakuasi keluar dari kendaraan. Kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan tim medis.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung