20 Mobil Terlaris Februari 2026, BYD Atto 1 Unggul
16 Maret 2026, 17:08 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD Motor Indonesia berkomitmen untuk menjaga harga jual mobil listrik mereka buat konsumen Tanah Air, meskipun saat ini insentif Electric Vehicle (EV) impor dihentikan.
Perlu diketahui BYD saat ini memiliki kewajiban untuk merakit mobil listrik sesuai dengan jumlah impor yang telah terjual secara retail di dalam negeri.
Sempat ada dugaan bahwa harga mobil listrik BYD termasuk model termurah mereka, Atto 1 bakal naik pesat pasca insentif disetop.
Apalagi unitnya berpeluang masih berstatus Completely Built Up (CBU) alias impor utuh dari Cina.
Menanggapi hal tersebut, pihak BYD menegaskan harga BYD Atto 1 dan lini mobil listrik mereka yang lain masih akan dijual dengan banderol itu.
“Sampai saat ini, kita masih menggunakan harga yang sama seperti tahun lalu. Belum ada perubahan, walaupun kita sedang dalam proses kalkulasi,” kata Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di sela IIMS 2026, belum lama ini.
Memang sempat ada kenaikan harga BYD Atto 1 tipe terendah, sebelumnya debut dengan banderol Rp 195 jutaan on the road Jakarta.
Tidak lama setelah peluncurannya ada penyesuaian menjadi Rp 199 juta. Di 2026, angkanya belum berubah lagi.
Luther menegaskan meskipun tanpa insentif BYD meyakini lini kendaraan listrik mereka tetap diminati konsumen karena kualitasnya.
“Sehingga ada insentif ataupun tidak, kami percaya diri dengan produk yang kita miliki,” tegas Luther.
Dia tidak menampik, sinyal positif pertumbuhan penjualan mobil baru perlahan terlihat di awal 2026.
“Mudah-mudahan BYD bisa mempertahankan level penerimaan yang diinginkan oleh konsumen, berbanding dengan produknya,” ucap Luther.
Sekadar informasi, BYD menawarkan berbagai lini mobil listrik mulai dari hatchback Dolphin, SUV Atto 3 dan Sealion 7, sedan Seal, MPV M6 sampai city car BYD Atto 1.
Atto 1 sempat menjadi tulang punggung penjualan BYD saat awal peluncuran dan disalurkan ke diler sampai lebih dari 9.000 unit.
Kehadiran BYD Atto 1 bahkan dinilai berpotensi merusak pasar Low Cost Green Car (LCGC) yang mengincar konsumen entry level.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 17:08 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 09:00 WIB
13 Maret 2026, 22:42 WIB
12 Maret 2026, 08:43 WIB
Terkini
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan meski pemerintah tengah menerapkan Work From Anywhere
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara mengurus dokumen, SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda hari ini
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak persyaratan dan biaya untuk mendapatkannya
25 Maret 2026, 17:40 WIB
Sistem one way nasional resmi dihentikan kepolisian dengan melandainya arus balik yang melintas di jalan tol
25 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda Februari 2026 berhasil mengalami kenaikan tipis dibandingkan pencapaian pada bulan lalu
25 Maret 2026, 09:00 WIB
Para rider Aprilia Racing dan Ducati Corse diprediksi akan bertarung sengit pada ajang MotoGP Amerika 2026
25 Maret 2026, 07:32 WIB
Suzuki catat kenaikan penjualan retail sebesar 64 persen di Februari 2026, fleet menjadi kontributor utama