Marc Marquez Merasa Bosan Bermusuhan dengan Valentino Rossi
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Polisi gelar rekayasa lalu lintas saat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2024 khususnya ketika Presiden melintas
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat akan lakukan rekayasa lalu lintas saat MotoGP Mandalika 2024. Langkah itu diambil untuk menghindari terjadinya kepadatan mengingat banyaknya penonton yang hadir.
Rekayasa lalu lintas akan difokuskan pada lima pintu masuk pulau Lombok yang biasanya padat menjelang penyelenggaraan. Mulai dari Pelabuhan Kayangan, Bangsal, Lembar, Gili Mas serta Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.
Pembatasan nantinya akan lebih diperketat lagi ketika Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo Subianto datang pada 29 September 2024.
“Tidak ada penutupan jalan saat kedatangan presiden datang. Hanya ketika melintas saja ada pengalihan sementara,” ungkap Kombes Pol. Romadhoni Sutardjo, Direktur Lalu Lintas Polda NTB.
Selain itu, rekayasa lalu lintas yang dilakukan adalah dengan menerapkan contraflow agar arus kendaraan lebih lancar.
“Tidak ada Contraflow untuk kedatangan seperti 2023. Kami hanya melakukannya saat kepulangan karena pergerakan kendaraan cukup tinggi," ujarnya.
Dari hasil pemetaan situasi, Polda NTB memprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas namun tidak menimbulkan kemacetan. Tapi untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, mereka telah mendirikan pos pengamanan (pospam) di setiap titik pintu masuk sirkuit.
Mereka juga telah menempatkan pos penyekatan guna mengatur pergerakan arus lalu lintas. Lokasi ada di Bundaran BIZAM, Bundaran Mong, dan Bundaran Tri Putri
"Penonton yang membawa kendaraan namun tidak memiliki stiker tidak boleh melintas khususnya di pos sekat. Kalau punya stiker kami kasih akses tapi hanya untuk lewat," ujarnya.
Perlu diketahui bahwa MotoGP Mandalika 2024 diperkirakan bakal berlangsung dalam kondisi hujan. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca tersebut bakal berlangsung pada 21 hingga 30 September.
Berdasarkan laporannya, mereka melihat ada potensi hujan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kategori sedang di sebagian wilayah. Mulai dari Kota Mataram, Lombok Barat bagian utara, Lombok Tengah bagian utara, Sumbawa Barat dan sebagian Kabupaten Sumbawa bagian barat.
"Ada peluang hujan di akhir September 2024," ungkap Angga Permana, Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 18:00 WIB
17 November 2025, 22:00 WIB
16 November 2025, 21:24 WIB
15 November 2025, 07:00 WIB
14 November 2025, 19:00 WIB
Terkini
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama
06 Desember 2025, 13:00 WIB
Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif
06 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet