Usulan Pencabutan SIM Pengendara yang Merokok Dinilai Tak Efektif
13 Januari 2026, 09:00 WIB
Polda Metro Jaya tidak 92.300 pengendara saat Operasi Zebra 2024 yang berlangsung pada 14 hingga 27 Oktober
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polda Metro Jaya tidak 92.300 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas saat pelaksanaan Operasi Zebra 2024. Jumlah itu meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan di tahun lalu sebanyak 2.402 penindakan.
Namun perlu diingat bahwa pada Operasi Zebra 2023 tidak ada penilangan manual serta jumlah kamera E-TLE masih terbatas. Sementara penyelenggaraan tahun ini seluruh pengawasan ditingkatkan secara signifikan sehingga pengawasan menjadi lebih ketat dan optimal.
"Untuk jumlah penindakan sebanyak 92.300. Khusus tilang menggunakan kamera elektronik (E-TLE) sebanyak 65.859 perkara," ungkap Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya dilansir Antara.
Kemudian sisanya, Ade Ary menjelaskan terdapat sebanyak 26.441 perkara yang ditindak melalui teguran.
Ia pun menambahkan bahwa dari jumlah tersebut, 36.270 diantaranya dilakukan oleh pengguna sepeda motor. Pelanggar kebanyakan tidak menggunakan helm saat melintas di jalan.
"Tidak menggunakan helm SNI sebanyak 21.500 kasus, melawan arus 8.518 dan melanggar marka jalan 6.252, " tambahnya.
Sementara untuk roda empat ada 29.589 pelanggaran berhasil terjaring. Tidak menggunakan sabuk keselamatan menjadi kasus paling banyak yaitu mencapai 29.016 kasus.
Kemudian menggunakan handphone saat berkendara ada 570 kasus dan penyalahgunaan tanda nomor kendaraan bermotor diplomatik sebanyak tiga kejadian.
Angka kecelakaan lalu lintas pada Operasi Zebra 2024 juga tercatat mengalami peningkatan. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, dalam 14 hari pengawasan ada 164 insiden.
Jumlah itu naik 22,4 persen dibanding penyelenggaraan tahun lalu yang hanya 134 kasus.
"Dari angka kecelakaan tersebut ada 12 korban meninggal dunia. Ada penurunan dibanding tahun lalu yang mencapai 14 jiwa," terang Ade Ary.
Dari 164 kasus kecelakaan selama Operasi Zebra Jaya 2024, 16 orang mengalami luka berat dan 174 orang luka ringan.
"Untuk kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 184,3 juta," pungkasnya.
Meski Operasi Zebra telah berakhir diharapkan masyarakat tetap mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama. Pasalnya kebanyakan kecelakaan diawali oleh adanya pelanggaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 09:00 WIB
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 15:00 WIB
28 November 2025, 06:00 WIB
Terkini
01 Agustus 2026, 08:00 WIB
Jaecoo memperkenalkan fitur SIVP untuk pertama kalinya di Indonesia serta diimplementasikan di J7 SIVP
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
Hyundai luncurkan deretan kendaraan elektrifikasi mulai Hyundai Staria EV, Ioniq 9 hingga Neira Prototype
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Toyota Indonesia menawarkan beragam solusi teknologi kendaraan-kendaraan mulai ICE, HEV, BEV hingga FFV
31 Juli 2026, 19:23 WIB
BMW meramaikan pasar mobil listrik dengan memasarkan iX3 untuk para konsumen mereka di ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 19:21 WIB
V-KOOL varian terbaru di GIIAS 2026 untuk menyasar konsumen yang menginginkan perlindungan lebih pada mobil
31 Juli 2026, 16:58 WIB
Alva berhasil membuktikan kualitas produk dan terus meningkatkan layanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen
31 Juli 2026, 16:29 WIB
Alva meluncurkan porgram AIPRO dan Care untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal di GIIAS
31 Juli 2026, 16:24 WIB
BMW Motorrad menggoda pada penggemar moge di GIIAS 2026 dengan menghadirkan dua produk baru sekaligus