Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya tidak 92.300 pengendara saat Operasi Zebra 2024 yang berlangsung pada 14 hingga 27 Oktober
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polda Metro Jaya tidak 92.300 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas saat pelaksanaan Operasi Zebra 2024. Jumlah itu meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan di tahun lalu sebanyak 2.402 penindakan.
Namun perlu diingat bahwa pada Operasi Zebra 2023 tidak ada penilangan manual serta jumlah kamera E-TLE masih terbatas. Sementara penyelenggaraan tahun ini seluruh pengawasan ditingkatkan secara signifikan sehingga pengawasan menjadi lebih ketat dan optimal.
"Untuk jumlah penindakan sebanyak 92.300. Khusus tilang menggunakan kamera elektronik (E-TLE) sebanyak 65.859 perkara," ungkap Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya dilansir Antara.
Kemudian sisanya, Ade Ary menjelaskan terdapat sebanyak 26.441 perkara yang ditindak melalui teguran.
Ia pun menambahkan bahwa dari jumlah tersebut, 36.270 diantaranya dilakukan oleh pengguna sepeda motor. Pelanggar kebanyakan tidak menggunakan helm saat melintas di jalan.
"Tidak menggunakan helm SNI sebanyak 21.500 kasus, melawan arus 8.518 dan melanggar marka jalan 6.252, " tambahnya.
Sementara untuk roda empat ada 29.589 pelanggaran berhasil terjaring. Tidak menggunakan sabuk keselamatan menjadi kasus paling banyak yaitu mencapai 29.016 kasus.
Kemudian menggunakan handphone saat berkendara ada 570 kasus dan penyalahgunaan tanda nomor kendaraan bermotor diplomatik sebanyak tiga kejadian.
Angka kecelakaan lalu lintas pada Operasi Zebra 2024 juga tercatat mengalami peningkatan. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, dalam 14 hari pengawasan ada 164 insiden.
Jumlah itu naik 22,4 persen dibanding penyelenggaraan tahun lalu yang hanya 134 kasus.
"Dari angka kecelakaan tersebut ada 12 korban meninggal dunia. Ada penurunan dibanding tahun lalu yang mencapai 14 jiwa," terang Ade Ary.
Dari 164 kasus kecelakaan selama Operasi Zebra Jaya 2024, 16 orang mengalami luka berat dan 174 orang luka ringan.
"Untuk kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 184,3 juta," pungkasnya.
Meski Operasi Zebra telah berakhir diharapkan masyarakat tetap mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama. Pasalnya kebanyakan kecelakaan diawali oleh adanya pelanggaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 15:00 WIB
28 November 2025, 06:00 WIB
24 November 2025, 06:00 WIB
18 November 2025, 22:30 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV