Usulan Pencabutan SIM Pengendara yang Merokok Dinilai Tak Efektif
13 Januari 2026, 09:00 WIB
Kepolisian resmi menghentikan pengiriman surat tilang lewat WhatsApp karena harus mendapat pengujian
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kepolisian tengah melakukan uji keamanan sistem baru pengiriman surat tilang lewat WhatsApp. Langkah ini untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang menyalahgunakan program tersebut.
Oleh sebab itu Sistem Cakra Presisi milik Polda Metro Jaya dihentikan sementara. Padahal terobosan yang berfungsi untuk mengirim notifikasi tilang melalui SMS, WhatsApp dan e-mail kepada pelanggar dinilai memiliki banyak keunggulan.
“Kemarin kami sudah panggil tim dari Polda Metro Jaya guna memaparkan sistem baru ini. Kesimpulannya untuk sementara sistem tersebut dihentikan agar melakukan asesmen terlebih dahulu," kata Irjen Pol. Aan Suhanan, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri dilansir dari Antara (09/05).
Menurutnya asesmen berguna mengumpulkan dan mengelola informasi untuk mengetahui kebutuhan. Selain itu harus juga dilakukan penetrasi test atau pentest.
Pentest adalah proses menguji keamanan suatu sistem jaringan komputer dengan cara melakukan simulasi nyata.
“Pentest dilakukan guna memastikan keamanannya sehingga sistem ini bisa dipenetrasi oleh siapa pun,” ujarnya.
Apabila hasil asesmen dan pentest dinyatakan lulus baru bisa diterapkan secara nasional di seluruh Polda di Indonesia.
“Tapi kalau tidak lulus asesmen dan pentest akan kami perbaiki lagi,” tegas Aan.
Dirinya pun tidak memberi batas waktu kapan asesmen dan pentest selesai dilaksanakan. Namun ia memastikan bahwa tahun ini akan diketahui hasilnya.
"Kapan waktunya Komisi TIK Polri yang bisa menentukan, mudah-mudahan tahun ini. Sehingga masyarakat ada kepastian," ujarnya.
Selama masa pengujian maka pengiriman surat tilang masih berlaku cara lama, yakni melalui PT Pos Indonesia.
Perlu diketahui bahwa sebelumnya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan inovasi bernama Sistem Cakra Presisi.
Berdasarkan unggahan akun X resmi @tmcpoldametro Sistem Cakra Presisi adalah sistem terbaru yang digunakan oleh Ditlantas untuk mengirimkan notifikasi tilang melalui SMS, WhatsApp dan e-mail kepada pelanggar.
Sistem ini membuat penegakan hukum lalu lintas jadi lebih efisien karena pemberitahuan langsung dikirimkan pada hari yang sama saat terjadinya pelanggaran. Bahkan surat konfirmasi tilang bakal dilengkapi foto hingga waktu pelanggaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 09:00 WIB
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
18 November 2025, 22:30 WIB
25 Oktober 2025, 09:00 WIB
Terkini
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat