Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Polisi tegaskan pengemudi Lamborghini yang alami insiden di tol Serpong akan diperiksa dan terancam kena sanksi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akhirnya buka suara terkait kecelakaan yang menimpa Lamborghini Murcielago di Tol Tangerang pada Minggu (17/8). Mereka mengungkap bahwa insiden tersebut disebabkan oleh pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya dan berpotensi dikenai sanksi.
Dilansir Antara, Lamborghini Murcielago bernomor polisi D 1357 QGK tersebut dikendarai oleh ES (37). Ketika itu ia sedang melaju dari arah Benda ke Serpong. Namun ketika sampai di Tol Jakarta–Kunciran, tepatnya KM 15.200, dirinya kehilangan kendali.
Mobil yang semula berada di lajur paling kanan pun langsung belok kiri dan menabrak pembatas jalan.
"Kemudian menabrak guardrail di sisi kiri, lalu banting setir ke kanan hingga menabrak pembatas jalan. Maka terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat mobil Lamborghini tersebut mengalami kerusakan,” ungkap AKBP Ojo Ruslani, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun ada kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena mobil mengalami kerusakan cukup parah.
Tak hanya itu, pengemudi juga harus bertanggung jawab atas kerusakan akibat terjadinya kecelakaan.
"ES akan dipanggil untuk diklarifikasi terkait kecelakaan tersebut. Sanksinya membayar kerusakan jalan ke pengelola tol," tutur Ojo.
Tak hanya itu, bila ternyata surat-surat kendaraan tidak lengkap, maka pengemudi juga akan dikenai sanksi tilang.
Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan tetap mendapat perhatian. Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengungkap bahwa supercar selalu identik dengan kecepatan dan itu memengaruhi psikologi pengemudi.
Hal ini membuat pengemudi kendaraan ingin terlihat lebih dibanding pengendara lain. Akibatnya, gaya berkendaranya pun mengalami perubahan.
"Memang dimensi, harga, brand, suara kendaraan, dan profil dari satu mobil kadang bisa memengaruhi psikologis,” ungkapnya.
Padahal setiap pengendara harus mengutamakan keselamatan. Selain itu, pengemudi juga harus mengutamakan etika berlalu lintas guna menekan risiko kecelakaan.
“Kalau di jalan itu bukan (mengandalkan) keterampilan, tetapi pengetahuan yang mencakup attitude," pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 06:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 06:00 WIB
25 Maret 2026, 06:00 WIB
Terkini
29 Maret 2026, 16:08 WIB
Mobil listrik Denza Z bakal mengisi kelas yang sama dengan Porsche 911, gandeng Daniel Craig untuk promosinya
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Kecelakaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 diklaim mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan