Pengamat Ungkit Lagi Wacana Mobil Pedesaan untuk Dorong Penjualan

Guna mendorong penjualan mobil terkhusus di luar pulau Jawa, pengamat ungkit kembali wacana mobil pedesaan

Pengamat Ungkit Lagi Wacana Mobil Pedesaan untuk Dorong Penjualan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Selain pemberian insentif dari pemerintah, ada beberapa langkah lain bisa dilakukan produsen otomotif guna mendongkrak penjualan domestik. Salah satunya adalah memperkenalkan mobil murah, kelasnya ada di bawah LCGC (Low Cost Green Car).

Mundur ke 2017 sempat ada wacana pengembangan mobil pedesaan disesuaikan kebutuhan konsumen luar pulau Jawa. Beberapa unitnya dipamerkan di gelaran IIMS 2017 (Indonesia International Motor Show).

Mobil pedesaan harus merupakan buatan Indonesia, dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat khususnya konsumen di sektor pertanian dan perkebunan. 

Prototipe yang dikembangkan oleh Kemenperin (Kementerian Perindustrian) beberapa tahun silam juga menjadi wadah tenaga kerja dalam negeri ikut ambil bagian membangun mobil pedesaan.

Pengamat ungkit wacana mobil pedesaan
Photo : Kemenperin

Bicara soal harga saat itu nilainya sekitar Rp 50 juta sampai Rp 70 juta, diklaim relatif terjangkau buat konsumen sasaran di kawasan pedesaan.

Hanya saja saat ini yang sukses terealisasikan adalah program insentif LCGC (Low Cost Green Car). Kebijakan itu dinilai berhasil mendorong penjualan karena tawarkan lini mobil dengan banderol di bawah Rp 200 jutaan.

Namun keberadaan mobil murah yang harganya jauh lebih terjangkau masih tetap dibutuhkan, jika pemerintah ingin mendongkrak angka penjualan mobil domestik.

Apalagi melihat animo di daerah cukup tinggi, terlihat dari rasio kepemilikan berdasarkan hasil riset LPEM UI (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia).

Riyanto, Pengamat Otomotif LPEM UI menjelaskan mobil murah bisa jadi satu inovasi produsen untuk tawarkan lebih banyak lini kendaraan pembeli di luar pulau Jawa.

Menurut dia fitur-fitur pada mobil keluaran teranyar sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan oleh masyarakat daerah, mayoritas pergerakannya di area pedesaan ataupun perkebunan seperti di kawasan Sumatera.

"Kira-kira kalau masyarakat di desa kita pakai atau tidak? Jadi di pedesaan itu paling sederhana misal perkebunan, sepertinya tidak perlu fitur sedikit-sedikit berbunyi," kata Riyanto saat ditemui di kantor Kemenperin beberapa waktu lalu.

Riyanto menegaskan pentingnya penting buat produsen otomotif menyediakan suatu lini kendaraan didesain untuk kebutuhan masyarakat daerah yang masih perlu mobil untuk mobilitas sehari-hari.

Pengamat ungkit wacana mobil pedesaan
Photo : PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia

Konsumen kelompok atau kelas menengah ke atas dinilai masih mampu untuk membeli. Namun model tersebut tidak dapat menjangkau kelas di bawahnya.

"Sinyal, peringatan atau alarm tabrakan menambah (harga jual) mobil lumayan. Kalau tidak salah seperti Honda BR-V itu Rp 25 juta nilainya," ungkap Riyanto menutup perkataannya.


Terkini

otosport
AHRT

Dua Rider Astra Honda Racing Team Naik Podium di ARRC Motegi

Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan

mobil
Hyundai Staria Hybrid Terdaftar, Incar Pasar MPV yang Tumbuh

Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium

Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026

mobil
Pindad

Jawaban Pindad Soal Atap Mobil Maung Prabowo yang Bocor

Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan

mobil
Daihatsu

Pendaftaran Daihatsu National SMK Skill Contest ke-9 Dibuka

Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting

mobil
BYD M6 DM

Harga BYD M6 DM Mulai Rp 298 Juta, Bisa Tempuh 1.800 KM

BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya

mobil
MPMX

Upaya MPMX Berdayakan SDM Disabilitas di Indonesia

MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia

motor
Motul

Strategi Motul dan Ipone Edukasi Pentingnya Merawat Kendaraan

Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin

motor
TVS

TVS Tebar Diskon Hingga Rp 2 Juta dan Voucher Belanja di PRJ 2026

TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah