MPM Insurance Bertransformasi Lewat Nahkoda Baru

MPM Insurance resmi menunjuk jajaran direksi dan komisaris baru yang siap membawa perusahaan lebih maju

MPM Insurance Bertransformasi Lewat Nahkoda Baru

KatadataOTO – MPM Insurance siap memulai babak baru di industri asuransi umum. Hal ini ditandai dengan penunjukkan jajaran direksi anyar.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPM Insurance) pada 1 September 2025 resmi memiliki nahkoda baru.

Harapannya perubahan ini mampu membuat perusahaan semakin kompetitif. Sehingga bisa menjadi mitra perlindungan yang adaptif, inovatif dan relevan bagi kebutuhan pasar.

Adalah Wayan Pariama dan dipercaya sebagai President Director menggantikan Alexander H Setokusumo.

MPMInsurance
Photo : Istimewa

Wayan sendiri dikenal memiliki jam terbang tinggi di perusahaan asuransi. Terakhir dirinya menjadi pemimpin di PT Zurich Asuransi Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi jajaran manajemen terdahulu. Kini waktunya melanjutkan pekerjaan besar agar MPM Insurance bisa memperkuat posisi di industri asuransi umum,” ucap Wayan dalam siaran pers dikutip (21/09).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ingin MPM Insurance, dapat memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh mitra maupun nasabah.

Lalu Ellie Turjandi kini menjabat sebagai Finance Director. Ellie menggantikan Wahjudi Soediyanto.

Kemudian posisi Technical Director dan Marketing Director tetap dihuni muka lama yakni Stephanus Soelistio dan M.E. Poppy Panca Widiastuti.

MPM Insurance juga menyambut Darma Putera sebagai anggota Dewan Komisaris baru. Berbekal pengalaman lebih dari 18 tahun, beliau juga menjabat Vice President business Development & Investor Relations PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MXPX).

Darma sendiri dikenal di bidang pengembangan bisnis, strategi korporat, hubungan investor, keuangan dan manajemen risiko.

Langkah penyegaran jajaran direksi hingga komisaris diharapkan menjadi pijakan penting bagi perusahaan. Terutama untuk bisa melangkah lebih jauh, dengan memanfaatkan fondasi bisnis yang telah terbentuk.

MPMRent Hadirkan Fitur Baru untuk konsumen korporat
Photo : MPMRent

MPM Insurance sendiri belakang telah meraih capaian penting. Salah satunya mendapat rating A+ dari lembaga pemeringkat internasional.

Mereka juga meraih apresiasi sebagai Cedant Terbaik dalam hal pertumbuhan premi sesi tahun 2024.

Bahkan MPM Insurance juga dinobatkan sebagai Indonesia Best General Insurance 2025. Sebagai Implementing Effective Strategy to Create Positive Performance, dengan kategori General Insurance aset Rp 1 – 5 triliun.


Terkini

motor
Motor Baru

AISI Ungkap Faktor Pendukung Penjualan Sepeda Motor Tahun Ini

Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru

mobil
Penjualan BYD kalahkan Tesla

Kalahkan Tesla, BYD Jadi Produsen Mobil Listrik Terlaris di Dunia

Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pajero Generasi Terbaru Tampilannya Mirip Destinator

Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri