Tantangan Perusahaan Asuransi: Klaim Kerusakan EV Cenderung Mahal
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Asuransi alami tekanan akibat adanya penurunan penjualan kendaraan yang belakangan semakin terasa di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tekanan penjualan kendaraan baru diklaim ikut mempengaruhi jumlah polis baru yang masuk ke perusahaan asuransi. Semakin sedikit mobil terjual maka makin kecil pula permohonan baru masuk.
Pasalnya kebanyakan polis baru datang dari pelanggan yang melakukan pembelian kendaraan secara kredit.
“Seluruh perusahaan asuransi memiliki situasi serupa yaitu sangat tergantung dengan penjualan secara kredit. Karena memang sudah satu paket ketika membeli mobil,” ungkap Christian Suyoto, Deputy VP MV Marketing - New Account Development Asuransi Astra.
Sayangnya dirinya tidak menjelaskan secara detail sebesar apa penurunan yang mereka alami setelah adanya tekanan pada industri otomotif.
Meski demikian dirinya terus berupaya menjaga konsumen agar tetap melakukan pembaruan klaim ketika masa asuransinya telah habis. Dengan demikian diharapkan jumlah konsumen bisa bertahan.
“Memang masih jarang pelanggan memperpanjang masa asuransi kendaraannya. Karena umumnya hanya mereka pengalaman klaim saja yang melakukannya karena sudah sadar pentingnya sebuah proteksi,” ungkapnya.
Terlebih untuk kendaraan dengan usia lima tahu ke atas biasanya asuransi akan berhenti karena umumnya mobil sudah dijual oleh pemilik.
“Usia kendaraan milik pelanggan biasanya sampai lima tahun kemudian dijual dan membeli unit baru. Memang ada mobil berusia tua serta tetap diasuransi tetapi biasanya karena pelanggan telah merasakan manfaat polis,” tambahnya kemudian.
Beragam cara pun sudah dilakukan Asuransi Astra dan Garda Oto untuk memberi kesadaran pentingnya sebuah asuransi. Termasuk dengan memberi renewal notice sebelum masa berlaku habis.
“Kemudian layanan untuk klaim juga kami pastikan berjalan dengan baik sehingga diharapkan pelanggan merasa terpenuhi kebutuhannya,” terang Christian.
Mereka juga terus menambah jumlah bengkel rekanaan yang bisa memperbaiki kendaraan. Namun seluruh workshop tersebut harus memiliki standar baik sehingga tidak mengecewakan pelanggan.
“Kerena untuk menjadi bengkel rekanan Garda Oto memang tidak mudah. Fasilitasnya harusnya lengkap guna memastikan perbaikan bisa dilakukan sesuai standar,” ungkap Aufar Saskara, Kepala Cabang Asuransi Astra Batam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juni 2026, 11:00 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
28 Mei 2026, 12:08 WIB
12 Desember 2025, 17:00 WIB
12 September 2025, 17:14 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi