Mitsubishi Fuso Bawa Lini Truk Ramah Lingkungan di GIIAS 2024

Selain model elektrifikasi eCanter, Mitsubishi Fuso bawa lini truk ramah lingkungan didukung teknologi emisi Euro 4

Mitsubishi Fuso Bawa Lini Truk Ramah Lingkungan di GIIAS 2024
Serafina Ophelia

KatadataOTO – GIIAS 2024 diramaikan sejumlah lini kendaraan ramah lingkungan, tidak terkecuali dari sektor niaga termasuk dari PT KTB (Krama Yudha Tiga Berlian Motors).

Selain Fuso eCanter yang bertenaga listrik, turut hadir juga lini truk lain yang sudah dibekali teknologi emisi berstandar Euro 4. Sehingga lebih ramah lingkungan dan berkontribusi positif saat digunakan di jalan.

Untuk diketahui transportasi sendiri merupakan salah satu penyumbang polusi. Bicara kendaraan niaga, data dari Korlantas Polri menunjukan bahwa per Mei 2023 totalnya adalah 5.934.803 unit.

Kendaraan niaga juga memiliki dampak besar pada berbagai sektor mulai dari perekonomian, lingkungan dan kondisi jalan.

Fuso bawa lini truk ramah lingkungan
Photo : KatadataOTO

Oleh karena itu PT KTB mengungkapkan pentingnya inovasi teknologi kendaraan niaga sehingga bisa memberi dampak baik bagi pengguna jalan.

“Kami sebagai market leader di kendaraan komersil di Indonesia tentunya akan selalu dukung kebijakan-kebijakan dari pemerintah, salah satunya lewat penerapan teknologi Euro 4 di seluruh varian truk kami,” ucap Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT KTB di ICE BSD belum lama ini.

Fuso bawa lini truk ramah lingkungan tersebut pada gelaran GIIAS 2024. Misal mesin 4V21 pada Canter atau 6M60 di Fighter X dengan teknologi Common Rail, diklaim menghasilkan tenaga lebih maksimal dan torsi lebih tinggi.

Teknologi lain disematkan yakni Exhaust Gas Recirculation, Positive Crankcase Ventilation sampai Diesel Oxidation Catalyst Muffler yang diklaim bisa menurunkan kadar emisi Nitrogen Oxide.

Sehingga gas buang kendaraan dihasilkan lini truk Mitsubishi Fuso jadi lebih ramah lingkungan. 

Fuso bawa lini truk ramah lingkungan
Photo : KatadataOTO

Sekadar informasi Fuso eCanter yang ikut hadir di GIIAS 2024 juga menjadi salah satu upaya PT KTB mendukung regulasi emisi gas buang dari pemerintah.

“Fuso eCanter memiliki biaya operasional lebih efisien hingga angka 40 persen. Jumlah ini cukup signifikan bagi para pemilik bisnis,” ujar Bayu Aprizal, General Manager of Product Strategy Unit PT KTB.

Konsumen sudah bisa melihat lini truk ramah lingkungan dari Fuso selama gelaran GIIAS 2024. Pameran berlangsung di ICE BSD, Tangerang Selatan sampai 28 Juli.


Terkini

mobil
Test Drive GWM Tank 300 Diesel, Tak Sulit Libas Jalur Offroad

Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026

Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 September 2026 Masih Ada ETLE

Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 17 September 2026

Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa

otosport
MotoGP Austria 2026

Jadwal MotoGP Austria 2026: Pesta Marc Marquez Bisa Terganggu

Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti

news
SIM Mati

Aturan SIM Mati Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Ada Celah Pungli

Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru