Kumpul Sahabat Daihatsu Depok Dibuka, Wadah Kumpul Komunitas
21 Juni 2026, 21:00 WIB
Menurut Aznal penyebab kecelakaan bus rombongan siswa SMK Depok di Ciater, Subang diduga karena rem blong
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat mengalami kecelakaan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Kp. Palasari Ds. Palasari, Ciater, Subang pada Sabtu (11/5).
Menurut Aznal, Kepala Bagian Hukum dan Humas Setditjen Perhubungan Darat bus tersebut sedang melaju dari Bandung menuju ke Subang lalu menabrak kendaraan roda empat bernomor polisi D 1455 VCD.
“Kejadian pukul 18.45 WIB, bus tiba-tiba oleh ke arah kanan menabrak mobil serta sepeda motor yang berada di jalur berlawanan dan bahu jalan sehingga terguling,” ujar Aznal dalam keterangan resminya.
Lebih jauh Aznal menjelaskan bus berhenti ketika menghantam tiang di bahu jalan. Dia pun menduga penyebab kecelakaan bus rombongan siswa SMK Depok di Ciater karena masalah rem.
“Kecelakaan tersebut diduga karena adanya rem blong pada bus bernomor polisi AD 7524 OG,” dia menambahkan.
Sementara itu menurut informasi, terdapat lima kendaraan yang terlibat. Mulai dari tiga sepeda motor, satu mobil serta satu bus.
Aznal menjelaskan kalau pihaknya tengah melakukan pendalaman penyebab kecelakaan bus rombongan siswa SMK Depok di Ciater.
“Saat ini Ditjen Hubdat telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut,” pungkas Aznal.
Atas kejadian maut di atas Aznal menjelaskan kalau Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka.
Di sisi lain Irjen Akhmad Wiyagus, Kapolda Jawa Barat menyampaikan kalau korban meninggal akibat kecelakaan bus rombongan siswa SMK Depok di Ciater mencapai 11 orang.
Dari jumlah di atas 10 orang merupakan rombongan bus terdiri dari pelajar dan seorang guru SMK Lingga Kencana Depok.
Lalu satu orang lainnya adalah pengendara sepeda motor yang tercatat sebagai warga Cibogo, Subang, Jawa Barat.
Sedangkan korban luka-luka kini telah menjalani perawatan di Puskesmas Palasari Ciater maupun Puskesmas Jalancagak.
Sebagai informasi dua orang luka berat dirujuk ke RSUD Subang. Lalu 21 sisanya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan di Puskesmas Palasari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juni 2026, 21:00 WIB
16 September 2025, 12:00 WIB
15 Agustus 2025, 17:00 WIB
26 Desember 2024, 15:00 WIB
24 Desember 2024, 11:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan