OJK Bakal Tertibkan Praktik Matel dalam Kredit Macet Kendaraan
17 Desember 2025, 14:00 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Situasi di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan menjadi mencekam. Hal tersebut karena ada pengeroyokan dua mata elang (matel).
Kepolisian pun membongkar dugaan penyebab awal tragedi pemukulan yang terjadi pada Kamis (11/12) sore.
“Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari adanya, istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor yang indikasinya belum bayar kredit,” ungkap Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Selatan di Antara.
Ary mengungkapkan, pemilik kendaraan sampai dengan saat ini belum menerima uang sepeser pun. Jadi ia mengerahkan dua orang untuk menagih.
Akan tetapi dua orang yang bertugas menagih utang kredit kendaraan macet, justru malah dikeroyok hingga meninggal dua.
“Satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit,” Nicolas menambahkan.
Dalam peristiwa tersebut, kelompok dari dua korban itu meminta pertanggungjawaban. Sementara warga sekitar juga berharap agar pelaku pengeroyokan segera diserahkan ke polisi.
“Kami berusaha untuk mengamankan warga yang ada di sini. Supaya tidak ada kelompok tersebut karena mereka sudah berencana untuk mau membalas,” tegas Nicolas.
Sejumlah anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres, Polsek sampai Brimob diterjunkan untuk mengamankan area tersebut.
Selain itu, membantu menjaga serta berkoordinasi dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan.
Sebab ada sembilan kios serta enam motor yang dibakar akibat dua orang matel tewas di Kalibata. Kemudian satu mobil listrik juga turut dilahap si jago merah.
Kepolisian memperkirakan total kerugian akibat aksi pembakaran kemarin mencapai Rp 273 juta.
Hingga saat ini kepolisian masih mengejar pelaku pengeroyokan matel di Kalibata. Lalu memburu perusak di area depan Taman Makam Pahlawan.
“Masih dalam lidik, kita masih melakukan penyelidikan,” pungkas Nicolas.
Sampai Jumat pagi, kepolisian mendirikan pos penjagaan. Mereka memastikan agar tidak ada bentrokan susulan.
Sehingga diharapkan, dapat membuat masyarakat di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) merasa lebih aman lagi.
Kemudian masyarakat tidak perlu khawatir. Lalu bisa melintasi jalanan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
“Pada intinya kita akan berusaha keras untuk menangani dua perkara ini. Pertama adalah penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia dan luka berat, kedua adalah kasus pengerusakan atau pembakaran,” Nicolas menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Desember 2025, 14:00 WIB
25 Juni 2025, 22:00 WIB
31 Januari 2025, 07:00 WIB
30 Januari 2025, 12:00 WIB
07 Oktober 2024, 14:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai