Cara Yamaha Manjakan Konsumen di Lebaran 2026, Tebar Banyak Promo
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Korlantas beri catatan terkait arus mudik Lebaran 2025 yang harus dibenahi agar perjalanan lebih nyaman di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap setidaknya ada tiga catatan dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran 2025. Semua harus menjadi perhatian agar pada musim mudik berikutnya bisa berjalan lebih baik.
Dilansir dari Antara, poin pertama yang menjadi perhatian adalah tata kelola moda transportasi. Hal ini penting karena bisa mendistribusikan kepadatan jadi lebih merata.
“Baik itu transportasi darat, laut, udara hingga kereta harus dipersiapkan secara matang,” tegasnya dilansir Antara (08/04).
Kemudian poin kedua adalah persiapan infrastruktur yang dibutuhkan dalam masa mudik Lebaran. Mulai dari jalan hingga pendukungnya seperti rest area harus menjadi perhatian.
“Kedua adalah tata kelola serta pengawasan tetap infrastruktur, baik itu infrastruktur jalan dan sebagainya. Semua harus dalam kondisi baik agar arus kendaraan bisa lebih lancar,” ujarnya kemudian.
Poin terakhir adalah persiapan manajemen rekayasa lalu lintas. Irjen Pol. Agus mengatakan bahwa pihaknya berencana bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendata jumlah masyarakat yang akan pergi mudik ke kampung halaman.
“Mungkin di Jakarta ada berapa masyarakat Jakarta yang mudik. Jadi mereka akan kami data sehingga pengelolaan arus mudik dan balik itu nanti betul-betul update,” tegas Irjen Pol. Agus.
Hal itu akan dilaksanakan secara beriringan dengan survei pendataan pergerakan masyarakat dan kendaraan.
Perlu diketahui bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan kepolisian dalam mendukung arus balik Lebaran 2025 seperti one way nasional sudah dihentikan hari ini (08/04) pukul 09.00 WIB.
Selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 pun jumlah kecelakaan diklaim mengalami penurunan 30 persen dibanding tahun lalu. Minimnya angka kecelakaan pun berdampak pada jumlah korban meninggal yang dinilai lebih sedikit dengan penurunan sebesar 47 persen dibanding tahun lalu.
Tak hanya itu, dibukanya sejumlah tol fungsional juga berdampak positif terhadap kemacetan lalu lintas. Hal ini karena kepadatan bisa didistribusikan lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Maret 2026, 10:00 WIB
27 Februari 2026, 14:00 WIB
27 Februari 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 11:00 WIB
27 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD