Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Korlantas beri catatan terkait arus mudik Lebaran 2025 yang harus dibenahi agar perjalanan lebih nyaman di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap setidaknya ada tiga catatan dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran 2025. Semua harus menjadi perhatian agar pada musim mudik berikutnya bisa berjalan lebih baik.
Dilansir dari Antara, poin pertama yang menjadi perhatian adalah tata kelola moda transportasi. Hal ini penting karena bisa mendistribusikan kepadatan jadi lebih merata.
“Baik itu transportasi darat, laut, udara hingga kereta harus dipersiapkan secara matang,” tegasnya dilansir Antara (08/04).
Kemudian poin kedua adalah persiapan infrastruktur yang dibutuhkan dalam masa mudik Lebaran. Mulai dari jalan hingga pendukungnya seperti rest area harus menjadi perhatian.
“Kedua adalah tata kelola serta pengawasan tetap infrastruktur, baik itu infrastruktur jalan dan sebagainya. Semua harus dalam kondisi baik agar arus kendaraan bisa lebih lancar,” ujarnya kemudian.
Poin terakhir adalah persiapan manajemen rekayasa lalu lintas. Irjen Pol. Agus mengatakan bahwa pihaknya berencana bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendata jumlah masyarakat yang akan pergi mudik ke kampung halaman.
“Mungkin di Jakarta ada berapa masyarakat Jakarta yang mudik. Jadi mereka akan kami data sehingga pengelolaan arus mudik dan balik itu nanti betul-betul update,” tegas Irjen Pol. Agus.
Hal itu akan dilaksanakan secara beriringan dengan survei pendataan pergerakan masyarakat dan kendaraan.
Perlu diketahui bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan kepolisian dalam mendukung arus balik Lebaran 2025 seperti one way nasional sudah dihentikan hari ini (08/04) pukul 09.00 WIB.
Selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 pun jumlah kecelakaan diklaim mengalami penurunan 30 persen dibanding tahun lalu. Minimnya angka kecelakaan pun berdampak pada jumlah korban meninggal yang dinilai lebih sedikit dengan penurunan sebesar 47 persen dibanding tahun lalu.
Tak hanya itu, dibukanya sejumlah tol fungsional juga berdampak positif terhadap kemacetan lalu lintas. Hal ini karena kepadatan bisa didistribusikan lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu