Ganjil Genap Jakarta 23 Januari 2026, Siap Sambut Akhir Pekan
23 Januari 2026, 06:00 WIB
Korlantas beri catatan terkait arus mudik Lebaran 2025 yang harus dibenahi agar perjalanan lebih nyaman di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap setidaknya ada tiga catatan dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran 2025. Semua harus menjadi perhatian agar pada musim mudik berikutnya bisa berjalan lebih baik.
Dilansir dari Antara, poin pertama yang menjadi perhatian adalah tata kelola moda transportasi. Hal ini penting karena bisa mendistribusikan kepadatan jadi lebih merata.
“Baik itu transportasi darat, laut, udara hingga kereta harus dipersiapkan secara matang,” tegasnya dilansir Antara (08/04).
Kemudian poin kedua adalah persiapan infrastruktur yang dibutuhkan dalam masa mudik Lebaran. Mulai dari jalan hingga pendukungnya seperti rest area harus menjadi perhatian.
“Kedua adalah tata kelola serta pengawasan tetap infrastruktur, baik itu infrastruktur jalan dan sebagainya. Semua harus dalam kondisi baik agar arus kendaraan bisa lebih lancar,” ujarnya kemudian.
Poin terakhir adalah persiapan manajemen rekayasa lalu lintas. Irjen Pol. Agus mengatakan bahwa pihaknya berencana bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendata jumlah masyarakat yang akan pergi mudik ke kampung halaman.
“Mungkin di Jakarta ada berapa masyarakat Jakarta yang mudik. Jadi mereka akan kami data sehingga pengelolaan arus mudik dan balik itu nanti betul-betul update,” tegas Irjen Pol. Agus.
Hal itu akan dilaksanakan secara beriringan dengan survei pendataan pergerakan masyarakat dan kendaraan.
Perlu diketahui bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan kepolisian dalam mendukung arus balik Lebaran 2025 seperti one way nasional sudah dihentikan hari ini (08/04) pukul 09.00 WIB.
Selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 pun jumlah kecelakaan diklaim mengalami penurunan 30 persen dibanding tahun lalu. Minimnya angka kecelakaan pun berdampak pada jumlah korban meninggal yang dinilai lebih sedikit dengan penurunan sebesar 47 persen dibanding tahun lalu.
Tak hanya itu, dibukanya sejumlah tol fungsional juga berdampak positif terhadap kemacetan lalu lintas. Hal ini karena kepadatan bisa didistribusikan lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 06:00 WIB
22 Januari 2026, 06:00 WIB
21 Januari 2026, 06:00 WIB
20 Januari 2026, 06:00 WIB
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Terkini
23 Januari 2026, 18:00 WIB
Pabrikan kendaraan asal Cina kini semakin beragam setelah Arista Group resmi membawa Farizon ke Tanah Air
23 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada empat pilihan kelir skutik Yamaha Grand Filano Hybrid untuk konsumen, harga mulai Rp 28,7 jutaan
23 Januari 2026, 16:41 WIB
Lepas L8 mengincar konsumen di segmen premium yang sedang mencari kendaraan tambahan, bukan mobil pertama
23 Januari 2026, 15:00 WIB
Penjualan merek mobil di segmen premium dipimpin BMW, berhasil mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke konsumen
23 Januari 2026, 14:00 WIB
Agar tetap bisa berlibur bersama keluarga, masyarakat bisa memperhatikan jadwal ganjil genap Puncak Bogor
23 Januari 2026, 13:14 WIB
Wuling Air ev terbukti masih dicintai banyak masyarakat di Tanah Air berkat sejumlah keunggulan yang diusung
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota mendominasi pasar ekspor kendaraan dari Tanah Air dengan menguasai 35,3 persen dari total market
23 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery menegaskan tetap ingin memiliki pabrik sendiri meski telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan manufaktur