Tanpa Insentif, Pabrikan Cina Bakal Fokus Jualan Mobil Hybrid
23 Februari 2026, 09:00 WIB
Maxus telah menyiapkan senjata buat bersaing dengan Denza serta Xpeng dalam kompetisi mobil listrik premium
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persaingan sengit mobil listrik Cina tidak hanya terjadi pada segmen bawah saja. Namun di kelas premium juga tidak kalah menarik.
Berbagai pabrikan dari Tiongkok turut memasarkan Electric Vehicle (EV) di segmen premium. Sebut saja Denza yang menjual Multi Purpose Vehicle (MPV) D9.
Tak ketinggalan ada juga Xpeng sebagai pendatang baru. Mereka telah meniagakan secara resmi X9 di Indonesia.
Kemudian Maxus turut meramaikan kompetisi. Manufaktur satu ini memasarkan Mifa 7 serta 9 buat konsumen di Tanah Air.
Maxus pun sangat percaya diri bisa bersaing dengan kompatriotnya, yakni Denza serta Xpeng. Lalu menggaet banyak konsumen.
“Saya rasa barang-barang premium antara brand satu dengan brand lain fiturnya mirip-mirip tidak beda jauh,” ungkap Yudhy Tan, Chief Operating Officer, PT Indomobil Energi Baru di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Menurut Yudy ada berbagai cara untuk bersaing di mobil listrik kelas premium. Paling utama dari segi pelayanan diberikan.
Dengan pelayanan maksimal ia menilai bisa meyakini calon pembeli buat memboyong Maxus Mifa 9 serta 7.
“Orang tidak akan berbicara soal diskon. Terpenting pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, karena kalau mereka sudah suka pasti beli,” tambah dia.
Yudhy pun mengaku kalau ia sering memberikan arahan kepada para tim serta tenaga penjual Maxus untuk melayani semaksimal mungkin.
Dengan begitu diharapkan semakin banyak masyarakat yang ingin menggunakan mobil listrik Maxus. Terutama buat berbagai kegiatan sehari-hari.
“Karena premuim kelas yang berbeda, uang bukan masalah,” Yudhy melanjutkan.
Di sisi lain demi memanjakan calon konsumen, Maxus berencana buat menambah diler di Indonesia. Sampai akhir 2025 nanti ditargetkan ada di sepuluh lokasi.
“(Nanti) ada di Medan, Batam juga Palembang. Kemudian Jakarta ada tambahan lokasi di Bintaro, TB Simatupang, PIK serta Kemayoran,” tutur dia.
Kemudian buat di Pulau Jawa Maxus ingin mendirikan diler di wilayah Yogyakarta, Semarang maupun Surabaya. Terakhir mereka juga mengincar Bali.
Sekadar mengingatkan pada GIIAS 2025, Maxus sempat menurunkan harga seluruh mobil listriknya. Untuk Mifa 7 dari semula Rp 799 jutaan menjadi Rp 740 juta.
Sementara banderol Maxus Mifa 9 adalah Rp 888 jutaan. Angka tersebut turun, sebab sebelumnya diniagakan Rp 1,099 milaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian coba memfasilitas kebutuhan pengendara di Kota Kembang, seperti menghadirkan SIM keliling Bandung
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta hanya dapat melayani prosedur perpanjangan SIM A dan C, simak syaratnya
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu
24 Februari 2026, 17:37 WIB
Modifikasi Harley-Davidson Road Glide ini hasil karya dari MWM Custom yang dipajang di IIMS 2026 lalu
24 Februari 2026, 16:28 WIB
Harga mulai Rp 200 jutaan, berikut rangkuman spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up yang bakal diimpor ke RI
24 Februari 2026, 15:10 WIB
Tata Yodha menjadi salah satu pikap yang akan diboyong Agrinas Pangan Nusantara untuk Koperasi Merah Putih
24 Februari 2026, 14:00 WIB
Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier