Automechanika Jakarta 2026 Dorong Industri Komponen Naik Kelas
24 September 2026, 21:22 WIB
Pendekatan lain di era elektrifikasi selain BEV, Indonesia dan Jepang lihat adanya potensi bioetanol di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia dan Jepang kerja sama dukung penurunan emisi kendaraan penurunan emisi kendaraan bisa dilakukan tidak terbatas pada penggunaan BEV (Battery Electric Vehicle) namun juga melihat potensi pada alternatif ramah lingkungan lain seperti bahan bakar biofuel.
Lini elektrifikasi atau xEV selain BEV mencakup Hybrid Electric Vehicle, Plug-in Hybrid Electric Vehicle, Fuel Cell serta kendaraan yang dapat mengonsumsi biofuel. Peningkatan efisiensi bahan bakar juga jadi bagian dari penurunan emisi.
Kemenperin (Kementerian Perindustrian) memiliki rencana pengembangan industri otomotif lewat kolaborasi strategis dengan berbagai pihak termasuk Kementerian Jepang.
Putu Juli Ardika, Plt. Direktur Jenderal ILMATE (Industri Logal, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika) ungkap bahwa METI (Ministry of Economy, Trade and Industry) Jepang menjadi rekan RI dalam mendorong netralitas karbon industri otomotif.
Hal ini sebelumnya diungkap pada 27 Juni 2024 di gelaran The 5th Automotive Dialogue Indonesia-Japan di Jakarta. Diskusi diharapkan bisa meningkatkan kerja sama strategis Indonesia dan Jepang terkhusus di sektor otomotif.
"Sebagai salah satu leader dalam industri otomotif di dunia, Jepang merupakan mitra utama dalam komitmen Indonesia terhadap pengembangan sektor otomotif terutama dalam mencapai netralitas karbon," ungkap Putu dalam siaran resmi, dikutip Sabtu (29/6).
Selain bio fuel, bioetanol juga disebut memiliki potensi besar mengingat sumber dayanya yang melimpah di Indonesia. Seperti disampaikan oleh Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM.
Ia menegaskan perlu pendekatan multi-pathways di industri otomotif lewat penggunaan biofuel, bioetanol, bioaftur dan free-bio-fuel lain termasuk hidrogen.
"Bioaftur di sektor industri pesawat terbang sudah sukses dalam uji coba 2,4 persen. Sekarang sedang dikaji tahun berapa dapat diterapkan, kemudian saat ini didiskusikan terkait roadmap-nya dengan Kemenko Marves dan Kemenperin," ucap Eniya.
Pengembangan kendaraan ramah lingkungan sebelumnya telah dilakukan oleh salah satu manufaktur asal Jepang yakni Toyota. Ada dua model mobil Flex-Fuel Technology diperkenalkan sebagai konsep.
Ada konversi Toyota Fortuner yang kompatibel menggunakan bioetanol serta konsep Corolla Cross hidrogen, jadi langkah pabrikan menunjukkan kesiapan mendukung penurunan emisi gas buang sebagai alternatif BEV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 September 2026, 21:22 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
23 Februari 2026, 15:00 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal