6 Merek Baru Siap Ramaikan Ajang GIIAS 2026, Mulai Akhir Juli
26 Mei 2026, 20:30 WIB
Kementerian Perindustrian yakin GIIAS 2025 bisa meningkatkan penjualan kendaraan yang sekarang penuh tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dipercaya bakal mendongkrak penjualan kendaraan di Tanah Air. Pasalnya dalam penyelenggaraan tersebut dipastikan banyak model baru diluncurkan dengan beragam promo menarik.
Tak mengerankan bila banyak orang menunggu pameran tersebut diselenggarakan ketimbang membeli di diler.
“GIIAS yang berlangsung akhir Juli akan semakin memeriahkan pasar dan menjadi peningkatan untuk industri otomotif,” ungkap Fasiol Riza, Wakil Menteri Perindustrian dilansir Antara (22/07).
Kehadiran pameran otomotif tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan rasio kepemilikan kendaraan di masyarakat. Menurutnya dari setiap 1.000 orang di Indonesia baru ada sekitar 99 mobil yang dimiliki.
“Indonesia tingkat kepemilikan mobilnya ini 99/1.000 penduduk, kita masih jauh dengan negara tetangga,” ucap dia.
Dengan masih minimnya kepemilikan kendaraan, menjadi peluang yang sangat terbuka buat para produsen otomotif di Tanah Air dalam menjajakan produk-produk mereka untuk konsumen di Indonesia.
Sebelumnya diberitakan bahwa GIIAS 2025 akan diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang. Pameran tersebut diklaim bakal menjadi pameran otomotif terbesar di dunia di luar Cina.
“GIIAS adalah pameran yang dianggap terbesar di dunia di luar China. Karena diikuti oleh lebih dari 50 brand dari berbagai negara,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo beberapa waktu lalu.
Secara total GIIAS 2025 akan diikuti lebih dari 55 merek kendaraan bermotor. Bahkan setidaknya ada 7 brand baru bergabung. Hal ini tentu bakal membuat masyarkat lebih banyak pilihan.
“Ada juga 7 brand yang baik dari otomotif maupun kendaraan bermotor, namun benar-benar baru di GIIAS ke-32,” tutur Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo.
Perlu diketahui bahwa penjualan mobil di Indonesia pada semester 1 2025 mengalami penurunan bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. Situasi ini tentu harus menjadi perhatian khusus buat para pelaku industri.
Berdasarkan data Gakindo, wholesales mobil di semester 1 2025 hanya sebesar 374.740 unit atau turun 35.280 unit (8,6 persen) dibanding tahun lalu. Ketika itu pengiriman dari pabrik ke diler adalah sebesar 410.020 unit.
Tekanan juga terasa di retailsales yang cuma mencatatkan angka 390.467 unit padahal di semester 1 2024 setidaknya ada 432.453 mobil dikirim ke pelanggan. Itu artinya terjadi penurunan 41.986 unit atau 9,7 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 20:30 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
16 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Februari 2026, 19:00 WIB
16 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
07 Juni 2026, 12:15 WIB
Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong
06 Juni 2026, 20:34 WIB
Marc Marquez finish dengan memukau di Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, naik podium bersama Pedro Acosta
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Ranggy menjelaskan bahwa Jetour T2 i-DM akan dipasarkan kepada konsumen di Tanah Air pada semester kedua 2026
06 Juni 2026, 18:08 WIB
PT Pertamina Lubricants bagikan 2.500 oli gratis untuk guru di DKI Jakarta, lengkap dengan servis tanpa biaya
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Tampilan desain eksterior Hyundai Ioniq yang dirancang untuk pasar Tiongkok terlihat unik dan futuristik
05 Juni 2026, 19:00 WIB
Martin menuturkan bahwa Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang harus dikalahkan di MotoGP Hungaria 2026
05 Juni 2026, 17:00 WIB
Harga Honda Super One di Jepang adalah Rp 300 jutaan, di Indonesia banderolnya diyakini tidak berbeda jauh
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah