Standardisasi Baterai Bisa Pikat Orang Beralih ke Motor Listrik

Tidak hanya insentif, kemudahan akses infrastruktur juga jadi daya tarik agar orang beralih ke motor listrik

Standardisasi Baterai Bisa Pikat Orang Beralih ke Motor Listrik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Selain harga, keterjangkauan infrastruktur kendaraan listrik jadi satu pertimbangan masyarakat sebelum membeli motor listrik.

Sayangnya belum semua baterai swap maupun stasiun pengisian daya motor listrik terstandar atau bisa digunakan berbagai jenis model.

Beberapa hanya bisa dipakai oleh model tertentu yang disiapkan oleh manufaktur kendaraan listrik tersebut.

Hal ini menjadi kendala baru buat konsumen Tanah Air. Karena akan sangat merepotkan apabila swap station dan stasiun pengisian daya ada dalam jumlah terbatas.

Motor Listrik Alva Diskon Jutaan Rupiah di PEVS 2025
Photo : KatadataOTO

Padahal motor listrik mulai banyak digunakan oleh ojek online yang tentu perlu mengisi daya atau swap baterai dalam jangka waktu tertentu.

“Ini di Indonesia kenyataannya, 52 brand semua berbeda-beda baterainya. Ukuran juga berbeda,” kata Prov. Dr. rer. nat. Evvy Kartini, Founder National Battery Research Institute di Jakarta belum lama ini.

Menurut Prof. Evvy, dengan adanya standardisasi baterai pemilik kendaraan bisa leluasa melakukan pengecasan maupun swap baterai di stasiun disediakan.

Perluasan jaringan swap dan stasiun pengisian juga disebut akan lebih mudah, cepat menjangkau berbagai daerah jika ada standar ditetapkan.

“Kalau itu terjadi saya yakin orang pasti berpindah ke (kendaraan berbasis) baterai,” ucap Prof. Evvy.

Pada mobil listrik, ekosistemnya sudah mulai berkembang. Sementara di sektor motor listrik khususnya yang menggunakan sistem swap, infrastrukturnya belum tersebar merata.

Kemudian diharapkan manufaktur bisa bantu sediakan stasiun pengisian daya lintas merek. Pengguna motor listrik brand lain cukup membayar uang administrasi tambahan.

“Sama (seperti ATM), Kartu Mandiri, masuk ke BRI bayar Rp 6.500. Dibuat sederhana saja, jadi investasinya tidak terlalu banyak,” tegas Prof. Evvy.

Dua Motor Listrik Konsep Honda Goda Pengunjung IIMS 2025
Photo : KatadataOTO

Dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu, Kemenperin (Kementerian Perindustrian) telah mengungkapkan niat untuk mencanangkan aturan standardisasi baterai motor listrik.

“Dengan ada standarisasi baterai listrik kami berharap ada banyak investor yang mau berinvestasi. Kemudian dari sisi konsumennya lebih mudah melakukan swap atau shifting,” ungkap Febri Hendri Antoni Arif, Juru Bicara Kemenperin.

Tak hanya memudahkan konsumen, standardisasi baterai diklaim bisa mendorong pelaku industri baterai dalam negeri semakin berkembang.


Terkini

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi

mobil
Baterai Mobil Listrik

BYD Bakal Produksi Blade Baterai Generasi Kedua di Subang

Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan

mobil
Wuling Aira ev

10 Merek Mobil Cina Terlaris September 2026: Wuling Bertumbuh

BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026

mobil
BYD

Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru

Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama

news
Asuransi Astra

70 Tahun Asuransi Astra, Evolusi Perlindungan di Era Digital

Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga

mobil
GIIAS Makassar 2026

GIIAS Makassar 2026 Siap Digelar, Empat Merek Hadir Perdana

Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen

mobil
BYD

BYD Atto 2 Sudah Masuk di Indonesia, Segera Dipasarkan

Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia