Kepolisian Imbau Masyarakat Hindari Jalur Puncak II Saat Mudik

Jalur Puncak II dinyatakan kurang layak untuk jadikan sebagai rute alternatif oleh kepolisian kondisinya berbahaya

Kepolisian Imbau Masyarakat Hindari Jalur Puncak II Saat Mudik
Adi Hidayat

KatadataOTO – Selama ini jalur Puncak II telah menjadi salah satu rute alternatif masyarakat yang ingin menuju kawasa Puncak. Meski terbilang memutar dibanding jalan utama, kemacetannya terbilang lebih ringan.

Namun Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat tidak merekomendasikan jalur Puncak II dijadikan sebagai pilihan alternatif pada mudik Lebaran kali ini. Mereka menilai di rute tersebut ada banyak kerusakan dan minim rambu lalu lintas serta lampu penerangan.

“Jalur Puncak II sudah disurvei dan tidak direkomendasikan untuk jalur alternatif saat mudik karena berbagai pertimbangan. Mulai dari banyaknya kerusakan, sempitnya ruas jalan hanya adanya titik rawan longsor,” ungkap AKP Hardian Ardianto, Kasatlantas Polres Cianjur dilansir Antara (17/03).

Selain jalur Puncak II, pihaknya juga sudah melakukan survei di beberapa jalur alternatif lain dan menyatakan beberapa lokasi bisa dijadikan sebagai opsi. Hanya saja pengemudi tetap diminta untuk berhati-hati harena kondisi jalan sangat beragam.

Polisi Bakal Tindak Para Calo Jalan Alternatif Puncak Bogor
Photo : Antara

Salah satunya adalah jalur Jonggol yang dinilai memiliki beberapa lubang di berbagai lokasi. Untungnya dinas terkait sudah mulai melakukan perbaikan sehingga diharapkan bakal siap dimanfaatkan para pemudik.

“Namun pengendara yang hendak melintas harus berhati-hati karena minimnya lampu penerangan jalan. Sementara buat rambu lalu lintas akan dikoordinasikan untuk ditambah agar jalan alternatif Jonggol layak dilalui pemudik," tegasnya kemudian.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan peningkatan fasilitas dan keamanan di sepanjang jalur. Sehingga masyarakat nantinya bisa memiliki rute yang aman serta nyaman saat mudik atau bepergian dari Cianjur ke Bogor lanjut Jakarta.

Selain Jonggol, jalur alternatif Sukaluyu tembus jalur utama selatan Cianjur juga mendapat perhatian. Pasalnya jalur tersebut dinilai cukup nyaman meski terdapat penyempitan di beberapa titik dan cenderung padat saat sore.

Ganjil genap Puncak
Photo : KatadataOTO

Sebelumnya diberitakan bahwa untuk mengurangi kemacetan di kawasan Puncak Bogor saat Lebaran 2025, kepolisian melakukan berbagai rekayasa lalu lintas. Mulai dari sistem buka tutup, one way hingga pembatasan ganjil genap.

Langkah tersebut diharapkan bisa mengurangi risiko terjadinya kemacetan parah yang umumnya terjadi saat libur panjang.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E