QJMotor Hadirkan Program Khusus Penggoda Pengunjung PRJ 2026
12 Juni 2026, 11:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pada akhir 2025 lalu, sejumlah calon pembeli QJMotor di Solo mengalami kendala. Mereka tidak kunjung mendapatkan motor yang dibeli.
Padahal para konsumen sudah memberikan uang untuk pembayaran, tetapi mereka kesulitan mendapatkan unitnya.
Setelah QJMotor memberikan klarifikasi beberapa waktu lalu, kini giliran Superbiker Moto Solo selaku diler.
Menurut mereka, kabar yang beredar selama ini tidak benar. Bahkan diklaim ada beberapa fakta baru belum diketahui.
“Fakta yang sebenarnya terjadi berdasarkan data dan dokumen autentik yang kami miliki adalah kendala rantai pasok atau distribusi unit akibat praktik dari pihak prinsipal (QJMotor Industri Indonesia) yang melompati jalur distribusi resmi,” ungkap Roby Cahyadi, Direktur Superbiker Moto Indonesia kepada KatadataOTO, Selasa (22/09).
Lebih jauh disebutkan bahwa, QJMotor Indonesia sampai sekarang tidak pernah menyelesaikan kewajibannya kepada pihak diler.
Hal tersebut berdampak langsung dalam operasional di tingkat diler lokal, padahal mereka selalu beriktikad baik melayani konsumen.
“Namun situasi ini diperkeruh oleh ketidakpastian dan mangkirnya pihak prinsipal dari tanggung jawab mereka,” tutur dia.
Kemudian mengenai kabar aliran dana konsumen ke pihak lain, Superbiker Moto Solo menilai hal itu tidak benar.
Diler ini mengungkapkan bahwa seluruh transaksi yang sah dikelola sesuai prosedur korporasi, transparan dan terdokumentasi rapi.
“Jika ada alur dana yang dialihkan atau tidak sesuai, hal tersebut murni diakibatkan oleh ketidakberesan sistemik dalam tata kelola distribusi yang dilakukan langsung di lapangan oleh pihak prinsipal tanpa melalui koordinasi yang semestinya dengan distributor lokal yang sah,” tegas Roby.
Hingga kini, Superbiker Moto Solo terus mendesak serta menuntut pihak prinsipal untuk segera bertanggung jawab penuh menyelesaikan hak-hak konsumen.
Selain itu, mereka juga telah menempuh langkah-langkah hukum dan administratif resmi secara terukur.
Keputusan tersebut diambil, guna menuntut pertanggungjawaban atas kerugian akibat kekacauan distribusi beberapa waktu belakangan.
“Ke depan kami memperketat verifikasi kerja sama, menuntut kepatuhan hukum yang tegas dari prinsipal,” Roby melanjutkan.
Saat ini, Superbiker Moto Solo secara resmi sedang menempuh jalur hukum. Mereka juga melaporkan pelanggaran tata niaga tersebut kepada instansi berwenang.
Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi celah bagi pelaku usaha asing untuk merugikan diler lokal maupun konsumen di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Februari 2026, 17:00 WIB
05 Februari 2026, 15:27 WIB
18 Desember 2025, 14:00 WIB
17 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online
23 September 2026, 19:00 WIB
Daihatsu buktikan komitmennya menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan dalam proses produksi kendaraan