Ganjil Genap Puncak Pertama di Bulan Ramadan 2026
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Car Free Night kembali digelar di kawasan Puncak Bogor saat malam tahun baru untuk menghindari kemacetan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Car Free Night kembali digelar di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kebijakan itu akan dilaksanakan pada malam pergantian tahun untuk menghindari kepadatan parah di jalur tersebut.
Langkah itu merupakan salah satu cara paling efektif dalam menghindari terjadinya kemacetan parah di malam tahun baru. Oleh sebab itu, pengawasannya pun akan dilakukan langsung oleh Kepolisian Resor Bogor
"Akan diadakan rekayasa lalu lintas termasuk Car Free Night yang berlangsung mulai pukul 18:00 WIB," jelas Kepala Satlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana dilansir Antara (17/12).
Selama penerapan maka kendaraan tidak diperkenankan memasuki jalur Puncak dari pintu keluar tol Ciawi mulai pukul 18.00 WIB. Mobil atau motor yang hendak menuju Cianjur dan Bandung akan dialihkan melalui Cicurug, Cibadak, Kota Sukabumi hingga Cianjur.
Namun kendaraan masih diperkenankan melintas dari jalur-jalur lain, termasuk dari pintu keluar Tol Ciawi.
"Jadi Tol Gate Ciawi akan ditutup yang menuju Puncak dan dialihkan menuju arah Ciawi," tegasnya.
Berbeda dibanding sebelumnya, masa berlakunya lebih cepat karena pembatasan bakal berakhir pada 1 Januari 2025 pukul 02.20 WIB. Rekayasa lalu lintas kemudian bakal dilanjutkan sistem one way dari arah Puncak menuju Jakarta.
Selain menerapkan Car Free Night pada malam pergantian tahun, Polres Bogor juga memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Ganjil Genap hingga One Way selama libur panjang Natal dan Tahun Baru di jalur wisata puncak.
Perlu diketahui bahwa Perlu diketahui bahwa ada potensi pergerakan masyarakat sebanyak 110,6 juta ketika perayaan Natal dan tahun baru 2025. Jumlah itu naik 2,8 persen dibandingkan libur Nataru sebelumnya.
Mobil pribadi pun diperkirakan menjadi pilihan yang paling banyak diminati masyarakat. Berdasarkan survei 36,07 persen masyaralat lebih memiliki kendaraan tersebut untuk berpergian.
Kemudian disusul sepeda motor sebanyak 17,71 persen, bus (15,04 persen), kereta api (12,85 persen) dan pesawat (8,85 persen).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 14:00 WIB
30 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 14:00 WIB
16 Januari 2026, 14:00 WIB
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
12 April 2026, 18:27 WIB
BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah
12 April 2026, 15:00 WIB
Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid
12 April 2026, 13:00 WIB
Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik
12 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan
12 April 2026, 09:00 WIB
Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia
12 April 2026, 07:00 WIB
Menurut data AISI, wholesales motor baru turun 23,6 persen di Maret 2026 dibandingkan satu bulan sebelumnya
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan