Xpeng Pamerkan Mobil Listrik P7 di IIMS 2026, Cek Kelebihannya

Meski belum dipasarkan kepada konsumen, Xpeng P7 menjadi salah satu mobil listrik yang mencuri perhatian

Xpeng Pamerkan Mobil Listrik P7 di IIMS 2026, Cek Kelebihannya
Satrio Adhy

KatadataOTOXpeng meramaikan ajang IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Jenama asal Cina ini memboyong sedan listrik, yakni P7.

Kehadiran Electric Vehicle (EV) satu ini cukup mencuri perhatian. Terlebih bagi para penggemar kendaraan roda empat setrum.

“Di IIMS 2026 Xpeng menghadirkan berbagai inovasi yang mencerminkan visi kami untuk masa depan,”ucap Iki Wibowo, CEO Xpeng Indonesia di IIMS 2026.

Mobil listrik tersebut merupakan produk unggulan, dengan fokus pada desain dan kecerdasan buatan (AI).

Xpeng
Photo: KatadataOTO

Lalu Xpeng P7 dibekali tiga chip Turing AI. Diklaim menawarkan kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPs.

Jenama asal Tiongkok itu menyebut, Xpeng P7 dirancang untuk memahami lingkungan, kondisi lalu lintas harian sampai situasi jalan yang kompleks.

Kemampuan tersebut, memungkinkan respons hingga sepuluh kali lebih cerdas dan kontekstual.

Dapat mendukung pengalaman berkendara yang lebih aman serta intuitif. Jadi bisa memanjakan para pemilik mobil listrik Xpeng.

Di Cina, Xpeng P7 dibekali dengan roda penggerak belakang (rear-wheel drive). Motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 362 hp.

Perlu diketahui, Xpeng P7 dibangun di atas platform 800V. Dibekali dengan baterai berkapasitas 86,2 kWh.

Dengan penampung daya di atas, Xpeng P7 diklaim mampu menempuh jarak sampai 576 km dalam satu kali pengisian daya.

Sedangkan para versi Ultra Long Range, menggendong baterai berkapasitas 94,3 kWh. Daya jelahnya cukup jauh, mencapai 820 km.

Demi semakin memanjakan pemilik, Xpeng P7 sudah mendukung fitur Vehicle to Load (V2L). memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik perangkat eksternal ketika berada di rumah.

Sayang mobil listrik Xpeng tersebut belum dijual kepada pengunjung IIMS 2026. Lalu masih mengusung format setir kiri.

Xpeng
Photo: KatadataOTO

Akan tetapi kehadiran fisik mobil ini penting, berguna untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap kualitas material maupun teknologi Xpeng.

“Harapannya meski belum ada setir kanan, kita bisa showing. Kami ingin mendapatkan feedback dari market kalau produknya seperti ini suka atau tidak, kira-kira harganya berapa,” kata Hari Arifianto, VP Marketing Xpeng Indonesia.

Jadi patut ditunggu kapan waktu peluncuran Xpeng P7 di Indonesia. Apakah akan direalisasikan pada 2026 atau tahun depan.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil

Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet

Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026

otosport
Veda Ega Pratama

Strategi Veda Ega Pratama Demi Tampil Kompetitif di Moto3 Amerika

Salah satu yang dilakukan Veda Ega Pratama adalah dengan bermain game MotoGP demi mengenali karakteristik COTA

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Maret Jelang Akhir Pekan

Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 27 Maret 2026, Tetap Ketat di Akhir Pekan

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan saat akhir pekan untuk atasi kemacetan lalu lintas

news
SIM keliling Bandung

Cek Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dioperasikan demi melayani masyarakat di Kota Kembang

modifikasi
Mobil listrik

Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran

Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini

mobil
Mitsubishi Xpander Hybrid

Mitsubishi Xpander Hybrid Facelift Meluncur, Fitur Makin Lengkap

Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur

news
Mudik Lebaran 2026

Kepolisian Ungkap Masih Banyak Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan