Cegah Kecelakaan, Pengamat Usul Penyitaan Truk Tak Laik Jalan
18 November 2024, 20:37 WIB
ITS Asia Pacific Forum 2024 resmi ditutup, hasilkan kesepakatan dan visi transportasi berkelanjutan di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – ITS Asia Pacific Forum 2024 ke-19 resmi ditutup oleh William P. Sabandar pada Kamis 30 Mei 2024 di Jakarta Convention Center. Dihadiri lebih dari 1.000 delegasi dari 25 negara, menghasilkan sejumlah deklarasi terkait kemajuan transportasi.
“ITS Asia Pacific Forum baru saja selesai tapi ini merupakan awal dari terobosan baru yang nantinya tidak hanya diinisiasi oleh sektor bisnis dan pemerintah, namun juga perwakilan masyarakat global,” ucap William dalam siaran resmi, dikutip Jumat (31/5).
Selama tiga hari dilakukan diskusi antara sejumlah pemimpin Asia Pasifik dan organisasi terkait transportasi cerdas berkelanjutan, lahir Jakarta Declaration.
Deklarasi tersebut dititikberatkan pada pengembangan fasilitas serta infrastruktur transportasi agar sesuai kebutuhan dan tantangan setiap negara.
Salah satu fokus utamanya adalah integrasi berbagai moda transportasi, agar dapat menciptakan solusi transportasi multimoda penghubung penumpang maupun barang secara optimal.
Kemudian penekanan terhadap pentingnya kerangka regulasi yang kuat, kemitraan publik-swasta serta program peningkatan kapasitas guna mendukung pengembangan sistem transportasi cerdas.
Seluruh pihak terkait menyambut baik solusi maupun inisiatif baru di tingkat global, regional dan nasional dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs PBB 2040.
”Kita punya enam tahun hingga 2030 untuk mewujudkan salah satu tujuan SDG. Tapi dengan semangat dan komitmen dari para pemimpin dunia tiga hari ini, saya optimis tujuan ini bisa tercapai tepat waktu dengan adanya kerja sama antar negara,” ujar William.
Akio Yamamoto, Sekretaris Jenderal ITS Asia Pacific turut mengungkapkan apresiasi kepada pemerintah serta seluruh pihak terkait atas penyelenggaran forum di Jakarta tahun ini.
“Semoga penyelenggaraan tahun depan forum ini bisa sesukses forum di Jakarta,” kata Akio dalam kesempatan sama.
Kesepakatan lain dicapai, kerja sama antara KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia), ITS Indonesia dan 5P Global Movement menghasilkan Jakarta Initiative on Sustainable and Intellignet Urban Mobility.
Lima inisiatif utamanya adalah menciptakan ekosistem EV (Electronic Vehicle) di IKN (Ibu Kota Nusantara) dan lainnya, mendorong integrasi transportasi publik serta sistem tiket terpadu, manajemen kemacetan cerdas, pembayaran elektronik-digital dan mendukung kampanye 5P Transport: E-Mobi Road to COP29 di Baku, Azerbaijan.
Target lainnya juga diharapkan bisa terwujud. Antara lain kota 15 menit di Jakarta, 80 persen transportasi publik, implementasi teknologi bersih, integrasi transportasi publik lalu efektifnya pengiriman logistik dan barang.
Jakarta Declaration maupun Jakarta Initiative on Sustainable and Intelligent Urban Mobility mengedepankan pentingnya komitmen pengembangan solusi transportasi inklusif berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor ataupun negara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 November 2024, 20:37 WIB
28 Mei 2024, 15:00 WIB
22 Mei 2024, 18:25 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik