Persiapan Mitsubishi Fuso Hadapi Mandatori B50
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif kembali mengalami tantangan di 2026. Krisis energi dan kenaikan harga bahan baku industri seperti plastik diyakini bakal berimbas negatif pada penjualan.
Ini tidak terkecuali pada kendaraan niaga atau komersial. Impor truk dari India untuk operasional Koperasi Desa juga sempat jadi satu sorotan.
Meskipun begitu, merek asal Jepang, Mitsubishi Fuso meyakini penjualan kendaraan niaga di 2026 masih akan sama seperti tahun lalu dan cenderung bertumbuh perlahan.
Mengingat beberapa merek yang telah melakukan perakitan lokal saat ini ikut mensuplai unit untuk Koperasi Desa dalam jumlah cukup banyak.
“Memang ada sektor bisnis yang masih menjadi potensi melakukan pembelian kendaraan komersial seperti logistik, manufaktur, infrastruktur. Maka kita asumsikan, sedikit optimis, kurang lebih sama tetapi pasti ada pertumbuhan (dari 2025),” kata Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) di sela GIICOMVEC 2026, belum lama ini.
Fuso sendiri ikut ambil bagian menyuplai unit operasional untuk Koperasi Desa. Saat ini mereka telah mulai menyalurkan unit ke diler-diler terkait.
“Sudah kami laksanakan sampai Maret, yang kami keluarkan dari KTB ke diler ada sebesar 2.600 unit,” kata Aji.
Dia mengungkapkan proyek pemerintah pastinya akan berdampak pada pasar kendaraan komersial secara keseluruhan.
Namun jika melihat situasi ekonomi yang belum membaik sepenuhnya, pihak Fuso masih akan berhati-hati dan terus memantau pasar.
Tidak hanya krisis energi, saat ini harga bahan baku seperti plastik mengalami kenaikan pesat.
“Jadi salah satu strateginya kami coba selalu intens berkomunikasi dengan prinsipal kami di Jepang, agar mereka bisa dukung kita, menjamin kelancaran suplai dan ketersediaan part,” tegas Aji.
Guna menggairahkan penjualan, Mitsubishi Fuso ikut serta dalam ajang otomotif GIICOMVEC 2026.
Penyelenggaraan pameran tersebut sepenuhnya didukung oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan RI.
Harapannya tren positif penjualan kendaraan niaga bisa kembali muncul. Pameran turut melibatkan asosiasi terkait seperti pengusaha truk, karoseri dan rantai suplai internasional.
GIICOMVEC 2026 masih digelar di JIExpo Kemayoran mulai 8 April 2026. Di hari terakhir pada 11 April, area terbuka untuk umum dan bisa dikunjungi masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
06 Agustus 2026, 18:12 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
03 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
Program Cat Merdeka dari Penta Prima memberikan kesempatan pencinta otomotif memperbaharui tampilan kendaraan
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Pihak BYD sebut Denza hanya akan mengalami penyegaran identitas logo yang memang dilakukan secara global
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung