Pengujian B50 Mitsubishi Fuso Tembus 40 Ribu Km, Mesin Masih Aman
14 April 2026, 13:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pasar otomotif kembali mengalami tantangan di 2026. Krisis energi dan kenaikan harga bahan baku industri seperti plastik diyakini bakal berimbas negatif pada penjualan.
Ini tidak terkecuali pada kendaraan niaga atau komersial. Impor truk dari India untuk operasional Koperasi Desa juga sempat jadi satu sorotan.
Meskipun begitu, merek asal Jepang, Mitsubishi Fuso meyakini penjualan kendaraan niaga di 2026 masih akan sama seperti tahun lalu dan cenderung bertumbuh perlahan.
Mengingat beberapa merek yang telah melakukan perakitan lokal saat ini ikut mensuplai unit untuk Koperasi Desa dalam jumlah cukup banyak.
“Memang ada sektor bisnis yang masih menjadi potensi melakukan pembelian kendaraan komersial seperti logistik, manufaktur, infrastruktur. Maka kita asumsikan, sedikit optimis, kurang lebih sama tetapi pasti ada pertumbuhan (dari 2025),” kata Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) di sela GIICOMVEC 2026, belum lama ini.
Fuso sendiri ikut ambil bagian menyuplai unit operasional untuk Koperasi Desa. Saat ini mereka telah mulai menyalurkan unit ke diler-diler terkait.
“Sudah kami laksanakan sampai Maret, yang kami keluarkan dari KTB ke diler ada sebesar 2.600 unit,” kata Aji.
Dia mengungkapkan proyek pemerintah pastinya akan berdampak pada pasar kendaraan komersial secara keseluruhan.
Namun jika melihat situasi ekonomi yang belum membaik sepenuhnya, pihak Fuso masih akan berhati-hati dan terus memantau pasar.
Tidak hanya krisis energi, saat ini harga bahan baku seperti plastik mengalami kenaikan pesat.
“Jadi salah satu strateginya kami coba selalu intens berkomunikasi dengan prinsipal kami di Jepang, agar mereka bisa dukung kita, menjamin kelancaran suplai dan ketersediaan part,” tegas Aji.
Guna menggairahkan penjualan, Mitsubishi Fuso ikut serta dalam ajang otomotif GIICOMVEC 2026.
Penyelenggaraan pameran tersebut sepenuhnya didukung oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan RI.
Harapannya tren positif penjualan kendaraan niaga bisa kembali muncul. Pameran turut melibatkan asosiasi terkait seperti pengusaha truk, karoseri dan rantai suplai internasional.
GIICOMVEC 2026 masih digelar di JIExpo Kemayoran mulai 8 April 2026. Di hari terakhir pada 11 April, area terbuka untuk umum dan bisa dikunjungi masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 13:00 WIB
13 April 2026, 16:55 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
09 April 2026, 16:52 WIB
Terkini
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Volvo EX90 meramaikan segmen SUV premium di Indonesia, jadi opsi di samping mobil listrik BMW iX dan Kia EV9
19 Mei 2026, 19:36 WIB
Jika Anda sedang berniat untuk membeli kendaraan roda dua, ada baiknya melihat harga motor matic murah dahulu
19 Mei 2026, 17:00 WIB
Varian PHEV dari BYD M6 mulai diperkenalkan ke konsumen, meskipun harga dan spesifikasinya masih gelap
19 Mei 2026, 15:42 WIB
Mobil listrik Chery Q hadir meramaikan pasar otomotif RI, tawarkan spesifikasi dan fitur keselamatan mumpuni
19 Mei 2026, 13:29 WIB
Harga BBM non subsidi yang terus meroket tajam membuat banyak konsumen yang beralih ke kendaraan hybrid
19 Mei 2026, 12:02 WIB
Veda Ega Pratama menilai hasil di Moto3 Catalunya 2026 sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang
19 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini 19 Mei 2026 kembali dimulai sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB, perhatikan titiknya
19 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini