Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif
07 April 2026, 06:00 WIB
Dishub rekayasa lalu lintas jalan Ciledug Raya untuk atasi kemacetan yang disebabkan pembangunan saluran air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembangunan saluran air di jalan Ciledug Raya Jakarta Selatan mendapat perhatian dari masyarakat. Pasalnya pekerjaan tersebut membuat lalu lintas di lokasi itu menjadi semakin padat dibanding kondisi normal.
Selama ini pemerintah melalui Suku Dinas Sumber Daya Air berupaya untuk mengurangi genangan air di Ibu Kota. Salah satunya adalah melalui pembangunan saluran air dengan metode "jacking".
Dalam metode ini, pipa dipasang dengan melakukan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan lalu mendorongnya menggunakan tekanan hidrolik. Pengerjaannya pun membutuhkan waktu cukup lama.
“Pengerjaan sampai sejak 6 Mei sampai 30 November 2024,” ungkap Santo, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dilansir Antara.
Lamanya waktu yang dibutuhkan karena pekerjaan dilakukan mulai dari perempatan Seskoal, Kali Pesanggrahan hingga Pasar Cipulir. Total panjang saluran air adalah 750 meter dan diharapkan mampu mengendalikan banjir di kawasan tersebut.
Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap mulai dari pembangunan "Pile Integrated Test" (PIT), pemasangan "Reinforce Concrete Pipe" (RCP) dengan metode "jacking" dilanjutkan pembuatan "mainhole".
Untuk menghindari terjadinya kepadatan, Dinas Perhubungan DKI telah melakukan beragam upaya termasuk merekayasa lalu lintas di simpang jalan Seskoal sampai pasar Cipulir. Dengan demikian diharapkan arus kendaraan bisa mengalir namun pekerjaan pembangunan saluran juga tetap berlangsung sesuai rencana.
Dalam skenario tersebut, kendaraan dialihkan melalui rute pengganti median pemisah atau area bawah jalan layang TransJakarta koridor 13 jurusan Halte Puri Beta Ciledug atau Halte CBD hingga Halte Tendean.
Sejumlah jalan yang dilalui rute TransJakarta ini meliputi HOS Tjokroaminoto, Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Kyai Maja, Sisingamangaraja, Trunojoyo, Wolter Monginsidi dan Kapten Tendean.
Selain itu lebar jalan akan disesuaikan lalu rambu lalu lintas dipasang guna memastikan keamanan pengguna jalan.
Contraflow juga akan diberlakukan untuk arus lalu lintas dari arah cipulir menuju Kebayoran lama.
Skenario tersebut dibagi menjadi beberapa segmen yaitu dari Pit 8 hingga Pit 6 diberlakukan untuk mobil. Sementara dari Pit 6 ke Pit 4 diperuntukkan pada sepeda motor.
Langkah ini terus dilakukan selama proyek berlangsung dan diperpanjang jaraknya mengikuti pergeseran Pit. Hingga dua minggu ke depan dari Pit 4 sampai ke Pit 2 contraflow berlangsung hingga jalan Seskoal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
24 April 2026, 20:33 WIB
Jetour Zongheng G700 jadi salah satu kandidat SUV PHEV baru di RI, mengisi kelas yang sama dengan Denza B5
24 April 2026, 17:30 WIB
Jetour G700 dan T2 i-DM dicoba oleh seluruh jurnalis dan influencer yang mengikuti ajang test drive eksklusif
24 April 2026, 15:00 WIB
Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ
24 April 2026, 13:00 WIB
Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan
24 April 2026, 11:00 WIB
Fokus menjual SUV bergaya boxy, Jetour buka suara soal kelanjutan penjualan dua model perdana mereka di RI
24 April 2026, 09:00 WIB
Tahun ini Ducati merayakan satu abad eksistensinya di dunia otomotif, gelar kegiatan yang melibatkan pengguna
24 April 2026, 07:00 WIB
Penjualan Daihatsu Gran Max tembus 5.000 unit di periode Maret 2026, kendaraan komersial terlaris di RI
24 April 2026, 06:14 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan SIM keliling Bandung agar para pengendara motor dan mobil bisa terbantu