Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Dishub rekayasa lalu lintas jalan Ciledug Raya untuk atasi kemacetan yang disebabkan pembangunan saluran air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembangunan saluran air di jalan Ciledug Raya Jakarta Selatan mendapat perhatian dari masyarakat. Pasalnya pekerjaan tersebut membuat lalu lintas di lokasi itu menjadi semakin padat dibanding kondisi normal.
Selama ini pemerintah melalui Suku Dinas Sumber Daya Air berupaya untuk mengurangi genangan air di Ibu Kota. Salah satunya adalah melalui pembangunan saluran air dengan metode "jacking".
Dalam metode ini, pipa dipasang dengan melakukan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan lalu mendorongnya menggunakan tekanan hidrolik. Pengerjaannya pun membutuhkan waktu cukup lama.
“Pengerjaan sampai sejak 6 Mei sampai 30 November 2024,” ungkap Santo, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dilansir Antara.
Lamanya waktu yang dibutuhkan karena pekerjaan dilakukan mulai dari perempatan Seskoal, Kali Pesanggrahan hingga Pasar Cipulir. Total panjang saluran air adalah 750 meter dan diharapkan mampu mengendalikan banjir di kawasan tersebut.
Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap mulai dari pembangunan "Pile Integrated Test" (PIT), pemasangan "Reinforce Concrete Pipe" (RCP) dengan metode "jacking" dilanjutkan pembuatan "mainhole".
Untuk menghindari terjadinya kepadatan, Dinas Perhubungan DKI telah melakukan beragam upaya termasuk merekayasa lalu lintas di simpang jalan Seskoal sampai pasar Cipulir. Dengan demikian diharapkan arus kendaraan bisa mengalir namun pekerjaan pembangunan saluran juga tetap berlangsung sesuai rencana.
Dalam skenario tersebut, kendaraan dialihkan melalui rute pengganti median pemisah atau area bawah jalan layang TransJakarta koridor 13 jurusan Halte Puri Beta Ciledug atau Halte CBD hingga Halte Tendean.
Sejumlah jalan yang dilalui rute TransJakarta ini meliputi HOS Tjokroaminoto, Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Kyai Maja, Sisingamangaraja, Trunojoyo, Wolter Monginsidi dan Kapten Tendean.
Selain itu lebar jalan akan disesuaikan lalu rambu lalu lintas dipasang guna memastikan keamanan pengguna jalan.
Contraflow juga akan diberlakukan untuk arus lalu lintas dari arah cipulir menuju Kebayoran lama.
Skenario tersebut dibagi menjadi beberapa segmen yaitu dari Pit 8 hingga Pit 6 diberlakukan untuk mobil. Sementara dari Pit 6 ke Pit 4 diperuntukkan pada sepeda motor.
Langkah ini terus dilakukan selama proyek berlangsung dan diperpanjang jaraknya mengikuti pergeseran Pit. Hingga dua minggu ke depan dari Pit 4 sampai ke Pit 2 contraflow berlangsung hingga jalan Seskoal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 14:00 WIB
27 Februari 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 06:00 WIB
26 Februari 2026, 06:00 WIB
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama
27 Februari 2026, 12:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas
27 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air
27 Februari 2026, 09:00 WIB
SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang
27 Februari 2026, 08:00 WIB
AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara