Ganjil Genap Jakarta 6 Februari 2026, Jangan Asal Melintas
06 Februari 2026, 06:00 WIB
Dishub rekayasa lalu lintas jalan Ciledug Raya untuk atasi kemacetan yang disebabkan pembangunan saluran air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembangunan saluran air di jalan Ciledug Raya Jakarta Selatan mendapat perhatian dari masyarakat. Pasalnya pekerjaan tersebut membuat lalu lintas di lokasi itu menjadi semakin padat dibanding kondisi normal.
Selama ini pemerintah melalui Suku Dinas Sumber Daya Air berupaya untuk mengurangi genangan air di Ibu Kota. Salah satunya adalah melalui pembangunan saluran air dengan metode "jacking".
Dalam metode ini, pipa dipasang dengan melakukan pengeboran tanah di bawah permukaan jalan lalu mendorongnya menggunakan tekanan hidrolik. Pengerjaannya pun membutuhkan waktu cukup lama.
“Pengerjaan sampai sejak 6 Mei sampai 30 November 2024,” ungkap Santo, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dilansir Antara.
Lamanya waktu yang dibutuhkan karena pekerjaan dilakukan mulai dari perempatan Seskoal, Kali Pesanggrahan hingga Pasar Cipulir. Total panjang saluran air adalah 750 meter dan diharapkan mampu mengendalikan banjir di kawasan tersebut.
Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap mulai dari pembangunan "Pile Integrated Test" (PIT), pemasangan "Reinforce Concrete Pipe" (RCP) dengan metode "jacking" dilanjutkan pembuatan "mainhole".
Untuk menghindari terjadinya kepadatan, Dinas Perhubungan DKI telah melakukan beragam upaya termasuk merekayasa lalu lintas di simpang jalan Seskoal sampai pasar Cipulir. Dengan demikian diharapkan arus kendaraan bisa mengalir namun pekerjaan pembangunan saluran juga tetap berlangsung sesuai rencana.
Dalam skenario tersebut, kendaraan dialihkan melalui rute pengganti median pemisah atau area bawah jalan layang TransJakarta koridor 13 jurusan Halte Puri Beta Ciledug atau Halte CBD hingga Halte Tendean.
Sejumlah jalan yang dilalui rute TransJakarta ini meliputi HOS Tjokroaminoto, Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Kyai Maja, Sisingamangaraja, Trunojoyo, Wolter Monginsidi dan Kapten Tendean.
Selain itu lebar jalan akan disesuaikan lalu rambu lalu lintas dipasang guna memastikan keamanan pengguna jalan.
Contraflow juga akan diberlakukan untuk arus lalu lintas dari arah cipulir menuju Kebayoran lama.
Skenario tersebut dibagi menjadi beberapa segmen yaitu dari Pit 8 hingga Pit 6 diberlakukan untuk mobil. Sementara dari Pit 6 ke Pit 4 diperuntukkan pada sepeda motor.
Langkah ini terus dilakukan selama proyek berlangsung dan diperpanjang jaraknya mengikuti pergeseran Pit. Hingga dua minggu ke depan dari Pit 4 sampai ke Pit 2 contraflow berlangsung hingga jalan Seskoal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 06:00 WIB
05 Februari 2026, 06:00 WIB
04 Februari 2026, 06:00 WIB
03 Februari 2026, 06:00 WIB
02 Februari 2026, 06:00 WIB
Terkini
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Kolaborasi Pindad dan Ashok Leyland saling memperkuat di bidang mobilitas dan teknologi pertahanan maju
07 Februari 2026, 20:00 WIB
Venom Purple hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam aksesoris menarik untuk dunia modifikasi kendaraan
07 Februari 2026, 16:24 WIB
Zeekr kembali mengaspal di Indonesia, jenama asal Cina ini langsung memboyong dua mobil dalam gelaran IIMS 2026
07 Februari 2026, 15:00 WIB
Tekiro kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan memboyong berbagai produk unggulan hingga promo terbaik
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Hyundai berharap ada peningkatan animo di IIMS 2026, sehingga bisa menjual lebih banyak mobil baru mereka
07 Februari 2026, 13:00 WIB
Meski tidak membawa produk baru, Jaecoo mengajak pengunjung untuk mengembangkan kendaraan di masa depan
07 Februari 2026, 12:00 WIB
Prestige memboyong Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 agar para pengunjung IIMS 2026 bisa melihat secara lebih dekat
07 Februari 2026, 11:06 WIB
Motul Indonesia meluncurkan pelumas baru di IIMS 2026 dengan standar yang lebih tinggi dari sebelumnya