Tarif Tol Sedyatmo Naik Mulai 5 Januari 2026, Ini Harga Terbaru
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Sedikitnya ada enam gerbang tol Dalam Kota yang ditutup sementara untuk mendapat perbaikan setelah dirusak massa
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI kembali menutup sementara enam gerbang tol. Langkah ini dilakukan mulai Senin (30.09) hingga Sabtu (04/10) untuk mendukung perbaikan fasilitas yang sempat dirusak massa di akhir Agustus 2025.
Kemacetan pun diprediksi bakal mengalami peningkatan di beberapa lokasi. Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk mengatur ulang jadwal perjalanannya.
“Kami memahami penutupan ini akan berdampak pada kelancaran lalu lintas. Namun, perbaikan fasilitas sangat penting agar gerbang tol dapat kembali beroperasi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dilansir Antara (30/09).
Ia pun mengungkap sudah menyiapkan beberapa strategi untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Sebagai alternatif, pengguna jalan dari arah arteri Jalan Letjen S Parman menuju Cawang dapat menggunakan Gerbang Tol Tanjung Duren atau Gerbang Tol Semanggi 1.
"Jika Gerbang Tol Semanggi 1 ditutup, disiapkan satu lajur sodetan agar tetap bisa digunakan," kata Syafrin.
Kemudian, pengguna jalan dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Tangerang dapat menggunakan Gerbang Tol Senayan.
Selanjutnya, pengguna jalan dari arah Jalan MT Haryono atau Cawang menuju Pluit dapat menggunakan Gerbang Tol Tebet 1.
Dia pun mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan penggunaan transportasi umum.
“Selain mengurangi potensi kepadatan lalu lintas, menggunakan transportasi umum akan lebih aman, nyaman dan ramah lingkungan,” tutur Syafrin.
Sebelumnya diberitakan bahwa penutupan gerbang tol sebenarnya sudah pernah dilakukan. Namun kebijakan tersebut rupanya membuat kemacetan parah di Ibu Kota sehingga sehingga sempat dibatalkan.
Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta meminta agar perbaikan pintu tol Dalam Kota khususnya pada Semanggi 1 dan 2 dilakukan pada akhir pekan atau di luar jam sibuk. Langkah ini untuk menghindari terjadinya kemacetan parah seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pengerjaan yang dilakukan di jam sibuk menurutnya bakal merugikan masyarakat karena mobilitas jadi terganggu khususnya saat berangkat dan pulang kerja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV