Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 12 Mei 2026 Jelang Long Weekend
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Sedikitnya ada enam gerbang tol Dalam Kota yang ditutup sementara untuk mendapat perbaikan setelah dirusak massa
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI kembali menutup sementara enam gerbang tol. Langkah ini dilakukan mulai Senin (30.09) hingga Sabtu (04/10) untuk mendukung perbaikan fasilitas yang sempat dirusak massa di akhir Agustus 2025.
Kemacetan pun diprediksi bakal mengalami peningkatan di beberapa lokasi. Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk mengatur ulang jadwal perjalanannya.
“Kami memahami penutupan ini akan berdampak pada kelancaran lalu lintas. Namun, perbaikan fasilitas sangat penting agar gerbang tol dapat kembali beroperasi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dilansir Antara (30/09).
Ia pun mengungkap sudah menyiapkan beberapa strategi untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Sebagai alternatif, pengguna jalan dari arah arteri Jalan Letjen S Parman menuju Cawang dapat menggunakan Gerbang Tol Tanjung Duren atau Gerbang Tol Semanggi 1.
"Jika Gerbang Tol Semanggi 1 ditutup, disiapkan satu lajur sodetan agar tetap bisa digunakan," kata Syafrin.
Kemudian, pengguna jalan dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Tangerang dapat menggunakan Gerbang Tol Senayan.
Selanjutnya, pengguna jalan dari arah Jalan MT Haryono atau Cawang menuju Pluit dapat menggunakan Gerbang Tol Tebet 1.
Dia pun mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan penggunaan transportasi umum.
“Selain mengurangi potensi kepadatan lalu lintas, menggunakan transportasi umum akan lebih aman, nyaman dan ramah lingkungan,” tutur Syafrin.
Sebelumnya diberitakan bahwa penutupan gerbang tol sebenarnya sudah pernah dilakukan. Namun kebijakan tersebut rupanya membuat kemacetan parah di Ibu Kota sehingga sehingga sempat dibatalkan.
Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta meminta agar perbaikan pintu tol Dalam Kota khususnya pada Semanggi 1 dan 2 dilakukan pada akhir pekan atau di luar jam sibuk. Langkah ini untuk menghindari terjadinya kemacetan parah seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pengerjaan yang dilakukan di jam sibuk menurutnya bakal merugikan masyarakat karena mobilitas jadi terganggu khususnya saat berangkat dan pulang kerja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 06:06 WIB
22 April 2026, 06:00 WIB
21 Februari 2026, 19:00 WIB
04 Januari 2026, 09:00 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung