Ada Lima Ruas Tol Fungsional Baru Selama Libur Nataru, Gratis
09 Desember 2025, 12:03 WIB
Sedikitnya ada enam gerbang tol Dalam Kota yang ditutup sementara untuk mendapat perbaikan setelah dirusak massa
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI kembali menutup sementara enam gerbang tol. Langkah ini dilakukan mulai Senin (30.09) hingga Sabtu (04/10) untuk mendukung perbaikan fasilitas yang sempat dirusak massa di akhir Agustus 2025.
Kemacetan pun diprediksi bakal mengalami peningkatan di beberapa lokasi. Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk mengatur ulang jadwal perjalanannya.
“Kami memahami penutupan ini akan berdampak pada kelancaran lalu lintas. Namun, perbaikan fasilitas sangat penting agar gerbang tol dapat kembali beroperasi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dilansir Antara (30/09).
Ia pun mengungkap sudah menyiapkan beberapa strategi untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Sebagai alternatif, pengguna jalan dari arah arteri Jalan Letjen S Parman menuju Cawang dapat menggunakan Gerbang Tol Tanjung Duren atau Gerbang Tol Semanggi 1.
"Jika Gerbang Tol Semanggi 1 ditutup, disiapkan satu lajur sodetan agar tetap bisa digunakan," kata Syafrin.
Kemudian, pengguna jalan dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Tangerang dapat menggunakan Gerbang Tol Senayan.
Selanjutnya, pengguna jalan dari arah Jalan MT Haryono atau Cawang menuju Pluit dapat menggunakan Gerbang Tol Tebet 1.
Dia pun mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan penggunaan transportasi umum.
“Selain mengurangi potensi kepadatan lalu lintas, menggunakan transportasi umum akan lebih aman, nyaman dan ramah lingkungan,” tutur Syafrin.
Sebelumnya diberitakan bahwa penutupan gerbang tol sebenarnya sudah pernah dilakukan. Namun kebijakan tersebut rupanya membuat kemacetan parah di Ibu Kota sehingga sehingga sempat dibatalkan.
Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta meminta agar perbaikan pintu tol Dalam Kota khususnya pada Semanggi 1 dan 2 dilakukan pada akhir pekan atau di luar jam sibuk. Langkah ini untuk menghindari terjadinya kemacetan parah seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pengerjaan yang dilakukan di jam sibuk menurutnya bakal merugikan masyarakat karena mobilitas jadi terganggu khususnya saat berangkat dan pulang kerja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 12:03 WIB
08 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Oktober 2025, 08:00 WIB
04 Oktober 2025, 17:00 WIB
26 September 2025, 08:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 15:00 WIB
CIAAF jadi wadah berkumpul dan sarana untuk para pelaku usaha yang mencari supplier suku cadang otomotif
12 Desember 2025, 14:40 WIB
Temukan beberapa cara aman memilih mobil bekas berkualitas dan lakukan transaksi terpercaya melalui platform terbaik untuk Anda
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang