Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Pihak kepolisian Jawa Timur menyebut kalau menemukan beberapa pelanggaran pada bus penyebab kecelakaan di kota Batu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan bus di Jalan Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur pada Rabu (8/1) malam menjadi sorotan. Sebab pihak kepolisian menemukan sejumlah fakta baru.
Pihak berwajib mengatakan kalau berbagai pelanggaran dilakukan oleh bus bernomor polisi DK 7942 GB, pengangkut siswa SMK TI Bali Global Badung.
“KIR mati di 15 Desember 2023, ini fakta sementara yang kami dapati,” ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Jawa Timur di Antara, Jumat (10/1).
Komarudin menjelaskan bahwa tidak hanya pelanggaran di atas yang dilakuan. Namun surat izin angkutan bus tersebut juga habis masa berlakunya.
“Dari data Kementerian Perhubungan dan melakukan pendalaman, bus dengan nomor polisi DK 7942 GB surat izin angkut sudah kedaluwarsa sejak 26 April 2020,” lanjut dia.
Tak hanya permasalahan dokumen saja, Komarudin mengungkap bahwa kalo mereka mendapati tiga bus lain di Kota Batu dari PO yang sama tidak memenuhi syarat kelaikan jalan.
Hal tersebut diketahui setelah kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Batu serta Provinsi Jawa Timur melakukan ram cek.
“Jadi rombongan ini terdiri dari empat bus dengan total 160-an peserta. Kami berhasil menghentikan tiga bus lagi dan kebetulan masih berada di Kota Batu,” Komarudin menuturkan.
Dia mengungkapkan bahwa saat proses pemeriksaan kendaraan, petugas mendapati beberapa kondisi yang menunjang ketiga bus itu masuk dalam kategori tak laik jalan.
“Kondisi ban pecah-pecah, ini sangat tidak laik jalan. Ada surat KIR dan STNK yang mati,” tegas Komarudin.
Kepolisian pun mengambil langkah tegas dengan tidak memberikan izin bus tersebut kembali ke Bali. Lalu mereka juga meminta ke pihak perusahaan untuk menyediakan kendaraan pengganti buat mengangkut pulang para pelajar.
Di sisi lain Polda Jawa Timur memastikan bakal melakukan pemeriksaan terhadap pihak perusahaan pemilik bus penyebab kecelakaan di Batu.
Menurut mereka, hal tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan penyelidikan atas peristiwa maut kemarin.
“Kami juga akan mengembangkan penyelidikan ke pihak PO,” pungkas Komarudin.
Sebagai informasi, kecelakaan di kota Batu kemarin diduga karena bagian rem tidak berfungsi. Sehingga bus meluncur bebas serta menabrak beberapa kendaraan.
Mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Kemudian 10 lainnya luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, Suzuki XL7 teranyar hadir menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
GIIAS 2026 jadi panggung buat Suzuki menghadirkan aktivitas menarik dan lini kendaraan lengkap ke pengunjung
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Selama pameran GIIAS 2026 berlangsung, ada diskon 25 persen diberikan untuk pembelian suku cadang Suzuki
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Jorge Martin mendominasi jalannya sprint race MotoGP Inggris 2026, ia mampu tampil konsisten sepanjang balapan
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
Mazda menghadirkan dua oli baru untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para konsumen di Tanah Air
08 Agustus 2026, 17:06 WIB
UFILM kembali hadir dan meramaikan ajang GIIAS 2026 dengan sejumlah promo pembelian produk yang menarik
08 Agustus 2026, 16:14 WIB
Penerapan digitalisasi inspeksi dan standarisasi karoseri yang diterapkan Hino bisa menjamin kualitas
08 Agustus 2026, 13:00 WIB
TAF selaku lembaga pembiayaan turut menyukseskan program OJK yang ingin mencerdaskan masyarakat dalam hal keuangan