Jetour Investigasi T2 yang Terbakar Akibat Kecelakaan dengan BMW
03 Februari 2026, 13:00 WIB
Pihak kepolisian Jawa Timur menyebut kalau menemukan beberapa pelanggaran pada bus penyebab kecelakaan di kota Batu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan bus di Jalan Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur pada Rabu (8/1) malam menjadi sorotan. Sebab pihak kepolisian menemukan sejumlah fakta baru.
Pihak berwajib mengatakan kalau berbagai pelanggaran dilakukan oleh bus bernomor polisi DK 7942 GB, pengangkut siswa SMK TI Bali Global Badung.
“KIR mati di 15 Desember 2023, ini fakta sementara yang kami dapati,” ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Jawa Timur di Antara, Jumat (10/1).
Komarudin menjelaskan bahwa tidak hanya pelanggaran di atas yang dilakuan. Namun surat izin angkutan bus tersebut juga habis masa berlakunya.
“Dari data Kementerian Perhubungan dan melakukan pendalaman, bus dengan nomor polisi DK 7942 GB surat izin angkut sudah kedaluwarsa sejak 26 April 2020,” lanjut dia.
Tak hanya permasalahan dokumen saja, Komarudin mengungkap bahwa kalo mereka mendapati tiga bus lain di Kota Batu dari PO yang sama tidak memenuhi syarat kelaikan jalan.
Hal tersebut diketahui setelah kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Batu serta Provinsi Jawa Timur melakukan ram cek.
“Jadi rombongan ini terdiri dari empat bus dengan total 160-an peserta. Kami berhasil menghentikan tiga bus lagi dan kebetulan masih berada di Kota Batu,” Komarudin menuturkan.
Dia mengungkapkan bahwa saat proses pemeriksaan kendaraan, petugas mendapati beberapa kondisi yang menunjang ketiga bus itu masuk dalam kategori tak laik jalan.
“Kondisi ban pecah-pecah, ini sangat tidak laik jalan. Ada surat KIR dan STNK yang mati,” tegas Komarudin.
Kepolisian pun mengambil langkah tegas dengan tidak memberikan izin bus tersebut kembali ke Bali. Lalu mereka juga meminta ke pihak perusahaan untuk menyediakan kendaraan pengganti buat mengangkut pulang para pelajar.
Di sisi lain Polda Jawa Timur memastikan bakal melakukan pemeriksaan terhadap pihak perusahaan pemilik bus penyebab kecelakaan di Batu.
Menurut mereka, hal tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan penyelidikan atas peristiwa maut kemarin.
“Kami juga akan mengembangkan penyelidikan ke pihak PO,” pungkas Komarudin.
Sebagai informasi, kecelakaan di kota Batu kemarin diduga karena bagian rem tidak berfungsi. Sehingga bus meluncur bebas serta menabrak beberapa kendaraan.
Mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Kemudian 10 lainnya luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga