AISI Optimistis Penjualan Motor Tembus 6,5 Juta Unit di 2026
03 November 2026, 11:00 WIB
AISI ingin lebih banyak provinsi memberikan keringanan ketika mereka menerapkan opsen PKB maupun BBNKB
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Sejumlah daerah sudah mulai menjalankan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan). Kebijakan ini diterapkan sejak Minggu (5/1).
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali sampai Banten turut melaksanakan. Namun seluruh provinsi tersebut memberikan berbagai relaksasi.
Ambil contoh Jawa Tengah, mereka menurunkan tarif PKB. Sebelumnya 1,5 persen pada Perda (Peraturan Daerah) No. 2 Tahun 2011, jadi 1,05 persen sesuai Perda No 12 Tahun 2023.
Kemudian Bapenda Jateng (Jawa Tengah) juga menyesuaikan tarif BBNKB. Semula 12,5 persen kini hanya dipatok 10 persen saja.
Sehingga tidak ada kenaikan pajak kendaraan di Jawa Tengah meski pemerintah setempat menerapkan opsen BBNKB maupun PKB di 2025.
Bapenda Jateng turut memberikan relaksasi dalam sebuah kampanye dengan tajuk ‘Spesial Program Jateng Untuk Merak Putih’.
Terdapat sejumlah keuntungan guna memanjakan masyarakat di sana. Misal diskon pokok PKB sebesar 13,94 persen.
Lalu masih ada diskon khusus pokok BBNKB mencapai 24,70 persen. Sehingga warga bisa segera memanfaatkan.
Di sisi lain pemerintah Daerah Khusus Jakarta berbeda dengan provinsi-provinsi di atas. Pasalnya mereka tidak menerapkan opsen BBNKB maupun PKB di 2025.
Melihat hal tersebut AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) menyambut baik segala keringanan yang diberikan oleh provinsi-provinsi di Pulau Jawa.
“Ya itu juga bagus, jadi ternyata kenaikannya tidak setinggi yang diwacanakan di awal,” buka Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi ketika dihubungi KatadataOTO.
Sigit pun berharap kebijakan di atas bisa ditiru daerah-daerah lain, sebab kenaikan tarif PKB maupun BBNKB dirasa masih tinggi akibat penerapan opsen.
Terkhusus provinsi yang berada di luar Pulau Jawa, misal Kalimantan sampai sebagian Sulawesi. Dinilai cukup besar dalam memasang tarif pajak kendaraan setelah menerapkan opsen PKB dan BBNKB.
Oleh sebab itu Sigit meminta mereka, mengikuti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta sampai Banten yang tidak mengerek pajak kendaraan bermotor meski tetap menjalankan opsen di 2025.
“Mudah-mudahan provinsi lain yang menaikan itu (pajak kendaraan) bisa melihat kondisi masyarakat. Lalu meniru provinsi lain, akhirnya memberikan insentif relatif berdampak besar,” Sigit menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 November 2026, 11:00 WIB
02 November 2026, 15:54 WIB
01 November 2026, 07:00 WIB
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
05 November 2026, 18:58 WIB
Mahindra Farm Equipment menghadrikan produk pertanian lengkap untuk petani sampai perusahaan agribisnis
05 November 2026, 15:00 WIB
Yamaha Nmax E atau model listrik baru saja dipamerkan dalam pameran EICMA 2026 yang berlangsung di Italia
05 November 2026, 13:00 WIB
Pameran kendaraan Astra Auto Fest 2026 hadirkan program pembelian dan kesempatan test drive model anyar
05 November 2026, 11:00 WIB
iCAR V27 menjadi objek yang mudah untuk dimodifikasi oleh para konsumen karena memiliki karakter yang ikonik
05 November 2026, 09:00 WIB
Daifest 2026 sudah bergulir sejak 1 November 2026 dan menghadirkan berbagai program menarik untuk konsumen
05 November 2026, 07:00 WIB
iCAR menunjukkan bahwa produk-produknya memang dikembangkan untuk bisa dikreasikan oleh para pemiliknya
04 November 2026, 21:44 WIB
Honda CRF1150L Africa Twin Series diperbaharui secara total mulai dari mesin, sasis hingga teknoligi terkini
04 November 2026, 21:07 WIB
BMW garapan Ilham Zaki Asari ini berhasil tampil di ajang SEMA Show 2026 dengan menggunakan produk-produk RI