5 Tol Waskita Karya Dijual untuk Bayar Utang

Lima tol waskita karya dijual untuk bayar utang yang sudah menumpuk hingga triliunan rupiah dan akan jatuh tempo

5 Tol Waskita Karya Dijual untuk Bayar Utang
Adi Hidayat

TRENOTO – Lima tol Waskita Karya dijual untuk membayar utang yang menumpuk. Langkah tersebut disampaikan langsung oleh Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siang hari tadi.

Ia pun optimis bahwa tol yang dimiliki oleh Waskita Karya akan diminati oleh para investor. Pasalnya saat ini pertumbuhan ekonomi masih positif sehingga penjualan saham kepemilikan lebih mudah.

"Bercita-cita kan boleh, tergantung pasarnya," ungkap Erick (25/05).

Photo : Katadata

Perlu diketahui bahwa Waskita Karya per kuartal I 2023 memiliki utang jangka panjang senilai Rp63.1 triliun dan jangka pendek Rp21.2 triliun. Jumlah tersebut terdapat utang obligasi bersin yang jatuh tempo dalam satu tahun senilai Rp5.2 triliun.

Besarnya utang pun membuat BUMN tersebut harus memutar otak agar dapat melunasi kewajibannya. Termasuk dengan melepas aset tol yang mereka miliki.

Baca juga : Ini Koleksi Kendaraan Destiawan, Dirut Waskita yang Ditangkap KPK

Berikut adalah daftar tol yang dijual untuk melunasi utang

  • Tol Pemalang-Batang
  • Tol Depok-Antasari
  • Tol Bocimi
  • Tol Pasuruan-Probolinggo
  • Tol Cisumdawu

Padahal sebelumnya mereka juga telah melepas dua ruas tol ke Indonesia Investment Authority atau INA di September 2022. Kedua aset yang dilepas adalah Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang, bagian dari Trans Jawa.

Tak hanya itu, mereka juga akan melakukan dekonsolidasi utang sebesar Rp 23 triliun. Langkah tersebut rencananya dilaksanakan pada 2025.

Photo : Istimewa

Waskita Karya sendiri sebenarnya memiliki investasi di 10 ruas tol sepanjang 548 km dengan nilai Rp71 triliun. Berikut adalah daftarnya

  • Tol Pemalang-Batang di Jawa Tengah sepanjang 39 km
  • Tol Depok-Antasari di Jabodetabek sepanjang 28 km
  • Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Bocimi di Jawa Barat sepanjang 54 km
  • Tol Pasuruan-Probolinggo di Jawa Timur sepanjang 39,87 km
  • Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Jawa Barat sepanjang 60 km
  • Tol Kuala Tanjung-Tb Tinggi-Parapat di Sumatera Utara sepanjang 143 km
  • Tol Kayu Agung-Palembang-Betung di Sumatera Selatan sepanjang 112 km
  • Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu di Jabodetabek sepanjang 17 km
  • Tol Cimanggis-Cibitung di Jawa Barat sepanjang 26 km
  • Tol Kria-Legundi-Bunder-Manyar di Jawa Timur sepanjang 29 km

Terkini

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026