Target Nilai Transaksi FIFGroup di IMOS 2024 Capai Rp 6,8 Miliar

FIFGroup menargetkan untuk mendapat nilai transaksi sebesar Rp 6,8 miliar pada ajang IMOS 2024 di ICE BSD

Target Nilai Transaksi FIFGroup di IMOS 2024 Capai Rp 6,8 Miliar
Adi Hidayat

KatadataOTO – PT Federal International Finance atau FIFGroup berharap banyak terhadap Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024. Perusahaan pembiayaan tersebut berupaya untuk menjadi pilihan utama pengunjung yang membeli kendaraan secara kredit.

Optimisme tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan karena pencapaian mereka di ajang serupa tahun lalu terbilang baik. Sehingga wajar bila target kali ini pun dibuat cukup tinggi.

“Tahun ini kami menargetkan untuk mendapat transaksi sebesar Rp 6,8 miliar atau naik 8 persen dari pencapaian tahun lalu. Angka tersebut setara dengan kurang lebih 300 SPK motor,” ungkap Daniel Hartono, Direktur FIFGroup (25/10).

FIFGroup sendiri tahun lalu terbilang mendapat hasil memuaskan. Pasalnya mereka sukses melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumnya.

FIF dapat pinjaman
Photo : Istimewa

“Tahun lalu itu kami berhasil mendapat nilai pembiayaan sebesar Rp 6,2 miliar atau 106,9 persen lebih tinggi dari target yang sebesar Rp 5,8 miliar,” tambahnya.

Untuk mencapai target transaksi, FIFGroup pun menyediakan beragam promo guna menarik perhatian pelanggan. Salah satunya adalah program potongan tenor tiga kali serta diskon angsuran hingga Rp 75.000.

Selain itu ada pula voucher AstraPay sampai Rp 2,4 juta dan angsuran maksimal Rp 600.000.

Buat pelanggan yang bertransaksi melalui Moxa juga berkesematan mendapat voucher bensin sebesar Rp 1 juta. Tersedia pula hadiah langsung asuransi kecelakaan diri dengan tanggungan sampai Rp 10 juta.

Selama pameran berlangsung FIFGroup juga menggelar beberapa aktivitas menarik, salah satunya adalah program andalan yaitu Pegang Asyik dengan hadiah utama berupa Honda PCX dan EM1.

Penjualan Sepeda Motor Naik

Kredit motor Honda lewat PT FIF
Photo : KatadataOTO

Perlu diketahui bahwa penjualan sepeda motor pada Januari hingga September 2024 telah mengalami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu. Tercatat sudah ada 4,87 juta unit kendaraan roda dua terjual.

Angka itu 3,19 persen lebih besar ketimbang pencapaian tahun lalu yang hanya sebesar 4,7 juta unit. Catatan positif tersebut diharapkan bisa terus berlangsung hingga akhir tahun terlebih ada IMOS 2024.

Dengan ini maka bukan tidak mungkin total penjualan sepeda motor bakal mencapai 6,3 juta unit di akhir tahun.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia