Penjualan Motor di Indonesia Bisa Tertolong Belanja Pemerintah

Penjualan sepeda motor di Tanah Air masih memiliki harapan untuk kembali positif dengan beberapa sentuhan

Penjualan Motor di Indonesia Bisa Tertolong Belanja Pemerintah

KatadataOTO – Penjualan sepeda motor di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari penurunan daya beli hingga situasi demo yang berujung kerusuhan.

Pada semester satu 2025, penjualan motor mengalami penurunan dan disebabkan berbagai faktor. Salah satunya karena pemerintah merealokasikan anggaran ke bidang lain.

Namun dikatakan pada semester kedua tahun ini bisa berbalik. Meskipun tidak mengerek secara signifikan.

“Kita melihat market lebih optimis, ada harapan. Biasanya kan semester kedua kan ada belanja pemerintah,” ucap Ahmad Muhibbudin, General Manager Corporate Communication PT AHM (Astra Honda Motor) beberapa waktu lalu.

AHM Beri Garansi Rangka Motor Honda Selama 5 Tahun di IMOS 2023
Photo : TrenOto

Lebih lanjut ia menyebutkan jika belanja pemerintah bisa naik, maka mampu menggerakkan ekonomi Tanah Air.

Kemudian kondisi pasar di luar pulau Jawa juga relatif stabil berkat aksi dari pemerintah.

Belanja pemerintah yang dimaksud bisa dalam berbagai macam bentuk. Salah satunya adalah subsidi urung dikucurkan hingga saat ini.

Subsidi motor listrik terus menghantui produsen. Karena membuat masyarakat menunda pembelian.

Lalu belanja pemerintah lainnya bisa berupa dukungan terhadap infrastruktur. Sehingga bisa mendorong ekonomi dan aktivitas di daerah luar pulau Jawa.

Adapun Muhib sapaan akrabnya berharap penjualan sepeda motor di Indonesia, bisa menyamai pencapaian tahun lalu.

Untuk diketahui penjualan sepeda motor 2024 sebesar 6.3 juta unit. Capaian tersebut berhasil melampaui tahun sebelum di angka 6.2 juta unit.

Pada 2025 AHM sendiri memproyeksikan total perniagaan kendaraan roda dua menyentuh 6.4 juta unit.

Honda sendiri memperkirakan penjualan kuda besi mereka sebanyak 4.9 juta unit. Nominal itu mencakup 78 persen dari pasar nasional.

Disebutkan lebih jauh AHM hingga Juli 2025 telah mencatat pemasaran 2.8 juta sepeda motor. Namun angka ini belum termasuk motor listrik.

penjualan sepeda motor
Photo : Istimewa

Secara garis besar, pencapaian Honda di periode sama (Januari – Juli 2024) masih kurang 2 persen.

Diperlukan beberapa sentuhan untuk bisa menyamai perolehan tahun atau bahkan melampaui.

Peluncuran produk baru menjadi upaya untuk menggairahkan pasar. Seperti adanya peluncuran Honda ADV 160 RoadSync yang baru dilakukan.


Terkini

news
OJK Bakal Tertibkan Praktik Matel dalam Kredit Macet Kendaraan

OJK Bakal Tertibkan Praktik Matel dalam Kredit Macet Kendaraan

Peristiwa dua matel yang tewas dalam kejadian di Kalibata beberapa waktu lalu turut menjadi sorotan OJK

motor
QJMotor Ungkap Fakta Baru Terkait Permasalahan Konsumen di Solo

QJMotor Ungkap Fakta Baru Terkait Permasalahan Konsumen di Solo

QJMotor sampai memutus kerja sama dengan diler Superbiker Motor Solo buntut permasalahan dengan konsumen

mobil
Ganijl Genap Puncak Bogor

Dedi Mulyadi Larang Angkot Beroperasi di Puncak Saat Libur Nataru

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat bakal beri kompensasi agar angkot di Puncak tidak beroperasi saat libur Nataru

mobil
Chery Berniat Boyong Brand Premium Exeed Buat Konsumen Indonesia

Chery Berniat Boyong Brand Premium Exeed untuk Goda Sultan RI

Chery masih malu-malu membocorkan lebih jauh kapan waktu pelucuran brand Exeed untuk pasar Indoneisa

mobil
Merek Mobil Cina Terlaris November 2025, BYD Jual 8 Ribu Unit

Merek Mobil Cina Terlaris November 2025, BYD Jual 8 Ribu Unit

BYD masih terus memimpin sebagai merek mobil Cina terlaris di November 2025, berikut daftar lengkapnya

mobil
Mitsubishi Xforce

Mitsubishi Xforce Punya Fitur Drive Mode Wet, Simak Fungsinya

Mitsubishi Xforce memenuhi kebutuhan para pengendara yang ingin bisa menaklukkan berbagai medan jalan

mobil
VinFast di GJAW 2025

VinFast Siapkan Strategi Matang Buat Pasar Indonesia

VinFast mengaku telah menyiapkan beragam strategi khusus untuk mengembangkan pasar kendaraan di Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 17 Desember 2025, Dinilai Masih Efektif

Ganjil genap Jakarta 17 Desember 2025 tetap menjadi andalan gunmengatasi kemacetan Ibu Kota yang tidak ada hentinya