QJMotor Siapkan Empat Produk Baru di 2026, Tetap Andalkan AMT
16 Desember 2025, 09:00 WIB
Penjualan sepeda motor di Tanah Air masih memiliki harapan untuk kembali positif dengan beberapa sentuhan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Penjualan sepeda motor di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari penurunan daya beli hingga situasi demo yang berujung kerusuhan.
Pada semester satu 2025, penjualan motor mengalami penurunan dan disebabkan berbagai faktor. Salah satunya karena pemerintah merealokasikan anggaran ke bidang lain.
Namun dikatakan pada semester kedua tahun ini bisa berbalik. Meskipun tidak mengerek secara signifikan.
“Kita melihat market lebih optimis, ada harapan. Biasanya kan semester kedua kan ada belanja pemerintah,” ucap Ahmad Muhibbudin, General Manager Corporate Communication PT AHM (Astra Honda Motor) beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut ia menyebutkan jika belanja pemerintah bisa naik, maka mampu menggerakkan ekonomi Tanah Air.
Kemudian kondisi pasar di luar pulau Jawa juga relatif stabil berkat aksi dari pemerintah.
Belanja pemerintah yang dimaksud bisa dalam berbagai macam bentuk. Salah satunya adalah subsidi urung dikucurkan hingga saat ini.
Subsidi motor listrik terus menghantui produsen. Karena membuat masyarakat menunda pembelian.
Lalu belanja pemerintah lainnya bisa berupa dukungan terhadap infrastruktur. Sehingga bisa mendorong ekonomi dan aktivitas di daerah luar pulau Jawa.
Adapun Muhib sapaan akrabnya berharap penjualan sepeda motor di Indonesia, bisa menyamai pencapaian tahun lalu.
Untuk diketahui penjualan sepeda motor 2024 sebesar 6.3 juta unit. Capaian tersebut berhasil melampaui tahun sebelum di angka 6.2 juta unit.
Pada 2025 AHM sendiri memproyeksikan total perniagaan kendaraan roda dua menyentuh 6.4 juta unit.
Honda sendiri memperkirakan penjualan kuda besi mereka sebanyak 4.9 juta unit. Nominal itu mencakup 78 persen dari pasar nasional.
Disebutkan lebih jauh AHM hingga Juli 2025 telah mencatat pemasaran 2.8 juta sepeda motor. Namun angka ini belum termasuk motor listrik.
Secara garis besar, pencapaian Honda di periode sama (Januari – Juli 2024) masih kurang 2 persen.
Diperlukan beberapa sentuhan untuk bisa menyamai perolehan tahun atau bahkan melampaui.
Peluncuran produk baru menjadi upaya untuk menggairahkan pasar. Seperti adanya peluncuran Honda ADV 160 RoadSync yang baru dilakukan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Desember 2025, 09:00 WIB
15 Desember 2025, 14:06 WIB
14 Desember 2025, 21:05 WIB
12 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
17 Desember 2025, 14:00 WIB
Peristiwa dua matel yang tewas dalam kejadian di Kalibata beberapa waktu lalu turut menjadi sorotan OJK
17 Desember 2025, 12:00 WIB
QJMotor sampai memutus kerja sama dengan diler Superbiker Motor Solo buntut permasalahan dengan konsumen
17 Desember 2025, 11:00 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat bakal beri kompensasi agar angkot di Puncak tidak beroperasi saat libur Nataru
17 Desember 2025, 10:00 WIB
Chery masih malu-malu membocorkan lebih jauh kapan waktu pelucuran brand Exeed untuk pasar Indoneisa
17 Desember 2025, 09:00 WIB
BYD masih terus memimpin sebagai merek mobil Cina terlaris di November 2025, berikut daftar lengkapnya
17 Desember 2025, 08:00 WIB
Mitsubishi Xforce memenuhi kebutuhan para pengendara yang ingin bisa menaklukkan berbagai medan jalan
17 Desember 2025, 07:00 WIB
VinFast mengaku telah menyiapkan beragam strategi khusus untuk mengembangkan pasar kendaraan di Indonesia
17 Desember 2025, 06:14 WIB
Ganjil genap Jakarta 17 Desember 2025 tetap menjadi andalan gunmengatasi kemacetan Ibu Kota yang tidak ada hentinya