Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Penjualan sepeda motor di Tanah Air masih memiliki harapan untuk kembali positif dengan beberapa sentuhan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Penjualan sepeda motor di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari penurunan daya beli hingga situasi demo yang berujung kerusuhan.
Pada semester satu 2025, penjualan motor mengalami penurunan dan disebabkan berbagai faktor. Salah satunya karena pemerintah merealokasikan anggaran ke bidang lain.
Namun dikatakan pada semester kedua tahun ini bisa berbalik. Meskipun tidak mengerek secara signifikan.
“Kita melihat market lebih optimis, ada harapan. Biasanya kan semester kedua kan ada belanja pemerintah,” ucap Ahmad Muhibbudin, General Manager Corporate Communication PT AHM (Astra Honda Motor) beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut ia menyebutkan jika belanja pemerintah bisa naik, maka mampu menggerakkan ekonomi Tanah Air.
Kemudian kondisi pasar di luar pulau Jawa juga relatif stabil berkat aksi dari pemerintah.
Belanja pemerintah yang dimaksud bisa dalam berbagai macam bentuk. Salah satunya adalah subsidi urung dikucurkan hingga saat ini.
Subsidi motor listrik terus menghantui produsen. Karena membuat masyarakat menunda pembelian.
Lalu belanja pemerintah lainnya bisa berupa dukungan terhadap infrastruktur. Sehingga bisa mendorong ekonomi dan aktivitas di daerah luar pulau Jawa.
Adapun Muhib sapaan akrabnya berharap penjualan sepeda motor di Indonesia, bisa menyamai pencapaian tahun lalu.
Untuk diketahui penjualan sepeda motor 2024 sebesar 6.3 juta unit. Capaian tersebut berhasil melampaui tahun sebelum di angka 6.2 juta unit.
Pada 2025 AHM sendiri memproyeksikan total perniagaan kendaraan roda dua menyentuh 6.4 juta unit.
Honda sendiri memperkirakan penjualan kuda besi mereka sebanyak 4.9 juta unit. Nominal itu mencakup 78 persen dari pasar nasional.
Disebutkan lebih jauh AHM hingga Juli 2025 telah mencatat pemasaran 2.8 juta sepeda motor. Namun angka ini belum termasuk motor listrik.
Secara garis besar, pencapaian Honda di periode sama (Januari – Juli 2024) masih kurang 2 persen.
Diperlukan beberapa sentuhan untuk bisa menyamai perolehan tahun atau bahkan melampaui.
Peluncuran produk baru menjadi upaya untuk menggairahkan pasar. Seperti adanya peluncuran Honda ADV 160 RoadSync yang baru dilakukan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
11 Februari 2026, 08:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV