Wholesales Motor Baru Juli 2026 Melonjak, Sentuh 600 Ribu Unit
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
Penjualan motor domestik semester I 2025 turun dari periode yang sama tahun lalu, Honda ungkap penyebabnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang semester I 2025, industri otomotif mengalami berbagai tantangan yang berimbas pada penurunan penjualan.
Tidak hanya kendaraan roda empat, sepeda motor ikut terkena dampaknya. Namun per Juli 2025, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan ada peningkatan wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler).
Jika dilihat secara keseluruhan, penjualan motor di semester pertama 2025 masih lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu.
Menurut PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai salah satu produsen sepeda motor, ada sejumlah faktor di balik penurunan penjualan kendaraan roda dua di Indonesia.
“Ada beberapa daerah yang relate dengan manufaktur itu agak turun (penjualannya), layoff di beberapa tempat,” kata Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT AHM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Di samping itu, dia mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah yang mengandalkan anggaran pemerintah ikut terpengaruh.
“Di semester I, beliau (Presiden RI) akan merelokasikan fokus (anggaran) jadi agak terdampak,” kata dia.
Tetapi ia mengatakan di daerah tertentu yang mengandalkan komoditas seperti Kalimantan, penjualan motor justru terbilang cukup baik.
Dirinya berharap penjualan motor domestik bisa mengalami perbaikan di paruh kedua 2025 ini dan menyamai capaian tahun lalu.
“Overall, turunnya market kalau di roda dua tidak terlalu dalam,” tegas Octavianus.
Pihaknya juga menanti kejelasan insentif motor listrik guna mempercepat adopsi penggunaan kendaraan lingkungan sekaligus bantu dorong penjualan.
Sebab sampai saat ini, pemerintah belum memberikan kepastian skema insentif motor listrik maupun besarannya.
“Kami pasti mendukung kalau ada insentif karena untuk konsumen baik. Tetapi, ada atau tidak ada (insentif motor listrik) tetap kami usahakan supaya Honda tetap eksis dan berkontribusi,” ucap dia.
Sekadar informasi, PT AHM memproyeksikan penjualan motor domestik tembus 6,4 juta dengan peluang naik sampai 6,7 juta unit di 2025.
Angka ini melebihi capaian penjualan motor domestik tahun lalu yakni 6,3 juta unit. Saat itu Honda berkontribusi 4,9 juta unit, pangsa pasarnya 78 persen secara nasional.
Sampai Juli 2025, PT AHM mengklaim penjualan motor mereka adalah 2.827.975 unit, belum termasuk motor listrik.
Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Honda sebut ada penurunan sekitar dua persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
30 Juli 2026, 15:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit