Honda Stylo 160 Dapat Warna Baru, Makin Variatif
24 September 2026, 18:41 WIB
Penjualan motor domestik semester I 2025 turun dari periode yang sama tahun lalu, Honda ungkap penyebabnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang semester I 2025, industri otomotif mengalami berbagai tantangan yang berimbas pada penurunan penjualan.
Tidak hanya kendaraan roda empat, sepeda motor ikut terkena dampaknya. Namun per Juli 2025, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan ada peningkatan wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler).
Jika dilihat secara keseluruhan, penjualan motor di semester pertama 2025 masih lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu.
Menurut PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai salah satu produsen sepeda motor, ada sejumlah faktor di balik penurunan penjualan kendaraan roda dua di Indonesia.
“Ada beberapa daerah yang relate dengan manufaktur itu agak turun (penjualannya), layoff di beberapa tempat,” kata Octavianus Dwi Putro, Marketing Director PT AHM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Di samping itu, dia mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah yang mengandalkan anggaran pemerintah ikut terpengaruh.
“Di semester I, beliau (Presiden RI) akan merelokasikan fokus (anggaran) jadi agak terdampak,” kata dia.
Tetapi ia mengatakan di daerah tertentu yang mengandalkan komoditas seperti Kalimantan, penjualan motor justru terbilang cukup baik.
Dirinya berharap penjualan motor domestik bisa mengalami perbaikan di paruh kedua 2025 ini dan menyamai capaian tahun lalu.
“Overall, turunnya market kalau di roda dua tidak terlalu dalam,” tegas Octavianus.
Pihaknya juga menanti kejelasan insentif motor listrik guna mempercepat adopsi penggunaan kendaraan lingkungan sekaligus bantu dorong penjualan.
Sebab sampai saat ini, pemerintah belum memberikan kepastian skema insentif motor listrik maupun besarannya.
“Kami pasti mendukung kalau ada insentif karena untuk konsumen baik. Tetapi, ada atau tidak ada (insentif motor listrik) tetap kami usahakan supaya Honda tetap eksis dan berkontribusi,” ucap dia.
Sekadar informasi, PT AHM memproyeksikan penjualan motor domestik tembus 6,4 juta dengan peluang naik sampai 6,7 juta unit di 2025.
Angka ini melebihi capaian penjualan motor domestik tahun lalu yakni 6,3 juta unit. Saat itu Honda berkontribusi 4,9 juta unit, pangsa pasarnya 78 persen secara nasional.
Sampai Juli 2025, PT AHM mengklaim penjualan motor mereka adalah 2.827.975 unit, belum termasuk motor listrik.
Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Honda sebut ada penurunan sekitar dua persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 18:41 WIB
24 September 2026, 13:00 WIB
22 September 2026, 13:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah