Pasar Motor Baru Melandai, Yamaha Optimistis Capai Target
12 September 2026, 11:00 WIB
Menurut Swallow permintaan ban masih stabil sampai sekarang meski pasar motor baru di Indonesia tak bergairah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar motor baru di Indonesia sedang bergejolak sepanjang 2025. Kondisi ini tercermin dari data milik Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Pada Agustus 2025, distribusi kendaraan roda dua anyar dari pabrik ke diler (wholesales) hanya berkisar 578.041 unit.
Jumlah di atas terkoreksi sekitar 1,53 persen bila dibandingkan dengan Juli 2025 yang berhasil mencapai 587.048 unit.
Sementara secara akumulasi sejak Januari sampai Agustus 2025, hanya ada 4.269.718 kendaraan roda dua anyar terdistribusi.
Angka wholesales tersebut jelas terkoreksi 1,7 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab di 2024 mencapai 4.343.781 unit.
Lesunya pasar motor baru diprediksi berdampak ke berbagai bidang. Terutama sektor komponen otomotif.
Akan tetapi situasi ini tidak dirasakan oleh para produsen ban, seperti diklaim oleh Industri Karet Deli (IKD) produsen Swallow.
“Untuk penjualan ban motor kita saat ini masih standar-standar saja seperti tahun sebelumnya,” ungkap Gunawan, Sales Domestik IKD di IMOS 2025 beberapa waktu lalu.
Menurut Gunawan ada beberapa faktor kenapa lesunya pasar motor baru tidak turut terasa ke Swallow.
Salah satunya banyak kendaraan roda dua yang telah beredar di jalan membutuhkan perawatan rutin. Semisal penggantian ban saat sudah mulai aus atau botak.
Kemudian ketika ban kendaraan roda dua mengalami kebocoran parah. Sehingga tidak bisa ditambal dan diharuskan diganti.
“Masih ada kebutuhan untuk itu, jadi kalau dampak itu tidak terasa langsung (pasar motor baru lesu),” ia melanjutkan.
Maka dari itu Gunawan menegaskan kebutuhan pasar terhadap ban masih stabil hingga sekarang.
Gunawan mengaku bersyukur penjualan ban tidak terlalu berdampak. Sehingga mereka masih bisa bernapas.
Kendati demikian, produsen ban Swallow ini mengaku masih mewaspadai situasi yang ada. Sebab kondisi ekonomi belum pulih sempurna.
Sehingga masih ada celah pasar motor baru bisa kembali anjlok sampai akhir tahun nanti. Jadi mereka memantau situasi yang ke depan.
“Secara di Indonesia memang kelas menengah turun buat sekarang seperti kita ketahui,” tegas Gunawan.
Dia pun berharap kondisi seperti ini bisa segera berakhir. Pemerintah juga dapat membantu menggairahkan pasar.
Dengan begitu akan membawa dampak positif, terutama bagi perekonomian di dalam negeri. Mengingat sektor otomotif memiliki peran besar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
26 Juli 2026, 22:05 WIB
Terkini
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya
28 September 2026, 06:00 WIB
Para pengguna mobil pribadi yang hendak melintas jalan protokol Ibu Kota, simak titik Ganjil Genap Jakarta
28 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung lagi untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
27 September 2026, 23:38 WIB
Dengan pengalaman selama tiga dekade, Suzuki memberikan tampilan baru salah satu diler mereka di Pulo Gadung
27 September 2026, 22:55 WIB
Meskipun terlahir dengan DNA yang sama yakni SUV tangguh, namun kedua kendaraan memiliki karakter berbeda
27 September 2026, 21:23 WIB
SUV legendaris Mitsubishi yakni All-new Pajero kembali hadir, mobil ini mendapat respon baik di Indonesia