Harapan Yamaha Untuk Tingkatkan Penjualan Motor Baru di Indonesia

Yamaha percaya diri target yang sudah dipasang oleh AISI bisa tercapai pada tahun ini dengan beberapa syarat

Harapan Yamaha Untuk Tingkatkan Penjualan Motor Baru di Indonesia
Satrio Adhy

KatadataOTO – Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) telah menetapkan target penjualan motor baru untuk 2026. Mereka ingin ada 6,7 juta unit terniagakan pada tahun ini.

Target di atas pun mendapat banyak respons dari berbagai pihak. Termasuk Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Pabrikan asal Jepang ini menyambut positif target yang telah dicanangkan oleh AISI, untuk pasar kendaraan roda dua anyar.

“Mudah-mudahan tingginya minat pemakai kendaraan roda dua di Indonesia, semoga saja menjadi suatu segmen baru yang hobi,” buka Rifki Maulana, Manager Public Relations, Community & YRA YIMM beberapa waktu lalu.

Ini Varian Yamaha Aerox Alpha Paling Diminati di Jawa Tengah
Photo: KatadataOTO

Lebih jauh, Yamaha berharap motor tidak hanya sebagai partner mobilitas sehari-hari masyarakat di dalam negeri.

Namun juga bisa sebagai sarana menyalurkan hobi. Sehingga industri motor baru di Tanah Air dapat terus berkembang.

Apalagi di tengah-tengah tantangan yang siap menghadang pasar kendaraan roda dua di 2026. Seperti kemungkinan keringanan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bisa saja berubah.

Lalu situasi ekonomi Indonesia yang belum sepenuhnya pulih juga bisa saja memengaruhi daya beli masyarakat.

“Nah kalau memang itu sudah tercipta, bukan tidak mungkin tantangan tersebut bisa tercapai,” lanjut Rifki.

Memang Yamaha optimistis, target AISI pada 2026 bisa tercapai. Mengingat di tahun lalu mereka dapat menyentuh angka yang telah dicanangkan.

Produsen berlogo garpu tala ini mengaku siap menggairahkan pasar, agar konsumen mau berbelanja kendaraan roda dua anyar.

“Semoga konsumen juga masih memberi kepercayaan untuk Yamaha sebagai partner berkendara,” tegas Rifki.

Selain itu, Yamaha berharap pemerintah mau, membuat regulasi yang pro terhadap industri maupun konsumen di dalam negeri.

Yamaha Grand Filano Hybrid
Photo: KatadataOTO

Sehingga tidak memberatkan para pembeli motor baru. Jadi pasar di dalam negeri dapat kembali memberikan hasil terbaik di tahun ini.

Sebagai informasi, sepanjang 2025 ada 6,4 jutaan motor baru berhasil tersalurkan dari pabrikan ke diler (wholesales). Oleh sebab itu, AISI hanya menargetkan 6,7 juta unit di tahun ini.

AISI mengaku mempertimbangkan banyak hal. Termasuk dalam mengantisipasi sejumlah rintangan yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas.


Terkini

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi