Permintaan Motor Honda Diprediksi Naik 15 Persen Jelang Lebaran
16 Maret 2026, 19:00 WIB
Produk baru menjadi strategi Yamaha untuk menggairahkan pasar, saat banyak rintangan yang siap menghadang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tidak mau ketinggalan dalam menggairahkan pasar motor baru. Mereka mengaku telah menyiapkan beragam strategi.
Hal tersebut penting agar bisa mendorong masyarakat membelanjakan uangnya. Terkhusus membeli kendaraan roda dua anyar.
“Ya tentu saja kita masih melakukan strategi di premium marketing, kemudian premium model,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Community & YRA YIMM beberapa waktu lalu.
Menurut Rifki, produk-produk pada segmen premium Yamaha kehadirannya sangat penting. Sebab menjadi salah satu kekuatan mereka.
Yamaha Nmax, Aerox hingga Xmax sukses menggoda masyarakat buat membeli motor baru pada 2025. Sehingga ketiga produk itu menjadi andalan di tahun ini.
“Beberapa hal (produk) pasti ada beberapa peremajaan ya,” Rifki melanjutkan.
Memang jika dilihat, pada Januari 2026 Yamaha secara agresif melakukan penyegaran di beberapa motor-motor mereka.
Seperti dengan meluncurkan livery khusus untuk Yamaha Aerox, Nmax Turbo maupun Xmax. Kemudian XSR 155 hingga MX King tidak luput dari pembaruan.
Selain itu Yamaha Grand Filano serta Fazzio Hybrid diberikan opsi kelir anyar. Sehingga bisa menarik minat masyarakat berbelanja.
“Produk baru Insya Allah ada, kita lihat saja nanti dan ditunggu saja tanggal mainnya,” tegas Rifki.
Pabrikan berlogo garpu tala ini juga mengaku menyiapkan beragam program penjualan. Sayang mereka tidak mau memberikan informasi secara rinci.
Meski begitu Yamaha tidak memungkiri kalau pasar motor baru pada tahun ini cukup menantang. Beberapa faktor siap menghadang laju kinerja penjualan kendaraan roda dua.
Semisal kondisi ekonomi Indonesia yang belum stabil. Membuat masyarakat lebih ingin menabungkan uangnya.
Kemudian relaksasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang bersifat sementara pada tahun lalu.
Beberapa Pemerintah Provinsi (Pemprov) berpeluang untuk mengubahnya. Sehingga bisa memberatkan pembeli motor baru.
Di sisi lain, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) cukup hati-hati dalam menentukan target mereka pada 2026.
AISI mematok 6,7 juta motor baru bisa terjual pada tahun ini. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari pencapaian di tahun lalu.
Sebagai informasi, sepanjang 2025 ada 6,4 juta motor baru berhasil tersalurkan dari pabrikan ke diler (wholesales).
Asosiasi tersebut mengaku mempertimbangkan banyak hal. Termasuk dalam mengantisipasi sejumlah rintangan yang sudah dijelaskan sebelumnya, mereka enggan gegabah dalam menentukan target penjualan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 19:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Maret 2026, 07:24 WIB
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Terkini
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI
18 Maret 2026, 09:01 WIB
1,1 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada musim mudik Lebaran 2026 dan jumlah itu akan terus bertambah
18 Maret 2026, 06:00 WIB
Hari terakhir SIM keliling Jakarta beroperasi sebelum libur Lebaran, simak informasi lengkapnya berikut ini
17 Maret 2026, 19:00 WIB
Pasar mobil LCGC alami peningkatan sampai 6,7 persen pada Februari 2026 jika dibandingkan dengan awal tahun
17 Maret 2026, 17:00 WIB
Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu keberangkatan mudik Lebaran 2026 agar tidak terjebak macet panjang
17 Maret 2026, 15:50 WIB
Piaggio berikan penyegaran pada lima model Vespa andalan, mesin jadi 180 cc ditambah ubahan desain dan warna