Harapan Yamaha Untuk Tingkatkan Penjualan Motor Baru di Indonesia
02 Februari 2026, 07:00 WIB
Produk baru menjadi strategi Yamaha untuk menggairahkan pasar, saat banyak rintangan yang siap menghadang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tidak mau ketinggalan dalam menggairahkan pasar motor baru. Mereka mengaku telah menyiapkan beragam strategi.
Hal tersebut penting agar bisa mendorong masyarakat membelanjakan uangnya. Terkhusus membeli kendaraan roda dua anyar.
“Ya tentu saja kita masih melakukan strategi di premium marketing, kemudian premium model,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Community & YRA YIMM beberapa waktu lalu.
Menurut Rifki, produk-produk pada segmen premium Yamaha kehadirannya sangat penting. Sebab menjadi salah satu kekuatan mereka.
Yamaha Nmax, Aerox hingga Xmax sukses menggoda masyarakat buat membeli motor baru pada 2025. Sehingga ketiga produk itu menjadi andalan di tahun ini.
“Beberapa hal (produk) pasti ada beberapa peremajaan ya,” Rifki melanjutkan.
Memang jika dilihat, pada Januari 2026 Yamaha secara agresif melakukan penyegaran di beberapa motor-motor mereka.
Seperti dengan meluncurkan livery khusus untuk Yamaha Aerox, Nmax Turbo maupun Xmax. Kemudian XSR 155 hingga MX King tidak luput dari pembaruan.
Selain itu Yamaha Grand Filano serta Fazzio Hybrid diberikan opsi kelir anyar. Sehingga bisa menarik minat masyarakat berbelanja.
“Produk baru Insya Allah ada, kita lihat saja nanti dan ditunggu saja tanggal mainnya,” tegas Rifki.
Pabrikan berlogo garpu tala ini juga mengaku menyiapkan beragam program penjualan. Sayang mereka tidak mau memberikan informasi secara rinci.
Meski begitu Yamaha tidak memungkiri kalau pasar motor baru pada tahun ini cukup menantang. Beberapa faktor siap menghadang laju kinerja penjualan kendaraan roda dua.
Semisal kondisi ekonomi Indonesia yang belum stabil. Membuat masyarakat lebih ingin menabungkan uangnya.
Kemudian relaksasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang bersifat sementara pada tahun lalu.
Beberapa Pemerintah Provinsi (Pemprov) berpeluang untuk mengubahnya. Sehingga bisa memberatkan pembeli motor baru.
Di sisi lain, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) cukup hati-hati dalam menentukan target mereka pada 2026.
AISI mematok 6,7 juta motor baru bisa terjual pada tahun ini. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari pencapaian di tahun lalu.
Sebagai informasi, sepanjang 2025 ada 6,4 juta motor baru berhasil tersalurkan dari pabrikan ke diler (wholesales).
Asosiasi tersebut mengaku mempertimbangkan banyak hal. Termasuk dalam mengantisipasi sejumlah rintangan yang sudah dijelaskan sebelumnya, mereka enggan gegabah dalam menentukan target penjualan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 07:00 WIB
31 Januari 2026, 11:00 WIB
30 Januari 2026, 07:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
26 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan fleet turut berkontribusi dalam mempertahankan prestasi Toyota di Indonesia sepanjang 2025
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Chery berikan sinyal kehadiran pikap perdana mereka di Indonesia, kembali daftarkan produk baru di DJKI
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 mengalami kecelakaan dan seluruh bagian kendaraan terbakar, membuat dua orang di dalamnya terluka
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Tersedia di lima lokasi strategis sekitar Ibu Kota, berikut informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 3 Februari 2026 kembali diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
03 Februari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung bisa memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
02 Februari 2026, 22:00 WIB
Modifikasi stiker mobil terbilang mudah dan harganya juga cukup kompetitif, perawatannya tidak sulit
02 Februari 2026, 21:00 WIB
Mobil hybrid MG VS HEV tampak kesulitan bersaing, masih CBU Thailand dan hanya catatkan wholesales 204 unit