Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Setelah Gesits, Volta dan Selis yang telah diumumkan, Smoot Tempur masuk peserta subsidi motor listrik Pemerintah
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Subsidi motor listrik yang bakal diberikan pemerintah bertambah satu merek. Smoot Tempur akhirnya bergabung dengan tiga brand sebelumnya yakni Selis, Gesits dan Volta.
Sejatinya penerapan insentif tersebut di atas mulai berlaku pada 20 Maret 2023. Berbagai persiapan dilakukan guna membuat penerapannya sempurna.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia mengatakan niatannya untuk memberikan bantuan. Harapannya minat masyarakat untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan meningkat.
“Kami membuat sejarah baru dengan berinisiatif menerbitkan program insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai (KLBB). Ini adalah langkah awal kami untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Luhut beberapa waktu lalu.
Bantuan pemerintah untuk sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta. Namun terdapat beberapa syarat dan salah satunya adalah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mencapai 40 persen.
Awalnya diumumkan hanya tiga manufaktur yang telah dinyatakan lolos dari syarat tersebut. Namun baru-baru ini Smoot Motor Indonesia masuk sebagai produsen masuk ke daftar peserta subsidi motor listrik.
“Karena sertifikat kita baru keluar pada 8 Maret 2023, baru banget kemarin,” kata Rizal Alexander, Marketing Strategic Smoot Motor Indonesia kepada TrenOto (09/03).
Lebih lanjut dirinya mengatakan model ikut serta dalam program pemerintah adalah Smoot Tempur. Nantinya mereka akan menghadirkan satu produk lagi dan sudah memenuhi syarat.
“Saat ini untuk yang Smoot Tempur. Nanti Smoot Zuzu menyusul di April karena belum launching,” jelasnya kemudian.
Subsidi motor listrik digelontorkan pemerintah disebutkan terbatas. Sehingga tidak semua masyarakat berhak memilikinya dan satu orang hanya berhak membeli satu unit.
Adapun calon pembeli harus menyerahkan KTP kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut NIK (Nomor Induk Kependudukan). Skema lebih jelasnya baru akan diumumkan kemudian.
“Jadi subsidi motor listrik itu tergantung penerimanya dapat apa nggak. Untuk lebih lengkapnya nanti tanggal 20 Maret,” tutur Rizal.
Targetnya subsidi motor listrik hanya untuk 200 ribu unit. Sedangkan untuk konversi dari kendaraan konvensional mencapai 50 ribu unit.
Harapannya akan ada 250 ribu unit kendaraan roda dua ramah lingkungan pada akhir tahun. Adapun jumlah tersebut masih terbilang kecil karena pasar motor di tanah Air saat ini mencapai 5 jutaan unit tahun lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
24 Desember 2025, 09:00 WIB
15 Desember 2025, 08:00 WIB
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026