Motor Listrik Yamaha Bertolak Belakang Dengan Selera Pasar RI
27 Maret 2025, 11:10 WIB
Setelah Gesits, Volta dan Selis yang telah diumumkan, Smoot Tempur masuk peserta subsidi motor listrik Pemerintah
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Subsidi motor listrik yang bakal diberikan pemerintah bertambah satu merek. Smoot Tempur akhirnya bergabung dengan tiga brand sebelumnya yakni Selis, Gesits dan Volta.
Sejatinya penerapan insentif tersebut di atas mulai berlaku pada 20 Maret 2023. Berbagai persiapan dilakukan guna membuat penerapannya sempurna.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia mengatakan niatannya untuk memberikan bantuan. Harapannya minat masyarakat untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan meningkat.
“Kami membuat sejarah baru dengan berinisiatif menerbitkan program insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai (KLBB). Ini adalah langkah awal kami untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Luhut beberapa waktu lalu.
Bantuan pemerintah untuk sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta. Namun terdapat beberapa syarat dan salah satunya adalah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mencapai 40 persen.
Awalnya diumumkan hanya tiga manufaktur yang telah dinyatakan lolos dari syarat tersebut. Namun baru-baru ini Smoot Motor Indonesia masuk sebagai produsen masuk ke daftar peserta subsidi motor listrik.
“Karena sertifikat kita baru keluar pada 8 Maret 2023, baru banget kemarin,” kata Rizal Alexander, Marketing Strategic Smoot Motor Indonesia kepada TrenOto (09/03).
Lebih lanjut dirinya mengatakan model ikut serta dalam program pemerintah adalah Smoot Tempur. Nantinya mereka akan menghadirkan satu produk lagi dan sudah memenuhi syarat.
“Saat ini untuk yang Smoot Tempur. Nanti Smoot Zuzu menyusul di April karena belum launching,” jelasnya kemudian.
Subsidi motor listrik digelontorkan pemerintah disebutkan terbatas. Sehingga tidak semua masyarakat berhak memilikinya dan satu orang hanya berhak membeli satu unit.
Adapun calon pembeli harus menyerahkan KTP kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut NIK (Nomor Induk Kependudukan). Skema lebih jelasnya baru akan diumumkan kemudian.
“Jadi subsidi motor listrik itu tergantung penerimanya dapat apa nggak. Untuk lebih lengkapnya nanti tanggal 20 Maret,” tutur Rizal.
Targetnya subsidi motor listrik hanya untuk 200 ribu unit. Sedangkan untuk konversi dari kendaraan konvensional mencapai 50 ribu unit.
Harapannya akan ada 250 ribu unit kendaraan roda dua ramah lingkungan pada akhir tahun. Adapun jumlah tersebut masih terbilang kecil karena pasar motor di tanah Air saat ini mencapai 5 jutaan unit tahun lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2025, 11:10 WIB
26 Maret 2025, 20:00 WIB
08 Maret 2025, 17:00 WIB
07 Maret 2025, 09:00 WIB
04 Maret 2025, 08:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan