Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setelah Gesits, Volta dan Selis yang telah diumumkan, Smoot Tempur masuk peserta subsidi motor listrik Pemerintah
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Subsidi motor listrik yang bakal diberikan pemerintah bertambah satu merek. Smoot Tempur akhirnya bergabung dengan tiga brand sebelumnya yakni Selis, Gesits dan Volta.
Sejatinya penerapan insentif tersebut di atas mulai berlaku pada 20 Maret 2023. Berbagai persiapan dilakukan guna membuat penerapannya sempurna.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia mengatakan niatannya untuk memberikan bantuan. Harapannya minat masyarakat untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan meningkat.
“Kami membuat sejarah baru dengan berinisiatif menerbitkan program insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai (KLBB). Ini adalah langkah awal kami untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Luhut beberapa waktu lalu.
Bantuan pemerintah untuk sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta. Namun terdapat beberapa syarat dan salah satunya adalah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mencapai 40 persen.
Awalnya diumumkan hanya tiga manufaktur yang telah dinyatakan lolos dari syarat tersebut. Namun baru-baru ini Smoot Motor Indonesia masuk sebagai produsen masuk ke daftar peserta subsidi motor listrik.
“Karena sertifikat kita baru keluar pada 8 Maret 2023, baru banget kemarin,” kata Rizal Alexander, Marketing Strategic Smoot Motor Indonesia kepada TrenOto (09/03).
Lebih lanjut dirinya mengatakan model ikut serta dalam program pemerintah adalah Smoot Tempur. Nantinya mereka akan menghadirkan satu produk lagi dan sudah memenuhi syarat.
“Saat ini untuk yang Smoot Tempur. Nanti Smoot Zuzu menyusul di April karena belum launching,” jelasnya kemudian.
Subsidi motor listrik digelontorkan pemerintah disebutkan terbatas. Sehingga tidak semua masyarakat berhak memilikinya dan satu orang hanya berhak membeli satu unit.
Adapun calon pembeli harus menyerahkan KTP kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut NIK (Nomor Induk Kependudukan). Skema lebih jelasnya baru akan diumumkan kemudian.
“Jadi subsidi motor listrik itu tergantung penerimanya dapat apa nggak. Untuk lebih lengkapnya nanti tanggal 20 Maret,” tutur Rizal.
Targetnya subsidi motor listrik hanya untuk 200 ribu unit. Sedangkan untuk konversi dari kendaraan konvensional mencapai 50 ribu unit.
Harapannya akan ada 250 ribu unit kendaraan roda dua ramah lingkungan pada akhir tahun. Adapun jumlah tersebut masih terbilang kecil karena pasar motor di tanah Air saat ini mencapai 5 jutaan unit tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan