Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Insentif pembelian sepeda motor listrik resmi diumumkan yaitu sebesar Rp7 juta namun hanya untuk model tertentu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pemerintah Republik Indonesia resmi memberikan insentif pembelian sepeda motor listrik dan konversi. Bantuan tersebut rencananya berlaku mulai 20 Maret 2023 setelah seluruh pedoman selesai dibuat.
Hal ini disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia siang hari tadi. Diharapkan dengan adanya bantuan bisa mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.
“Kami hadir disini untuk memberi sejarah baru dengan berinisiatif menerbitkan program insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) sebagai langkah awal untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” tegas Luhut.
Meski demikian, tidak semua sepeda motor listrik akan mendapatkan bantuan pemerintah karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Hal ini disampaikan Febrio Nathan Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI.
“Syarat mendapat bantuan pemerintah adalah sudah diproduksi di dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sudah mencapai 40 persen atau lebih. Selain itu produsen yang unitnya mendapatkan bantuan tidak menaikkan harga hingga Desember 2023,” tegasnya.
Besaran insentif pun terbilang menarik karena mencapai Rp7 juta. Jumlah tersebut diyakini cukup untuk menarik minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan elektifikasi.
Bantuan tidak hanya diberikan untuk pembelian baru, sepeda motor listrik hasil konversi juga mendapat insentif serupa. Hal ini disampaikan Rida Mulyana, Sekertaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Mineral (ESDM).
“Kami siap menyalurkan bantuan pemerintah untuk program konversi. Ada sedikit pembagian tugas, bantuan pemerintah untuk pembelian baru dilakukan Kementerian Perindustrian dan ESDM akan fokus pada konversi,” ungkapnya.
Perlu diketahui bahwa jumlah sepeda motor listrik baru serta konversi yang mendapatkan bantuan akan dibatasi. Untuk pembelian dibatasi hanya 200.000 unit sementara konversi mencapai 50.000 unit.
Dengan demikian diharapkan pada pada akhir tahun akan ada 250.000 sepeda motor listrik (baru maupun konversi) hadir di Indonesia. Jumlah tersebut terbilang cukup kecil hanya sekitar 5 persen dari jumlah penjualan kendaraan roda dua di 2022 yang mencapai 5.22 juta unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026